Minggu
01 November 2026 | 12 : 45

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Survei Tertinggi, Elemen PDI Perjuangan Harus Tetap Solid

pdip-Jatim-Maruarar-Sirait

KETUA DPP PDI Perjuangan Maruarar Sirait mengapresiasi hasil survei Charta Politika Indonesia yang dipublikasikan 14 hari sebelum pemilu 2014. Survei Charta Politika menunjukkan PDI Perjuangan sebagai parpol nomor satu dan capres Jokowi dengan elektabilitas tertinggi.

Hanya, menurut Maruarar, survei itu selalu sangat dinamis. “Kita berharap tak ada kasus hukum-hukum menimpa anggota PDI Perjuangan yang tiba-tiba dicuatkan. Tentu kita harap seluruh elemen partai tetap solid,” tegas Maruarar, Rabu (27/03/2014).

Berdasarkan survei Charta Politika yang dilakukan awal Maret 2014, PDI Perjuangan memimpin dengan 21,2 persen, diikuti Golkar dengan 16,4 persen, dan Gerindra dengan 12 persen.

Di tempat berikutnya, adalah Partai Demokrat dengan 8 persen, diikuti PKB dengan 7,2 persen, PPP dengan 5,1 persen, Hanura 4,8 persen, PAN 4,5 persen, PKS 3,2 persen, NasDem 2,6 persen, PBB 0,4 persen, dan PKPI 0,1 persen.

Politisi yang akrab disapa Ara itu menilai, ada satu temuan menarik dari survei Charta Politika, yakni soal masyarakat lebih mempertimbangkan figur di parpol sebagai acuan memilih di pemilu ketimbang parpolnya sendiri. Charta menemukan 74 persen responden memilih melihat figur dibanding parpol.

Bagi dia, tantangan ke depan adalah bagaimana memperkuat parpol, baik ideologi dan platformnya, agar lebih dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. “Pemimpin partai harus introspeksi soal ini. Ini tak boleh dibiarkan kalau kita mau membangun sistem politik,” kata Ara.

Tertarik Sosok Jokowi

Sebelumnya, Charta Politika menemukan data, bahwa 57,8% pemilih PDI Perjuangan pada pemilu legislatif karena lebih cenderung tertarik sosok Jokowi. Persentase itu meningkat setelah PDI Perjuangan mengumumkan Jokowi sebagai calon presidennya.

“Pada survei terbaru (Maret 2014) 57,8% pemilih PDI Perjuagan mengaku karena tertarik figur Joko Widodo. Padahal pada survei sebelumnya (Desember 2013) hanya 38,1% memilih PDI Perjuangan karena faktor Joko Widodo,” ujar Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia, Yunarto Wijaya.

Menurut Yunarto, temuan survei ini adalah menguatnya gejala personalisasi di tingkat partai politik. Partai politik cenderung hanya jadi fans club.

“Gejala ini tampak dari menguatnya peran dan pengaruh tokoh-tokoh kunci partai politik. Bukan hanya dialami PDI Perjuangan, sejumlah partai lain juga mengalami hal yang sama,” katanya.

Dia menjabarkan, sebanyak 47,9% pemilih Gerindra mengaku memilih karena tertarik figur Prabowo Subianto. 38,2% pemilih Demokrat karena tertarik figur SBY, dan 40% pemilih Hanura karena Wiranto.

Saat survei dilakukan, PDI Perjuangan berhasil menempati posisi teratas dengan angka elektabilitas sebesar 21,2%. Disusul Golkar 16,4%, Gerindra 12%, Demokrat 8%, PKB 7,2%.

Charta Politika Indonesia melakukan survei opini publik ini secara nasional pada 1-8 Maret 2014, melalui wawancara tatap muka. Populasi survei adalah WNI berusia 17 tahun ke atas, dengan jumlah sampel 1.200 responden. Margin of error (MoE) sebesar +/-2,83% pada tingkat kepercayaan 95%. (pri/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Salah Tafsir Kuota Perempuan BPD, Komisi A DPRD Jember Minta Pengisian Dievaluasi

JEMBER – Komisi A DPRD Jember menemukan dugaan salah tafsir penerapan kuota minimal 30 persen keterwakilan ...
LEGISLATIF

Dewanti Rumpoko Dorong Trans Jatim Malang Raya Terintegrasi dengan Angkot, Lindungi Pendapatan Sopir

SURABAYA – Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Dewanti Rumpoko, mendorong integrasi Bus Trans Jatim Koridor II Malang ...
KRONIK

Baguna Ngawi Jenguk Nenek Usia 97 Tahun, Korban Angin Kencang di Kwadungan

NGAWI – Di usianya yang hampir satu abad, Saelah (97 tahun) harus menghadapi kenyataan pahit setelah rumahnya ...
KRONIK

Guru Madin Keluhkan Kesejahteraan, Hj. Ansari Siap Memperjuangkan

PAMEKASAN – Seorang guru madrasah diniyah, Moh. Jufri, menyampaikan keluh kesahnya pada anggota Fraksi PDI ...
KRONIK

Dua Kasus Perusakan Situs Purbakala di Jember, Candra: Belum Ada Kejelasan

JEMBER – Penanganan kasus hilangnya dua batu yoni di Desa Pocangan, Kecamatan Sukowono, dan perusakan situs Gumuk ...
EKSEKUTIF

ASN Pemkab Blitar Diterjunkan dalam Gerakan ASRI, Rijanto Minta Jadi Teladan Masyarakat

BLITAR – Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar diterjunkan dalam Gerakan ...