Senin
19 Oktober 2026 | 8 : 57

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Megawati Tegaskan Sikap Politik PDI Perjuangan: Bukan Oposisi Atau Koalisi, Tapi Penyeimbang

20250802_151532_copy_929x634

BADUNG — Megawati Soekarnoputri menyampaikan pidato politik pertamanya setelah dikukuhkan sebagai Ketua Umum DPP PDI Perjuangan periode 2025–2029,  pada Kongres VI PDI Perjuangan di Nusa Dua Convention Center, Badung, Bali, Sabtu (2/8/2025).

Dalam pidatonya, Megawati menegaskan arah sikap politik PDI Perjuangan ke depan sebagai partai ideologis yang tidak tunduk pada arus politik praktis kekuasaan semata.  Melainkan teguh dalam garis perjuangan konstitusional dan ideologis.

“Saya menegaskan satu hal, dalam sistem pemerintahan presidensial seperti yang kita anut, tidak dikenal oposisi ataupun koalisi,” tegas Megawati di hadapan ribuan kader dan pengurus PDI Perjuangan dari seluruh Indonesia.

Ia melanjutkan, demokrasi Indonesia bukanlah demokrasi yang sekadar menjadi “blok-blokan kekuasaan”, tetapi demokrasi yang sejati. Demokrasi yang bertumpu pada kedaulatan rakyat dan konstitusi.

Pernyataan ini disampaikan dalam konteks berbagai spekulasi arah politik PDI Perjuangan pasca Pilpres 2024, terutama setelah partai banteng moncong putih itu tidak berada dalam barisan partai koalisi pemerintahan terpilih.

“Demokrasi kita bukan blok-blokan kekuasaan. Tetapi demokrasi yang bertumpu pada kedaulatan rakyat dan konstitusi,” kata Megawati dengan nada tegas.

Oleh karena itu, Presiden RI ke-5 tersebut menegaskan bahwa PDI Perjuangan tidak akan serta-merta memposisikan diri sebagai partai oposisi ataupun menjadi bagian dari koalisi.

PDI Perjuangan akan tetap berdiri tegak sebagai partai ideologis yang berpijak pada kebenaran dan bertindak sebagai penyeimbang untuk memastikan arah pembangunan tetap berjalan di dalam rel konstitusi dan sesuai dengan kepentingan rakyat.

“Oleh karena itu, PDI Perjuangan tidak memposisikan sebagai oposisi ataupun koalisi. Kita partai ideologis yang berdiri pada kebenaran, dan bersikap tegas sebagai partai penyeimbang untuk menjaga arah pembangunan dalam rel konstitusi dan kepentingan rakyat,” ujarnya.

Ia juga menyatakan bahwa PDI Perjuangan akan mendukung kebijakan pemerintah sejauh berada dalam kepentingan rakyat, namun tidak akan segan-segan menyuarakan kritik yang lantang jika nilai-nilai Pancasila terabaikan dalam praktik kenegaraan.

“Kita dukung kebijakan pemerintah. Tetapi akan bersuara lantang terhadap nilai-nilai Pancasila,” pungkasnya.(yols/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Ribuan Pelari Meriahkan Bangkalan Run 2026, Bupati Lukman: Peluang Gerakkan Ekonomi Masyarakat

BANGKALAN – Ribuan pelari dari berbagai daerah memeriahkan Bangkalan Run 2026 yang digelar dalam rangka Hari Jadi ...
KRONIK

Apresiasi Penampilan Karya Siswa SR, Bupati Ipuk: Kami Bangga Menyaksikannya

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengaku bangga atas perkembangan siswa Sekolah Rakyat (SR) ...
KRONIK

Lulus Sekolah Pra-Pratama, Gen-Z Temukan Passion Perjuangan di PDI Perjuangan Jatim

SURABAYA – Pelatihan Sekolah Partai DPD PDI Perjuangan Jawa Timur di Hotel Palm Surabaya pada 17–18 Oktober 2026 ...
KRONIK

Said Abdullah Salurkan Bantuan Renovasi Rumah untuk 25 Warga Pulau Raas

SUMENEP – Sebanyak 25 warga di Kecamatan/Pulau Raas, Kabupaten Sumenep, menerima bantuan dana rehabilitasi rumah ...
HEADLINE

Tuntas Pelatihan AI, PDI Perjuangan Jatim Dorong Gen Z Naik Level Pratama

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur sukses menyelenggarakan pelatihan kaderisasi tingkat Pra-Pratama berbasis ...
LEGISLATIF

Diana Sasa Bawa Pesan “Jalan Baik, Ekonomi Bangkit” dalam Sosialisasi Kedewanan

MAGETAN — Pembangunan infrastruktur memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas dan perekonomian masyarakat. ...