Senin
24 Agustus 2026 | 5 : 15

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Banjir Landa Wilayah Jember, Widarto: Fraksi PDIP Sudah Ingatkan Soal Perlindungan Lahan

pdip jatim 260130 widarto

JEMBER – Banjir di beberapa ruas jalan raya di tiga wilayah perguruan tinggi di Jember menjadi perhatian Wakil Ketua DPRD Jember Widarto, S.S.

Ketiga wilayah perguruan tinggi itu, yakni Jalan Jawa tepatnya sebelah selatan Fakultas Ekonomi Universitas Jember (Unej), Jalan Mastrip depan Politeknik Jember (Polije), dan Jalan Kaliurang sebelah selatan Universitas Terbuka (UT).

Genangan air setinggi 50 cm mengakibatkan pengguna jalan raya kerepotan.

Mulai dari motor mogok akibat mesin tergenang, hingga tumpukan sampah yang terbawa arus air saat hujan deras kerap kali mengakibatkan jalanan lumpuh.

“Itulah kenapa sejak beberapa waktu ini Fraksi PDI Perjuangan getol untuk menyuarakan pengesahan RTRW,” kata Widarto di ruangan kantornya, Kamis (29/1/2026).

Selama ini Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember lantang bersuara, mengingatkan bahwa perlindungan lahan bukan persoalan insidental. Tapi jauh lebih pada pemikiran jangka panjang.

“5 Sampai dengan 10 tahun mendatang jika kondisi semacam ini tidak disolusikan maka akan terjadi stagnanisasi wilayah. Sementara di sekitar tiga wilayah kampus itu dikelilingi perumahan,” imbuh legislator yang juga Ketua DPC PDIP Jember ini.

Masih kata Widarto, saat ini usulan pengesahan RTRW sudah ada di pusat. Jika dibutuhkan untuk dibahas lagi, Fraksi PDI Perjuangan sangat siap.

Alasannya, agar kondisi banjir seperti yang ada di Jember tidak terus menjadi persoalan yang seolah tidak bisa disolusikan.

Legislator Banteng lainnya, Candra Ary Fianto menegaskan saat ini tak bisa dipungkiri banyak lahan pertanian yang berubah fungsi menjadi pemukiman dan industri.

Dan munculnya pemukiman atau kawasan Industri itu dalihnya mengejar pertumbuhan ekonomi. Tetapi kejaran tersebut mengabaikan kebutuhan lahan hijau.

“Jika alih lahan terus berjalan, petani kita berkurang, harga pangan melonjak, dan swasembada pangan hanya akan jadi mimpi. Di sinilah peran mahasiswa dibutuhkan, guna ikut mengawasi,” ujarnya usai memberi materi di Pelatihan Kader Dasar (PKD) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Mandala.

Saat ini, Kabupaten Jember memiliki Perda RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah) yang baru. Sebab RTRW itu kompas untuk menentukan perkembangan kota dan pertumbuhan ekonomi tanpa mengabaikan lahan hijau.

“Jika ada RTRW, mitigasi bencana dan menjaga potensi alam lebih jelas terbaca,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, semua kader partai berlambang moncong putih diinstruksikan oleh Ketua Umum PDI Perjuangan Prof Dr (H.C) Megawati Soekarnoputi untuk peduli pada alam.

Perintah penghijauan di berbagai wilayah guna mengantisipasi bencana, sudah dijalankan di seluruh Indonesia. (art/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Dari Menak Sopal ke Kebaya Fatmawati, Yeni Membawa Cerita Trenggalek ke Panggung Nasional

TRENGGALEK – Ada nama Trenggalek yang kini ikut berjalan menuju panggung nasional. Nama itu bukan hanya tertulis di ...
KRONIK

Hasto Ajak Anak Muda Hidup Sehat: Dari Olahraga Kita Bangun Kekuatan Bangsa

SURABAYA — Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengajak anak-anak muda membiasakan hidup sehat ...
KRONIK

Cerita Risma Saat Baguna Selamatkan Anak Patah Tulang di Gempa NTT

SURABAYA – Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Penanggulangan Bencana, Tri Rismaharini, memimpin langsung aksi tanggap ...
KRONIK

Hasto Minta Pembakar Hutan di Kalimantan Diproses Tegas

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menyoroti kebakaran hutan dan lahan ...
HEADLINE

Hasto Ungkap Lima Pesan Megawati untuk Kader PDI Perjuangan Jatim

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengungkap lima pesan Ketua Umum PDI ...
HEADLINE

Tiga Desainer Jatim Raih Tiket Nasional Fatmawati Trophy 2026

SURABAYA – Tiga desainer Jawa Timur berhasil meraih tiket menuju babak nasional Fatmawati Trophy 2026 setelah ...