Rabu
07 Oktober 2026 | 12 : 58

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dukung Peternakan Terintegrasi, Ony Minta Peternak Ayam Kampung Unggulan Juga Diperhatikan

pdip-jatim-250314-ony-s

SURABAYA — Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Ony Setiawan, menegaskan komitmennya untuk mengawal rencana pemerintah membangun peternakan ayam terintegrasi di 12 titik, termasuk di Jawa Timur. Menurutnya, kebijakan tersebut memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan peternak ayam di daerah.

“Jelas kami mendukung sekali dan siap mengawal proses serta realisasinya nanti. Tujuannya memang untuk mensejahterakan peternak di Jawa Timur,” ungkap Ony Setiawan, Selasa (25/11/2025).

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim tersebut menjelaskan, merujuk pada pernyataan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, peternakan ayam terintegrasi tersebut akan fokus pada jenis ayam ras—baik ayam potong maupun ayam petelur.

“Baik untuk ayam potong dan telurnya. Jika benar adanya tentunya peternak akan untung,” jelasnya.

Dia menambahkan bahwa selama ini kendala terbesar peternak ayam ras terletak pada pemenuhan kebutuhan pakan.

“Kalau pakan ayam kampung mudah bagi peternak ayam. Tapi kalau ayam ras, pakannya mahal. Jika peternakan ayam terintegrasi ini terwujud tentunya pemerintah juga akan membangun pabrik pakannya juga,” sebut dia.

Sebuah peternakan ayam Kampung Unggulan Balitbangtan (KUB) di Desa Hadipolo, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus. (Foto: ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif)

Ony juga berharap pembangunan peternakan terintegrasi ini tidak hanya berfokus pada ayam ras semata, tetapi turut memberikan dukungan kepada peternak ayam kampung unggulan.

Dia menyebut beberapa jenis yang perlu mendapat perhatian, seperti ayam Kampung Unggulan Balitbangtan (KUB), Kuntara, dan Mardi. Menurutnya, pengembangan ayam kampung unggulan juga memiliki potensi besar bagi peningkatan pendapatan peternak lokal.

Pemerintah pusat saat ini tengah menyiapkan pembangunan sektor peternakan secara besar-besaran, termasuk pabrik pakan, peternakan ayam, hingga peternakan sapi terintegrasi.

Program ini dirancang untuk memperkuat suplai pakan dan bahan baku peternakan, sekaligus mendukung kebutuhan program makan bergizi gratis (MBG).

Pembangunan pabrik pakan akan dilakukan dalam dua tahap: tahap pertama mencakup 12 titik pabrik di 12 daerah; tahap kedua meliputi 18 titik di Jawa Timur, Lampung, hingga Kalimantan.

Seluruh fasilitas ini difokuskan untuk memperkuat sektor peternakan rakyat, terutama peternak skala kecil. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Mas Dhito Minta Kompetensi Guru di Kabupaten Kediri Ditingkatkan

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meminta kompetensi guru di Kabupaten Kediri terus ditingkatkan ...
KRONIK

Bupati Lukman Resmikan Pengaktifan Pompa P2AT Tragah, Harap Tingkatkan Intensitas Tanam

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten Bangkalan mengaktifkan kembali pompa P2AT (Proyek Pengembangan Air Tanah) di ...
KRONIK

Pejabat Banyuwangi Jalani Tes Urine dan Tandatangani Pakta Integritas Bebas Narkoba

BANYUWANGI – Pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, mulai camat hingga kepala Organisasi Perangkat ...
EKSEKUTIF

Sanusi Tegaskan Program Sampah di Malang Tak Boleh Berhenti Jadi Pilot Project

MALANG – Bupati Malang Sanusi menegaskan penanganan sampah tidak boleh berhenti sebagai proyek percontohan atau ...
LEGISLATIF

Gen Z Kutisari Gerakkan Ekonomi Kampung, Anas Karno: Patut Diteladani

SURABAYA – Upaya generasi muda di Kutisari, Surabaya, membangun usaha produktif untuk menggerakkan perekonomian ...
SEMENTARA ITU...

Cak Ji dan Risma Sapa Lansia dan Warga Pra-Sejahtera Peserta Periksa Mata Gratis

SURABAYA – Akses pemeriksaan mata bagi lansia dan warga pra-sejahtera perlu terus dibuka. Sebab, gangguan ...