Selasa
11 Agustus 2026 | 6 : 14

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Wayang Jadi Wahana Efektif Sosialisasikan Nilai Pancasila

pdip-jatim-tjahjo-wayangan-

pdip-jatim-tjahjo-wayangan-

BLITAR – Mendagri Tjahjo Kumolo mengatakan, pagelaran wayang bisa menjadi salah satu wahana yang tepat dan efektif untuk mensosialisasikan nilai-nilai Pancasila, agar membumi dan diimplementasikan dalam kehidupan.

Dengan Pancasila sebagai ideologi, jelas Tjahjo, bangsa ini bisa disatukan, meski ada banyak suku dan golongan. Pancasila yang sudah digali oleh proklamator kemerdekaan RI Ir Sukarno (Bung Karno), tambah dia, harus menjadi pegangan teguh bangsa Indonesia.

“Melalui wayang, yang juga menjadi kesukaan Bung Karno sejak kecil, kita diajarkan bagaimana kita hidup dengan gotong royong, tenggang rasa, dan saling menghargai,” kata Tjahjo.

Hal itu dia sampaikan, dalam sambutan acara pagelaran Wayang Kulit Nusantara, di Alun-alun Kabupaten Blitar, Selasa (2/8/2016) malam. Acara tersebut digelar terkait syukuran ditetapkannya 1 Juni sebagai Hari Kelahiran Pancasila.

Selain mendagri, acara itu dihadiri Menkum-HAM Yasonna H Laoly, Gubernur Jawa Timur Soekarwo, dan Wakil Gubernur Saifullah Yusuf (Gus Ipul). Hadir juga Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Ketua Fraksi PDIP di MPR Achmad Basarah, seniman Butet Kertaradjasa, dan sejumlah kepala daerah di Jawa Timur.

Kehadiran Tjahjo dan Yasonna beserta sejumlah elite PDI Perjuangan dalam acara tersebut juga sekaligus bentuk dukungan atas pagelaran tersebut. Mereka mendapat penugasan langsung dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang mendadak tidak bisa hadir karena harus menghadiri acara internasional bersama Presiden Jokowi di Jakarta.

Tjahjo menambahkan, dengan ditampilkannya lakon Bimo Labuh oleh dalang kondang Ki Anom Suroto, bisa menjadi pembelajaran bagaimana seseorang yang sejatinya adalah pemimpin untuk menjalankan amanah dari Tuhan Yang Maha Esa.

Sedang Menkumham Yasonna H Laoly mengatakan, wayang sebagai tontonan, di dalamnya banyak mengandung tuntunan tidak hanya menyuguhkan soal pertarungan, seperti antara Kurawa dan Pandawa. Tetapi juga mengajarkan bahwa suatu kebenaran haruslah diperjuangkan.

Dalam konteks itulah, dia menilai sangat relevan ketika pagelaran wayang ini menjadi wahana dalam mensosialisasikan nilai-nilai Pancasila.

pdip-jatim-wayangan-blitar

Dalam kesempatan itu, Gus Ipul menyampaikan terima kasih kepada sejumlah pihak yang sejak awal memberikan dukungan. Seperti Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Gubernur Jatim Soekarwo, dan pihak-pihak lainnya.

“Kita bersyukur karena punya Pancasila. Negara lain berantem, geger, perang saudara. Kita tetap dengan persatuan yang harmoni,” ujarnya.

Sebelum pagelaran wayang, acara diawali dengan ziarah di makam Bung Karno. Ziarah diikuti Tjahjo Kumolo, Yasonna H Laoly, Hasto Kristiyanto, Achmad Basarah, Gus Ipul, dan Butet Kertaradjasa.

Sesuai rencana, pagelaran Wayang Kulit Nusantara ini agan digelar di beberapa daerah di Jatim dalam rangkaian acara syukuran Hari Kelahiran Pancasila. Daerah-daerah tersebut, di antaranya Nganjuk, Ngawi, Madiun, Jombang, Ponorogo, dan Trenggalek. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Eri Cahyadi Ingatkan Mahasiswa Baru ITS: Jangan Hanya Andalkan AI, Perkuat Karakter dan Integritas

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengingatkan mahasiswa baru ITS agar tidak hanya mengandalkan AI, tetapi memperkuat ...
SEMENTARA ITU...

Andreas Buka Peluang UMKM Eks Dolly Tembus Pasar Ekspor, Risma Tekankan Pasar Lokal Harus Kuat

Anggota DPR RI Andreas Eddy Susetyo membuka peluang UMKM eks Dolly menembus pasar ekspor, sementara Risma ...
KRONIK

Bupati Bupati Ipuk Lepas 32 Kontingen Pramuka Banyuwangi ke Jambore Nasional ke-12 di Cibubur

BANYUWANGI – Sebanyak 32 Pramuka Penggalang siswa berbagai SMP di Banyuwangi akan mengikuti Jambore Nasional ...
KRONIK

Guntur Wahono: Tiban Bukan Sekadar Adu Skill, Tapi Merawat Persaudaraan Antar Daerah

BLITAR – Seni tradisi Tiban tidak semestinya berhenti sebagai tontonan budaya. Di balik pertarungan para jawara di ...
OLAHRAGA

Kalah 1-4 dari Jabar, Deni Wicaksono Tegaskan Peluang Banteng Jatim Masih Terbuka

SURABAYA – Kekalahan telak 1-4 dari Banteng Jawa Barat membuat langkah Banteng Jatim di Soekarno Cup 2026 langsung ...
OLAHRAGA

Aji Santoso Dorong Soekarno Cup Berkelanjutan, 400 Talenta Muda Dibuka Jalan ke Klub Profesional

SURABAYA – Lapangan Soekarno Cup 2026 bukan sekadar tempat bagi pemain muda mengejar kemenangan. Di balik ...