KEDIRI – Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Kediri diminta langsung bekerja maksimal tanpa jeda penyesuaian pasca libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Penegasan tersebut disampaikan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana melalui Wakil Bupati Dewi Mariya Ulfa dalam Apel Besar ASN yang digelar di halaman belakang Kantor Pemkab Kediri, Rabu (25/3/2026).
Menurutnya, pasca libur panjang, masyarakat membutuhkan pelayanan yang sigap dan optimal, mulai dari administrasi kependudukan, layanan kesehatan, hingga perizinan. “Ukuran kerja kita bukan sekadar hadir dan lamanya waktu di kantor, melainkan sejauh mana manfaat yang dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Karena itu, seluruh jajaran diminta segera kembali bekerja maksimal tanpa penyesuaian yang berlarut agar kualitas pelayanan publik tetap terjaga.
Selain itu, Pemkab Kediri juga menyoroti sejumlah isu strategis daerah, di antaranya penanganan kemiskinan yang masih berada di angka 9,81 persen serta upaya penurunan stunting. Kedua persoalan tersebut membutuhkan kolaborasi lintas sektor.
Peningkatan kualitas pelayanan publik, khususnya di fasilitas kesehatan, juga menjadi perhatian agar tidak ada lagi layanan yang kurang optimal.
Apel ini sekaligus bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Kabupaten Kediri ke-1222 mengusung tema “Kediri Berbudaya, Kediri Berdaya”, sebagai penguat komitmen pembangunan yang berakar pada nilai budaya dan kerja bersama.
Wakil Bupati Dewi Mariya Ulfa menegaskan, apel tersebut menjadi penanda dimulainya kembali aktivitas pemerintahan dengan semangat baru.
“Dirgahayu Kabupaten Kediri ke-1222. Semoga semakin maju, kuat, berdaya saing, dan masyarakatnya semakin sejahtera,” pungkas Wabup yang juga Wakil Ketua Bidang Pemerintahan, Otonomi Daerah, Kebijakan Publik dan Reformasi Birokrasi DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri tersebut. (putera/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










