Kamis
16 Juli 2026 | 1 : 03

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kalangan Muda PDI Perjuangan Blitar Raya – Tulungagung Antusias Ikuti Pelatihan Kader Penggerak Koperasi

pdip-jatim-250622-diklat-koperasi-blitar-1

BLITAR – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar Pendidikan dan Pelatihan Kader Penggerak Koperasi di Gedung Kusuma Wicitra, Kota Blitar, Minggu (22/6/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya konkret partai dalam membentuk kader-kader yang mampu menghidupkan dan mengelola koperasi di desa secara mandiri, modern, dan berbasis potensi lokal.

Hadir pada kegiatan itu jajaran pengurus DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, anggota fraksi, serta pengurus DPC dari Kota Blitar, Kabupaten Blitar dan Kabupaten Tulungagung dan Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) DPD PDI Perjuangan Jatim.

Acara dibuka oleh Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Erma Susanti, hadir juga Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim, Guntur Wahono.

Erma Susanti menyampaikan bahwa kegiatan yang difasilitasi Badiklatda PDI Perjuangan Jatim ini menyasar tiga wilayah, antara lain Kota Blitar, Kabupaten Blitar, dan Tulungagung.

Dia mengatakan koperasi merupakan instrumen utama dalam membangun kemandirian ekonomi desa.

“Latihan ini bukan hanya soal teori, tetapi juga mencakup keterampilan teknis agar para kader benar-benar siap untuk memimpin dan mengembangkan koperasi di desa masing-masing,” ujar Erma.

Dijelaskannya, pelatihan diawali dengan proses penjaringan kader. Setelah terseleksi, para peserta dibekali pemahaman mendalam tentang prinsip-prinsip perkoperasian, serta dilatih untuk mengenali potensi ekonomi desa yang bisa dikembangkan melalui koperasi.

“Kita ingin menciptakan kader-kader yang mampu mengelola koperasi sesuai dengan potensi lokal, sehingga mampu meningkatkan produk domestik regional bruto (PDRB) desa,” jelasnya.

Menurut Erma, koperasi bukan sekadar badan usaha biasa, melainkan amanat konstitusi sebagaimana tertuang dalam Pasal 33 UUD 1945.

“Sistem ekonomi kita bukan liberal, bukan pula sosialis. Kita punya sistem sendiri yang berdasarkan asas kekeluargaan. Dan koperasi adalah wujud nyata dari prinsip itu,” tegas dia.

PDI Perjuangan, lanjut Erma, sangat menaruh perhatian terhadap kebangkitan ekonomi berbasis rakyat. Maka dari itu, pelatihan ini dirancang sebagai langkah awal menuju pembentukan ekosistem koperasi yang sehat dan berkelanjutan di tingkat desa.

“Seorang manajer koperasi harus mampu melihat peluang, membangun jejaring, dan menjalankan usaha dengan tata kelola yang baik,” terang anggota DPRD Jatim tersebut.

Lebih dari sekadar program partai, Erma menekankan bahwa inisiatif ini juga merupakan bentuk konkret pelaksanaan ajaran Bung Karno, khususnya dalam aspek Trisakti, yaitu kemandirian ekonomi.

“Apa yang diajarkan Bung Karno itu tidak sekadar teori. Kemandirian ekonomi itu bisa kita wujudkan melalui koperasi,” jelasnya.

Sebagai informasi, pelatihan ini mendapat respons antusiasme dari para peserta yang sebagian besar adalah kader muda PDI Perjuangan.

Total ada 250 peserta yang mengikuti kegiatan ini. Rinciannya Kabupaten Blitar 110 orang, Kota Blitar, 10 orang dan Tulungagung 125 orang.

Mereka menyambut baik program ini sebagai peluang nyata untuk berkontribusi langsung membangun ekonomi desa dari bawah, berlandaskan prinsip gotong royong. (arif)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Trenggalek Minta Peningkatan PAD Tak Membebani Rakyat

DPRD Kabupaten Trenggalek meminta pemerintah daerah meningkatkan PAD secara kreatif tanpa membebani masyarakat, ...
EKSEKUTIF

Harga Telur dan Daging Ayam di Ngawi Merangkak Naik, Pemkab Gelar Pasar Murah

NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi menggelar Gerakan Pangan Murah sebagai langkah menjaga stabilitas harga ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Mulai Musran dan Musanran, Diana Sasa: Panaskan Mesin Partai, Perkuat Pengabdian Untuk Rakyat

MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan resmi memulai pelaksanaan Musyawarah Ranting ...
KABAR CABANG

DPRD Jember Kaji Obligasi Daerah untuk Perkuat Fiskal di Tengah Berkurangnya Transfer Pusat

DPRD Jember mulai mengkaji penerapan obligasi daerah atau municipal bond sebagai alternatif pembiayaan pembangunan ...
KRONIK

Perkuat Sinergitas Antarlembaga, Komisi I DPRD Banyuwangi Kunker ke Lapas

BANYUWANGI – Komisi I DPRD Banyuwangi melakukan kunjungan kerja ke Lembaga Pemasyarakatan kelas II A Banyuwangi ...
KRONIK

Gen Z dan Karang Taruna Motor Ekonomi Kreatif Kampung, Anas: Beri Kesempatan Seluas-luasnya

SURABAYA – Generasi muda dinilai memiliki peran krusial dalam memperkuat pembangunan berbasis masyarakat. Karang ...