Sabtu
26 September 2026 | 2 : 52

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Mendagri Apresiasi Daerah yang Bantu Kenyamanan Pemudik

pdip-jatim-ilustrasi-kendaraan-pemudik

pdip-jatim-ilustrasi-kendaraan-pemudikJAKARTA – Mendagri Tjahjo Kumolo mengapresiasi pemerintah daerah yang ikut menjaga kenyamanan pemudik selama Lebaran 2016.

“Kami apresiasi daerah terutama melalui Satpol PP, termasuk juga kodim, puskesmas, yang cepat tanggap dengan kebutuhan pemudik. Semua turun untuk kenyamanan pemudik,” kata Tjahjo Kumolo, di Istana Negara Jakarta, Senin (11/7/2016).

Terkait persiapan mudik Lebaran 2016, pihaknya sudah mengeluarkan dua radiogram ke daerah. Di antaranya agar pemda berkoordinasi dengan semua pihak dan menyiapkan segala sesuatu yang diperlukan untuk kenyamanan bagi pemudik.

Menurut Tjahjo, soal mudik Lebaran, semua sudah disiapkan secara maksimal. Jika ada kemacetan di jalan tol baru, sebutnya, hal itu terjadi karena semua pemudik ingin mencoba melewatinya.

Pada libur Lebaran tahun ini, terang dia, banyak pemudik ingin mencoba jalur tol baru Pejagan-Brebes, sehingga pilihan itu mereka menimbulkan kemacetan parah pada arus mudik pekan lalu.

“Wajar, semua ingin mencoba tol baru, sehingga harus diakui ledakan kendaraan pribadi melonjak. Ini yang mengakibatkan pantura dan selatan sepi. Ini evaluasi buat semua, juga buat daerah,” jelas menteri yang mantan Sekjen PDI Perjuangan itu.

Pemerintah, sebutnya, juga tidak bisa membatasi warga untuk mudik menggunakan mobil pribadi. (Baca: Pemerintah Minta Maaf soal Layanan Mudik Lebaran)

Peningkatan jumlah pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi memang terus meningkat, sehingga menyebabkan kondisi jalan tidak kuat menampung membludaknya kendaraan para pemudik.

“Kapal sepi namun (penumpang) pesawat meningkat, apalagi motor. Padahal sudah ada sarana motor masuk kereta atau kapal, tapi masyarakat ingin bawa motor sendiri. Itu hak asasi mereka,” tuturnya.

Menurut dia, langkah antisipasi ke depan yang harus dilakukan sesuai arahan presiden adalah mempercepat pembangunan jalan tol Merak ke Banyuwangi dan double track kereta api.

Dia juga menyebutkan, pertumbuhan jumlah kendaraan harus diikuti dengan pembangunan jalan. “Saya baru tahu per hari ada 200.000 motor baru keluar di negara kita,” ujarnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

OLAHRAGA

Pemkot Surabaya Siapkan Fasilitas Olahraga Gratis untuk Putaran Nasional Piala Soeratin

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan sejumlah fasilitas olahraga milik pemerintah kota untuk ...
KRONIK

Bukan Cuma Soal Trofi, Bupati Lukman Sebut PORSADIN Jadi Ajang Level Up Karakter Santri Bangkalan

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, mengingatkan para santri diniyah untuk menjaga kepercayaan dan tanggung ...
KRONIK

E-PAD dan SIMPLING Masuk Nominasi JAWARA 2026, Bupati Ipuk: Kami Kembangkan Sesuai Kebutuhan Masyarakat

BANYUWANGI – Dua inovasi Banyuwangi, E-PAD dan SIMPLING (Sistem Informasi Manajemen Pelayanan Laboratorium ...
KABAR CABANG

DPC Ngawi Cek Rutin Kesehatan Pengurus, Agar Tetap Bugar Dampingi Rakyat

NGAWI – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi menggelar pemeriksaan kesehatan bagi pengurus partai di Kantor ...
LEGISLATIF

Anas Karno: Layanan Online dan Kehadiran ASN di Balai RW Harus Berjalan Bersamaan

SURABAYA – Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya Anas Karno menegaskan seluruh upaya untuk memberikan pelayanan ...
LEGISLATIF

Novita Hardini: Ekspansi Industri Tak Boleh Abaikan Aspek Ekologis

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini menegaskan ekspansi industri harus berjalan seiring dengan ...