Kamis
30 April 2026 | 10 : 54

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pemkot Surabaya Prioritaskan Rutilahu untuk Warga Desil 1–5

pdip jatim 260210 ec

SURABAYA — Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegaskan akan memprioritaskan program rumah tidak layak huni (Rutilahu) bagi warga yang masuk kategori desil 1 hingga 5. Kebijakan ini ditempuh agar penyaluran bantuan lebih tepat sasaran dan selaras dengan arahan pemerintah pusat.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, selama ini banyak bantuan yang masuk sehingga perlu penataan ulang agar sesuai dengan aturan terbaru. “Jadi kita akan lihat, kita akan tata, karena banyak (bantuan) yang masuk, kita tata lagi dari hanya desil 1 sampai 5,” ujar Eri, Selasa (10/2/2026).

Ia menjelaskan, sebelumnya bantuan Rutilahu masih dapat diberikan kepada warga di atas desil 5. Namun, sesuai arahan presiden, saat ini bantuan diprioritaskan bagi masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terendah.

“Kalau dulu di atas 5 pun masuk semua, sekarang kan Pak Presiden sudah mengatakan (desil) 1 sampai 5, ya kita dahulukan dulu,” tegas politisi PDI Perjuangan itu.

Menurut Eri, langkah yang selama ini dijalankan Pemkot Surabaya pada dasarnya sudah berada di jalur yang benar. Meski demikian, ke depan penyaluran bantuan harus dilakukan lebih tertib dan berkeadilan. Ia juga mengajak warga yang memiliki rezeki lebih untuk bergotong royong membantu sesama.

“Saya berharap seluruh warga Kota Surabaya yang diberikan rezeki oleh Tuhan, ayo sama-sama kita membangun gotong royong, membantu saudara-saudara kita. Kita ini bersatu, satu keluarga, saling membantu satu dengan yang lainnya, dengan cinta,” tuturnya.

Eri menambahkan, Pemkot Surabaya telah membangun dan merenovasi lebih dari 7.000 rumah melalui program Rutilahu. Namun, sebagian di antaranya tidak seluruhnya masuk kategori desil 1 sampai 5 karena ditangani dalam kondisi darurat, seperti rumah roboh.

Dengan kebijakan ini, Pemkot Surabaya berharap program Rutilahu dapat berjalan lebih adil, tertib, dan benar-benar menyentuh warga yang paling membutuhkan.

“Yang penting kita akan data, nanti datanya kita sampaikan. Karena kita punya target menyelesaikan desil 1 sampai 5. Biar adil dan sesuai aturan, ya kita utamakan desil 1 sampai 5,” pungkasnya. (gio/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Hj. Ansari Sosialisasikan Pengelolaan Dana Haji, untuk Memberikan Manfaat pada CJH

PAMEKASAN – Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj. Ansari, menghadiri Forum Keuangan Haji bertema “Membangun Kepercayaan, ...
KRONIK

Yogi Sukses Budidaya Lele, Bupati Ipuk: Inspirasi bagi Anak-Anak Muda

BANYUWANGI – Yogi Deri Hendrawan (31), pemuda Desa/Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi, sukses budidaya lele dengan ...
EKSEKUTIF

Pemkab Blitar Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Kekeringan, Antisipasi Dampak El Nino

Pemkab Blitar perkuat kesiapsiagaan hadapi kekeringan akibat El Nino dengan distribusi air dan strategi pertanian. ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Malang Dorong Pansus Hak Angket Terkait Dugaan Pelanggaran Perjalanan Dinas

Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Malang dorong pembentukan Pansus Hak Angket untuk telusuri dugaan pelanggaran perjalanan ...
BERITA TERKINI

Guntur Wahono Dorong Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Pancasila di Blitar

Guntur Wahono dorong penguatan karakter generasi muda berbasis Pancasila melalui kolaborasi pemerintah dan media di ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Jadikan Posyandu Wethan Ceria Percontohan Integrasi Layanan SPM di Surabaya

Eri Cahyadi jadikan Posyandu Wethan Ceria sebagai percontohan integrasi layanan SPM berbasis data di Surabaya. ...