Kamis
16 Juli 2026 | 5 : 06

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Komisi C DRPD Jombang Soroti Kendala Pembangunan Proyek Jembatan 1,8 Miliar

PDIP-Jatim-Syaifullah-15082025

JOMBANG – DPRD Kabupaten Jombang soroti masalah pembangunan jembatan di Gedung Kesenian Jombang yang baru dimulai sejak 25 September lalu.

Jembatan yang digarap oleh CV Hikmah Karya di bawah tanggung jawab Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jombang itu menelan anggaran sebesar Rp1,8 miliar.

Meski belum lama dimulai, pengerjaan jembatan tersebut sudah menuai perhatian dari kalangan anggota dewan Jombang. Pasalnya, tanah di lokasi proyek yang semula dianggap stabil (staous), ternyata adalah pasir, sehingga perencanaan pondasi yang semula sudah disusun harus berubah sedemikian rupa.

“Dari rencana awal tanah dianggap staous, tetapi setelah digali ternyata pasir. Jadi, perlu perubahan perencanaan pondasi,” ujar Kepala Bidang Tata Bangunan dan Bina Konstruksi Dinas PUPR Jombang, Edy Yulianto, pada Selasa (14/10/2025).

Sementara itu, anggota komisi C DPRD Jombang, Syaifullah, mengatakan bahwa permasalahan pada proyek pembangunan Jembatan Gedung Kesenian Jombang sudah terjadi sejak awal.

Menurutnya, konsultan perencana kurang tepat dalam menganalisis tanah dasar yang terdapat di lokasi pembangunan. Alhasil, hal itu berdampak pada pelaksanaan fisik proyek yang kini mengalami hambatan di lapangan.

“Kesalahan tersebut terutama terjadi pada analisis tanah dasar yang dinilai tidak akurat oleh konsultan perencana,” ujar Sayifulloh, Selasa (14/10/2025).

Untuk itu, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jombang itu mengimbau Dinas PUPR dan semua pihak terkait untuk melakukan perencanaan ulang secara menyeluruh.

“Kami mendesak konsultan perencana, Dinas PUPR, dan dinas terkait segera melakukan perencanaan ulang secara menyeluruh,” terangnya.

Dengan adanya peristiwa ini, pihaknya meminta agar proses perencanaan ulang dilakukan secara teknis, detail dan berbasis hasil kajian lapangan terbaru.

“Dengan begitu, pelaksanaan pembangunan bisa segera dilanjutkan tanpa mengorbankan mutu, keselamatan konstruksi, dan ketepatan waktu penyelesaian,” katanya.

Selain itu, Syaifullah menegaskan, Komisi C DPRD Jombang akan berkomitmen untuk mengawasi seluruh tahapan perbaikan proyek agar penggunaan anggaran tetap akuntabel.

“Sehingga hasil pembangunan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Jombang,” ujarnya.

Untuk diketahui, proyek jembatan ini memiliki nilai kontrak Rp1.835.601.600 dengan masa pelaksanaan 90 hari kalender, terhitung sejak 25 September hingga 23 Desember 2025. (fathir/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Trenggalek Minta Peningkatan PAD Tak Membebani Rakyat

DPRD Kabupaten Trenggalek meminta pemerintah daerah meningkatkan PAD secara kreatif tanpa membebani masyarakat, ...
EKSEKUTIF

Harga Telur dan Daging Ayam di Ngawi Merangkak Naik, Pemkab Gelar Pasar Murah

NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi menggelar Gerakan Pangan Murah sebagai langkah menjaga stabilitas harga ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Mulai Musran dan Musanran, Diana Sasa: Panaskan Mesin Partai, Perkuat Pengabdian Untuk Rakyat

MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan resmi memulai pelaksanaan Musyawarah Ranting ...
KABAR CABANG

DPRD Jember Kaji Obligasi Daerah untuk Perkuat Fiskal di Tengah Berkurangnya Transfer Pusat

DPRD Jember mulai mengkaji penerapan obligasi daerah atau municipal bond sebagai alternatif pembiayaan pembangunan ...
KRONIK

Perkuat Sinergitas Antarlembaga, Komisi I DPRD Banyuwangi Kunker ke Lapas

BANYUWANGI – Komisi I DPRD Banyuwangi melakukan kunjungan kerja ke Lembaga Pemasyarakatan kelas II A Banyuwangi ...
KRONIK

Gen Z dan Karang Taruna Motor Ekonomi Kreatif Kampung, Anas: Beri Kesempatan Seluas-luasnya

SURABAYA – Generasi muda dinilai memiliki peran krusial dalam memperkuat pembangunan berbasis masyarakat. Karang ...