Senin
27 Juli 2026 | 2 : 05

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Atasi Kendala Peternak Ayam Petelur, Mas Dhito Gagas Kawasan Budidaya

pdipjatim260307masdhito_copy_1200x675

KEDIRI — Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menggagas pembentukan kawasan budidaya terpadu sebagai solusi bagi para peternak ayam petelur (layer) yang masih menghadapi kendala lahan dalam pengembangan usaha sesuai Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).

Gagasan tersebut disampaikan Mas Dhito, sapaan akrab Hanindhito, saat bertemu dengan jajaran pengurus dan anggota Koperasi Produsen Peternak Unggas Kediri (KPPUK) pada Jumat (6/3/2026).

Mas Dhito menyebut, sebelumnya Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) telah mengusulkan kajian mengenai kawasan industri peternakan. Namun menurutnya, konsep tersebut dapat diperluas menjadi kawasan budidaya yang mencakup berbagai sektor.

“Kemarin dari DKPP mengajukan untuk melakukan kajian kawasan industri peternakan, ini bagus. Tapi mengapa tidak sekalian kawasan budidaya,” kata Mas Dhito.

Menurutnya, keberadaan kawasan budidaya tidak hanya dapat mengatasi persoalan peternak ayam petelur, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk pengembangan sektor lain seperti perikanan air tawar maupun pertanian.

Dengan pendekatan tersebut, kawasan budidaya diharapkan menjadi pusat kegiatan produksi yang lebih tertata sekaligus mendukung pengembangan ekonomi daerah.

Saat ini Kabupaten Kediri merupakan salah satu sentra budidaya ayam petelur di Jawa Timur. Berdasarkan data per 6 Maret 2026, populasi ayam petelur di daerah ini mencapai 7.569.539 ekor dengan produksi telur sekitar 5.917.100 kilogram per bulan.

Jumlah produksi tersebut jauh melampaui kebutuhan telur masyarakat Kabupaten Kediri yang hanya sekitar 891.700 kilogram per bulan, sehingga daerah ini mengalami surplus produksi setiap bulannya.

Dari sisi pelaku usaha, tercatat sekitar 60 peternak unggas skala besar serta sekitar 2.800 peternak kecil dan mikro yang bergerak di sektor ini. Usaha peternakan tersebut juga menyerap tenaga kerja sekitar 1.000 hingga 1.200 orang melalui anggota KPPUK.

Menurut Mas Dhito, hingga saat ini lokasi peternakan ayam petelur di Kediri masih tersebar di berbagai wilayah. Karena itu ia mendorong adanya kawasan budidaya yang dapat menampung aktivitas tersebut secara lebih terpusat dan terencana.

“Anggota KPPUK saat ini sebarannya masih tidak tersentralisasi. Ini perlu nanti dijadikan satu kawasan, dan pada 2026 ini kita buat kajiannya,” tambah Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri itu.

Sementara itu, Ketua KPPUK Eko Sanjoyo mengapresiasi dukungan yang selama ini diberikan Pemerintah Kabupaten Kediri terhadap pengembangan usaha peternakan ayam petelur.

Menurutnya, melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan, pemerintah daerah secara aktif melakukan pendampingan kepada para peternak.

“Kami berharap KPPUK dapat terus bersinergi dan mendukung program-program pemerintah daerah, sekaligus ikut mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kediri secara luas,” ujarnya. (putera/pr)

 

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Jejak Luka yang Tak Selesai di Rumah Banteng Jember

JEMBER – Sisa hujan masih menetes dari ujung tenda ketika para kader Partai mulai memenuhi halaman Kantor DPC PDI ...
KABAR CABANG

Kudatuli dan Kompas Sejarah bagi Generasi Penerus

MADIUN – Tiga puluh tahun telah berlalu. Waktu bergerak, pemerintahan berganti, dan wajah politik Indonesia ...
KOLOM

Kudatuli dan Pelajaran Demokrasi

Oleh Djarot Saiful Hidayat* SETIAP 27 Juli, ingatan kolektif bangsa ini seharusnya berhenti sejenak. Bukan untuk ...
KABAR CABANG

Renungan Kudatuli, Fery Sudarsono: Kebebasan Politik Dibayar dengan Darah dan Nyawa

MADIUN – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Madiun menegaskan kebebasan politik dan demokrasi yang dinikmati masyarakat ...
KABAR CABANG

Peringati Kudatuli Bersama Seluruh PAC Tulungagung, Erma Tekankan Pentingnya Jas Merah

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggelar peringatan peristiwa ...
KABAR CABANG

Saksi Hidup Kudatuli Trenggalek: Jual Emas dan Mesin Diesel Demi Bela Megawati di Jakarta

TRENGGALEK – Bagi para kader PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek, peristiwa kerusuhan 27 Juli 1996 atau Tragedi ...