Minggu
27 September 2026 | 6 : 05

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Gelar Metri Bumi, Mas Ipin Ajak Warga Trenggalek Jaga Sumber Air

pdip jatim 250827 metri Bumi 1

TRENGGALEK – Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, punya cara khas dalam menjaga kelestarian sumber air di daerahnya. Melalui upacara adat Metri Bumi.

Ketua DPC PDI Perjuangan Trenggalek itu mengajak masyarakat untuk merawat pohon-pohon di sekitar sumber air serta menanam kembali agar debit air tetap terjaga.

Menurut bupati yang akrab disapa Mas Ipin itu, sumber air adalah penopang kehidupan masyarakat sehingga perlu dijaga bersama.

“Kalau tidak ada bupatinya, asalkan pohon-pohonnya masih banyak, sumber-sumbernya bersih maka masih ada kehidupan,” ujar Mas Ipin saat mengikuti Metri Bumi, Senin (25/8/2025).

Dia berharap tradisi ini dapat menjadi kebiasaan baru yang terus dilestarikan oleh masyarakat.

“Metri Bumi ini bagian dari upaya kita membawa keselamatan bagi masyarakat Trenggalek,” tambahnya.

Pada hari yang sama, kegiatan Metri Bumi dilakukan di dua lokasi berbeda. Yakni di Sumber Air Papringan, Desa Masaran, Kecamatan Bendungan, dan di Sumber Air Panguripan, Desa Sumberejo, Kecamatan Durenan.

Di Papringan, terdapat tiga pohon besar yang hingga kini masih mengeluarkan air dan dimanfaatkan sekitar 120 kepala keluarga (KK).

Sujatmiko, Camat Bendungan, menuturkan antusiasme warga sangat tinggi mengikuti Metri Bumi.

“Kami apresiasi, ternyata betul-betul dilestarikan. Dengan kegiatan ini masyarakat semakin termotivasi menjaga dan merawat sumber air serta pohon-pohon besar,” ungkapnya.

Warga juga menanam sejumlah pohon, termasuk pohon aren yang menjadi permintaan masyarakat setempat.

“Kami akan verifikasi pohon-pohon mana saja yang di bawahnya terdapat sumber air sehingga bisa dirawat agar tetap lestari,” imbuhnya.

Sementara itu, di Desa Sumberejo, sumber air Panguripan menjadi satu-satunya tumpuan hidup bagi sekitar 136 KK.

Kepala Desa Sumberejo, Didik Hariyanto, menjelaskan sumber ini tidak pernah kering meskipun kemarau panjang.

“Masyarakat menggantungkan hidup dari sini. Bila tidak ada sumber ini, mereka tidak dapat hidup,” katanya.

Kasim (70), warga sekitar, menambahkan sumber air yang dikenal sebagai “Sumber Asli” tersebut dimanfaatkan untuk program Pamsimas.

Dengan iuran Rp 6.500 per bulan, warga bisa menikmati air bersih sekaligus menjaga perawatan jaringan dan lingkungan.

Ia menegaskan pentingnya menjaga pohon-pohon di sekitar sumber air. “Air yang kita minum berasal dari sini, maka perlu kita jaga,” ujarnya.

Lewat kegiatan Metri Bumi, Mas Ipin ingin menghidupkan kembali kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan. Dengan pohon yang tetap rimbun dan sumber air yang bersih, kehidupan masyarakat Trenggalek diyakini akan terus terjaga. (aris/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Amithya Desak Korban Kekerasan di Sekolah Dapat Trauma Healing dan Pendampingan Intensif

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mendesak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ajak Santri Warisi Semangat Resolusi Jihad dan Terapkan dalam Kehidupan

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menitipkan pesan kepada para santri agar terus mewarisi semangat ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Kibarkan Bendera Setengah Tiang Hormati Wafatnya Guruh Soekarnoputra

MAGETAN — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan menginstruksikan seluruh jajaran pengurus ...
KRONIK

Kenangan Didik Nurhadi Bersama Guruh Soekarnoputra: Pesan PIP hingga Tolak Politik Uang

Didik Nurhadi mengenang kedekatannya dengan Guruh Soekarnoputra sejak 2014 sebagai Ketua BAGUS. Ia mengingat pesan ...
KRONIK

Geger Benda Purbakala Hilang, DPRD Sebut Jember Darurat Cagar Budaya

JEMBER – Dua batu yoni hilang dari Situs Pocangan, Desa Pocangan, Kecamatan Sukowono, Jember. Ketua Komisi B DPRD ...
LEGISLATIF

Komisi III DPRD Ngawi Pantau Pembangunan Pasar Beran

NGAWI – Pembangunan Pasar Beran di Desa Beran, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, mendapat perhatian dari Komisi III ...