Senin
17 Agustus 2026 | 9 : 22

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Cegah Remaja Surabaya Lakukan Hal Negatif, Petugas Gabungan Gelar Sweeping Jam Malam

pdip jatim 250704 sweeping jam malam 1

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bekerja sama dengan jajaran TNI-Polri menggelar sweeping jam malam, Kamis (3/7/2025).

Sebelum menggelar sweeping jam malam, jajaran operasi gabungan melaksanakan apel di Balai Kota Surabaya.

Eri menyampaikan tujuan dilakukannya pembatasan jam malam agar mencegah anak terlibat dalam kegiatan yang berpotensi membawa dampak negatif.

Dia berharap kegiatan sweeping tersebut mendapat dukungan dari para orang tua. Terlebih tujuan dari kegiatan tersebut ialah mencegah dan memberikan perlindungan bagi para remaja.

Usai apel, petugas gabungan melaksanakan sweeping jam malam diperuntukkan bagi remaja di bawah usia 18 tahun yang masih berkeliaran di atas jam 22.00 WIB.

Sweeping dilakukan di beberapa lokasi di antaranya Kota Lama, Kedung Cowek, Kenjeran, Merr, dan Taman Apsari.

Pada saat melakukan sidak, Eri menemukan siswa SMA yang masih nongkrong di luar rumah sambil menikmati kopi. Dia juga menemui pemuda yang sedang dalam kondisi mabuk.

“Tadi yang di Nambangan saya telepon tanya ibunya, apakah pamit. Ya memang dia pamit, tapi saya ingatkan untuk segera pulang,” ungkap Eri di Balai Kota usai sweeping.

“Untuk tadi yang mabuk juga saya minta agar segera diproses. Apalagi parahnya mabuknya di depan mushola,” imbuhnya.

Eri juga menyampaikan bahwa budaya cangkruk di Surabaya memang sudah sangatlah kental. Terlebih suasana Surabaya yang sangat nyaman untuk dinikmati pada malam hari.

“Tempat yang rame kita perketat lagi, apalagi Surabaya memang enak dinikmati saat malam seperti Jogja,” ujarnya.

“Ciri khas budaya arek itu yang kita perkuat. Kalau wilayah pinggir kuat, tengah kota juga kuat,” tambahnya.

Pemkot Surabaya berencana akan kembali melakukan sweeping jam malam dengan memperkuat pengawasan pada berbagai wilayah yang diketahui menjadi lokasi kumpul remaja Surabaya. Hal tersebut dilakukan demi menghindari para remaja dari dampak negatif.

“Jadi wilayah-wilayah diperkuat, Sabtu besok titik mana yang kita perkuat,” ungkapnya.

“Kita bangun Surabaya pakai hati, semua nanti dibalas oleh Gusti Allah, capek ya capek, tapi kita orang tua jangan pernah capek membimbing anak-anak,” tutupnya. (gio/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Eri Cahyadi: Perjuangan Hari Ini Bukan Melawan Penjajah, tapi Kemiskinan hingga Perpecahan

SURABAYA – Perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia hari ini tidak lagi dilakukan dengan mengangkat senjata ...
KRONIK

Hening dan Khidmat, Bupati Lukman Pimpin Penghormatan Suci bagi Pahlawan Bangsa

BANGKALAN – Hening dan khidmat menyelimuti Taman Makam Pahlawan Bangkalan. Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, Wakil ...
KRONIK

Malam Tiba di Flores, Risma dan Ganjar Langsung Temui Pengungsi Gempa

MANGGARAI BARAT – Jajaran DPP PDI Perjuangan tidak menunggu pagi untuk menemui warga terdampak gempa di Flores, ...
KRONIK

Peringati Kemerdekaan RI, ASN Banyuwangi Bagikan Ribuan Bendera Gratis untuk Warga

BANYUWANGI – Beragam cara dilakukan warga Banyuwangi untuk memperingati Hari Kemerdekaan RI. Salah satunya, para ...
KABAR CABANG

Energi Baru Pemilu 2029: Gen Z dan Perempuan Dominasi Pengurus Ranting PDIP Mojokerto

MOJOKERTO – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mojokerto merampungkan seluruh tahapan konsolidasi dan pembentukan ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Dorong UMKM Trenggalek Kantongi SNI, Jadi “Jaket Pengaman” Produk

TRENGGALEK – Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil VII Jawa Timur, Novita Hardini, mendorong pelaku UMKM di ...