Senin
24 Agustus 2026 | 7 : 20

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kritisi Diri Sendiri, Mas Ipin Ajak Ratusan ASN Trenggalek Bedah Buku Reset Indonesia

pdip-jatim-251223-bedah-buku-nggalek-masipin

TRENGGALEK – Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin mengajak ratusan aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemkab Trenggalek mengikuti bedah buku Reset Indonesia-1 di Amphitheater Hutan Kota Trenggalek, Senin (22/12/2025).

Buku Reset Indonesia-1 merupakan karya kolaborasi empat jurnalis lintas generasi, yakni Farid Gaban, Dandhy Laksono, Yusuf Priambodo, dan Benaya Harobu.

Buku tersebut mengupas berbagai persoalan struktural di Indonesia serta menawarkan solusi berbasis riset lapangan dan ekspedisi jurnalistik selama 15 tahun, dengan fokus pada isu agraria, lingkungan, serta kebijakan publik demi mewujudkan negara yang lebih berkeadilan.

Mas Ipin, sapaan akrab Ketua DPC PDI Perjuangan Trenggalek tersebut, menjelaskan bahwa tujuan utama mengajak ASN mengikuti bedah buku ini adalah untuk mengkritisi diri sendiri dan membuka cakrawala berpikir agar pemerintah daerah mampu terus berbenah ke arah yang lebih baik.

“Kalau kita ingin melihat Indonesia yang baru dan lebih baik, maka harus dimulai dari diri kita sendiri. Yang paling bertanggung jawab membawa perubahan di Kabupaten Trenggalek salah satunya adalah pemerintahnya. Karena itu ASN saya ajak untuk berani mengkritisi diri,” ujar Mas Ipin.

Dari keseluruhan gagasan dalam buku tersebut, dia paling sepakat dengan konsep keseimbangan antara ekonomi dan ekologi. Menurutnya, pendekatan tersebut sejalan dengan arah pembangunan Kabupaten Trenggalek.

“Bagaimana ekonomi bisa tumbuh dengan tetap menjaga ekologi. Itu yang menjadi konsentrasi Trenggalek selama ini,” ungkap dia.

Dia menambahkan, ASN perlu mulai membangun logika kapital dalam arti memperkuat kapasitas fiskal dan struktur ekonomi kerakyatan. Namun, hal tersebut harus dijalankan dengan perilaku ramah lingkungan serta berlandaskan keadilan sosial.

“Semua yang kita dapatkan dari negara ini harus dikembalikan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat,” tuturnya.

Mas Ipin mencontohkan pengelolaan air bersih sebagai salah satu wujud keseimbangan tersebut. Pelayanan prima kepada masyarakat, menurutnya, tidak bisa dilepaskan dari kesehatan keuangan daerah.
Karena itu, Pemkab Trenggalek juga mencari sumber pendapatan lain, salah satunya melalui lini usaha air minum dalam kemasan (AMDK).

“Ke depan kita prioritaskan pelayanan air untuk sentra industri dan kepentingan bisnis. Keuntungannya nanti kita investasikan lagi untuk memperluas pelayanan air bersih kepada masyarakat,” jelas Mas Ipin.'[

Terkait isu lingkungan, dia menepis anggapan bahwa Trenggalek menerapkan kebijakan zero penebangan. Menurutnya, masih ada hutan produksi kayu, terutama sengon, yang mayoritas berada di hutan rakyat.

“Untuk hutan lindung dan hutan negara, kita maksimalkan tanaman ekonomis yang tidak perlu ditebang. Itu cara kita menjaga hutan,” bebernya.

Dengan keterbatasan fiskal yang dimiliki, Mas Ipin berpesan kepada ASN agar tidak menyerah dengan keadaan.

“Kere nanging ora sepele. Fiskal kita memang kecil, bahkan paling kecil se-Jawa Timur, tapi bukan berarti kita tidak punya kekuatan untuk melakukan perubahan,” tegas dia.

Mas Ipin pun sangat merekomendasikan kegiatan bedah buku semacam ini untuk terus digalakkan. Menurutnya, orang yang tidak maju adalah mereka yang gagal mengkritik dan mengoreksi diri.

“Selama kita tidak menggugat pikiran dan perilaku kita sendiri, jalannya tidak akan baik-baik saja. Buku ini saya rekomendasikan kepada siapa pun, terutama para pemegang amanah, agar terus mencari alternatif yang lebih adil, adil untuk rakyat dan adil untuk generasi berikutnya,” ujarnya.

Meski demikian, Mas Ipin menegaskan bahwa dirinya tidak sepenuhnya sepakat dengan seluruh gagasan yang disampaikan dalam buku tersebut.

Salah satunya terkait pemikiran pemanfaatan air yang sepenuhnya hanya untuk kepentingan masyarakat, yang menurutnya masih perlu dikaji dengan pendekatan keberlanjutan fiskal dan pelayanan publik. (aris/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Dari Menak Sopal ke Kebaya Fatmawati, Yeni Membawa Cerita Trenggalek ke Panggung Nasional

TRENGGALEK – Ada nama Trenggalek yang kini ikut berjalan menuju panggung nasional. Nama itu bukan hanya tertulis di ...
KRONIK

Hasto Ajak Anak Muda Hidup Sehat: Dari Olahraga Kita Bangun Kekuatan Bangsa

SURABAYA — Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengajak anak-anak muda membiasakan hidup sehat ...
KRONIK

Cerita Risma Saat Baguna Selamatkan Anak Patah Tulang di Gempa NTT

SURABAYA – Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Penanggulangan Bencana, Tri Rismaharini, memimpin langsung aksi tanggap ...
KRONIK

Hasto Minta Pembakar Hutan di Kalimantan Diproses Tegas

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menyoroti kebakaran hutan dan lahan ...
HEADLINE

Hasto Ungkap Lima Pesan Megawati untuk Kader PDI Perjuangan Jatim

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengungkap lima pesan Ketua Umum PDI ...
HEADLINE

Tiga Desainer Jatim Raih Tiket Nasional Fatmawati Trophy 2026

SURABAYA – Tiga desainer Jawa Timur berhasil meraih tiket menuju babak nasional Fatmawati Trophy 2026 setelah ...