Rabu
14 Oktober 2026 | 12 : 33

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Warga Tanam Pisang di Lubang Jalan Nasional Solo-Ngawi, Feligia Agit Desak Pusat Lakukan Perbaikan

IMG-20260130-WA0011_copy_443x292

NGAWI – Kondisi infrastruktur di jalur utama Solo-Ngawi kian memprihatinkan. Lubang-lubang menganga yang terseb4ar di sepanjang wilayah Kecamatan Mantingan, Karanganyar, hingga Widodaren kini menjadi ancaman nyata bagi keselamatan pengendara. Alih-alih menjadi jalur logistik yang aman, rute antarprovinsi ini justru kerap memicu kecelakaan lalu lintas.

Metode tambal sulam yang selama ini dilakukan dinilai hanya menjadi solusi jangka pendek. Memasuki puncak musim penghujan, perbaikan rutin tersebut seolah sia-sia lantaran lubang baru terus bermunculan di titik-titik vital.

Puncaknya, kekecewaan masyarakat meledak dalam aksi protes yang unik sekaligus menyentil. Sejumlah pemuda di Desa Sriwedari, Kecamatan Karanganyar, nekat menanam pohon pisang di tengah jalan nasional pada pertengahan Januari 2026 lalu. Aksi tersebut terekam kamera warga, viral di media sosial, dan menjadi simbol kritik pedas atas lambatnya penanganan kerusakan jalan.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Ngawi, Feligia Agit Hendiadi, menyatakan keprihatinannya sekaligus rasa geram. Menurutnya, jalan tersebut adalah urat nadi transportasi yang tidak boleh dibiarkan rusak dalam waktu lama.

“Kondisi jalan nasional yang penuh lubang ini menjadi perhatian serius kami. Sangat wajar jika warga mengeluh, bahkan hingga viral, karena ini menyangkut nyawa pengguna jalan,” tegas Agit, Jumat (30/1/2026).

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi tersebut bergerak cepat melakukan langkah koordinasi. Mengingat status jalur tersebut adalah Jalan Nasional, kewenangan perbaikannya berada di bawah pemerintah pusat, bukan pemerintah daerah.

Agit mengonfirmasi bahwa pihaknya telah berkomunikasi intensif dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Ngawi untuk mendesak Kementerian terkait agar segera melakukan perbaikan permanen, bukan sekadar tambal sulam.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas PU agar segera bersurat secara resmi ke Kementerian. Kami minta agar segera ditindaklanjuti dengan penanganan yang lebih serius dan berkualitas,” pungkasnya. (amd/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Pemkab Banyuwangi Gelar Operasi Katarak Gratis, Bantu 4.869 Warga

BANYUWANGI –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi melalui kolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) ...
KRONIK

Apresiasi Dedikasi Guru Ngaji, Hj. Ansari PDIP Salurkan Bantuan untuk Nenek Suidah

PAMEKASAN – Ketulusan Nenek Suidah (100), guru ngaji sebatang kara asal Dusun Toronan, Desa Larangan Badung, ...
KRONIK

Bantu Warga Terdampak Kekeringan, Nur Hakim PDIP Distribusikan Air Bersih

BANGKALAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Bangkalan, Nur Hakim, menyalurkan bantuan air bersih pada ...
KRONIK

Dugaan Pungli Lahan Perhutanan Sosial, DPRD Jember Minta Dinas Kehutanan Jatim Buka Data KHDPK

JEMBER – Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Jember, Candra Ary Fianto, meminta Cabang Dinas Kehutanan Jawa Timur membuka ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Sumenep Beri Catatan atas Alokasi Belanja di APBD 2027

SUMENEP – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Sumenep memberikan sejumlah catatan terhadap rancangan APBD 2027, ...
LEGISLATIF

Deni Wicaksono Ajak Warga Trenggalek Rawat Toleransi untuk Perkuat Pembangunan Daerah

TRENGGALEK – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mengajak masyarakat Trenggalek terus memupuk toleransi dan ...