Jumat
14 Agustus 2026 | 2 : 15

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Candra: Cagar Budaya di Jember Butuh Perlindungan

pdip jatim 250515 cagar budaya Jember 1

JEMBER – Ketua Komisi B DPRD Jember, Candra Ary Fianto berharap Pemerintah Kabupaten Jember dapat melestarikan beberapa peninggalan cagar budaya di Kabupaten Jember.

Cagar budaya itu di antaranya Candi Deres di Kecamatan Gumukmas, Bunker Jepang Kecamatan Jombang, beteng (benteng, red) peninggalan Majapahit di Kecamatan Umbulsari, yang diharapkan bisa menjadi wisata edukasi bagi pelajar.

Kepada media Candra mengatakan, beberapa cagar budaya itu layak menjadi destinasi wisata edukasi. Sebab tak bisa dipungkiri banyak pelajar di Kabupaten Jember ini yang diyakini belum tahu secara detail cagar budaya yang ada di daerahnya.

“Sejauh ini teman-teman komunitas yang peduli cagar budaya sudah menginventarisir jumlah sebaran cagar budaya di Kabupaten Jember. Dan saya harapkan dinas pariwisata lebih pro-aktif agar kelestarian cagar budaya itu terjaga,” jelas Candra, Rabu (14/5/2025).

Sementara di tempat yang sama ketua komunitas peduli cagar budaya Sapta Prabu, Zainollah Ahmad, mengapresiasi kedatangan politisi banteng ke beberapa titik cagar budaya itu.

Bahkan dia berharap kedatangan Candra menjadi penguat agar cagar budaya yang ada di Jember.

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran Pak Candra, itu berarti Pak Candra merasakan denyut nadi pentingnya cagar budaya ini,” ujarnya.

Untuk itu lanjut Zainollah, ke depan dibutuhkan perda perlindungan guna mencegah punahnya cagar budaya. Dan semua harapan yang ada itu tergantung kebijakan Pemkab Jember.

“Goodwill itu hanya bisa dilakukan oleh pemerintah,” tegasnya.

Masih kata Zainollah, banyak cagar budaya di Kabupaten Jember dan butuh penanganan serius.

Pihaknya menolak jika terjadi peleburan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan dengan Dinas Pemuda dan Olahraga. Pasalnya perleburan dua dinas itu mengakibatkan penanganan cagar budaya tidak akan fokus.

“Peleburan dua dinas itu sama artinya dengan jauh panggang dari api,” sebutnya.

Senada dengan Zainollah, ketua kelompok sadar wisata Desa Cakru Kecamatan Jombang tempat dilindunginya cagar budaya berupa Bungker Tentara Jepang, Bahrudin Ahmadtiohadi, mengatakan selama ini masyarakat mandiri merawat cagar budaya itu.

Sebelumnya Pemkab Jember pernah menjanjikan bantuan untuk pelestarian cagar budaya itu belum terwujud. Sehingga ketika ada wisatawan yang berkunjung tempat ibadah dan toilet menggunakan milik warga. (art/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Krisis Air Bersih meluas di Bojonegoro, Abidin Fikri Kembali Kirim Bantuan

BOJONEGORO – Dampak kemarau panjang yang diperparah fenomena El Nino mulai memicu krisis air bersih di sejumlah ...
HEADLINE

Banteng Jatim FC Tahan Banteng Kalbar, 25 Talenta Muda Terus Ditempa di Soekarno Cup

Banteng Jatim FC menahan imbang Banteng Kalbar di laga kedua Soekarno Cup 2026. Tim ini membawa 25 talenta terbaik ...
LEGISLATIF

Ririk Dorong Potensi Munjungan Dikembangkan, dari Wisata hingga Perikanan

TRENGGALEK – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Trenggalek, Ririk Wahyumawati, mendorong potensi ...
KRONIK

Ketua DPRD Sumenep Sambut Audiensi Mahasiswa Terkait Usulan Regulasi LGBT

SUMENEP – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Spear of Justice menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Dewan ...
KRONIK

Lumpia Ipung dan Riuh Soekarno Cup: Empat Dekade Mengais Rezeki di Gelora 10 November

SURABAYA – Peluit pertandingan belum lama berbunyi. Suara suporter bersahutan. Para pemain muda berlari mengejar ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ingatkan Anak Muda Kediri Dampak Bullying dan Pernikahan Dini

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana kembali mengingatkan dampak bullying dan dispensasi pernikahan dini serta ...