SURABAYA — Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegaskan akan memprioritaskan program rumah tidak layak huni (Rutilahu) bagi warga yang masuk kategori desil 1 hingga 5. Kebijakan ini ditempuh agar penyaluran bantuan lebih tepat sasaran dan selaras dengan arahan pemerintah pusat.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, selama ini banyak bantuan yang masuk sehingga perlu penataan ulang agar sesuai dengan aturan terbaru. “Jadi kita akan lihat, kita akan tata, karena banyak (bantuan) yang masuk, kita tata lagi dari hanya desil 1 sampai 5,” ujar Eri, Selasa (10/2/2026).
Ia menjelaskan, sebelumnya bantuan Rutilahu masih dapat diberikan kepada warga di atas desil 5. Namun, sesuai arahan presiden, saat ini bantuan diprioritaskan bagi masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terendah.
“Kalau dulu di atas 5 pun masuk semua, sekarang kan Pak Presiden sudah mengatakan (desil) 1 sampai 5, ya kita dahulukan dulu,” tegas politisi PDI Perjuangan itu.
Menurut Eri, langkah yang selama ini dijalankan Pemkot Surabaya pada dasarnya sudah berada di jalur yang benar. Meski demikian, ke depan penyaluran bantuan harus dilakukan lebih tertib dan berkeadilan. Ia juga mengajak warga yang memiliki rezeki lebih untuk bergotong royong membantu sesama.
“Saya berharap seluruh warga Kota Surabaya yang diberikan rezeki oleh Tuhan, ayo sama-sama kita membangun gotong royong, membantu saudara-saudara kita. Kita ini bersatu, satu keluarga, saling membantu satu dengan yang lainnya, dengan cinta,” tuturnya.
Eri menambahkan, Pemkot Surabaya telah membangun dan merenovasi lebih dari 7.000 rumah melalui program Rutilahu. Namun, sebagian di antaranya tidak seluruhnya masuk kategori desil 1 sampai 5 karena ditangani dalam kondisi darurat, seperti rumah roboh.
Dengan kebijakan ini, Pemkot Surabaya berharap program Rutilahu dapat berjalan lebih adil, tertib, dan benar-benar menyentuh warga yang paling membutuhkan.
“Yang penting kita akan data, nanti datanya kita sampaikan. Karena kita punya target menyelesaikan desil 1 sampai 5. Biar adil dan sesuai aturan, ya kita utamakan desil 1 sampai 5,” pungkasnya. (gio/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










