Rabu
04 November 2026 | 11 : 31

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jejak Perjuangan Bung Karno di Pengasingan Pulau Bangka (1)

pdip-jatim-jejak-bung-karno-01

pdip-jatim-jejak-bung-karno-01SELAMAT datang bulan Bung Karno, Juni 2016. Bulan dimana Bung Karno dilahirkan pada tanggal 6 Juni 1901 di Kampung Pandean, Surabaya. Juga bulan dimana Presiden pertama RI itu dipanggil menghadap Tuhan pada 21 Juni 1970 di Jakarta dan dimakamkan di Blitar.

Sekaligus bulan dimana sang Proklamator Kemerdekaan RI itu mengemukakan pokok-pokok pikirannya tentang dasar-dasar negara yang kini dikenal sebagai Pancasila. Lima sila dasar negara disampaikan Bung Karno dalam sidang Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) tanggal 1 Juni 1945.

Untuk mengisi dan meresapi nilai-nilai kebangsaan bulan Bung Karno, redaksi menurunkan reportase situs-situs bersejarah tempat pengasingan Bung Karno, Bung Hatta dan sejumlah tokoh bangsa di Pulau Bangka pada 1948-1949.

Heru Setyanto dari www.pdiperjuangan-jatim.com, beberapa waktu lalu melakukan peliputan langsung di dua temat pengasingan Bung Karno dkk, yakni di Pesanggrahan Menumbing di Bukit Menumbing dan Wisma Ranggam Kota Muntok. Kedua tempat berada di Kecamatan Muntok Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

pdip-jatim-jejak-bung-karno-02

Tim peliputan juga mewawancarai sejumlah saksi mata. Pelaku sejarah yang terlibat dan berinteraksi langsung dengan Bung Karno ketika itu. Dari wawancara yang dilakukan didapat keterangan bagaimana Bung Karno sebagai Presiden RI ke-I, sebagai tokoh bangsa, namun menjadi tahanan politik menjalani kesehariannya di tanah pengasingan.

Bagaimana pula dalam situai yang penuh pengawasan dari mata-mata Belanda, Bung Karno dkk tetap berkonsolidasi. Terus bersentuhan dan menggalang kekuatan rakyat untuk mempertahankan kemerdekaan. Bagaimana juga dalam situasi dan kondisi seperti itu strategi dan taktik terus dijalankan untuk mengobarkan dan mengabarkan kemerdekaan ke dunia internasional.

Mempertahankan kemerdekaan dilakukan Bung Karno dkk di Pulau Bangka sejatinya adalah mempertahankan nilai-nilai Pancasila. Mempertahankan filosofi, dasar, dan komitmen berbangsa dan bernegara. Ini seperti ditegaskan oleh Bung Hatta dalam puisinya yang ditulis di tempat pengasingan sebagai berikut:

Di bawah gemerlap sinar terang cuaca

Kenang-kenang membawa kemenangan

Bangka, Djokjakarta, Djakarta

Hidup Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika. 

(*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Reses di Purwodadi, Eko Herdiyanto Soroti Kebutuhan Pompa Air untuk Atasi Banjir

MALANG – Kebutuhan pompa air untuk mengatasi genangan banjir di Kelurahan Purwodadi, Kecamatan Blimbing, menjadi ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Dorong Pemuda Trenggalek Produksi Film untuk Angkat Potensi 157 Desa Kreatif

TRENGGALEK – Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, mendorong generasi muda Trenggalek memanfaatkan kreativitas ...
KRONIK

Ratusan Juta Dugaan Pungli KHDPK Dikembalikan, Widarto Minta Perjuangan Petani Tak Berhenti

JEMBER – Pengembalian uang Rp138 juta yang diduga dipungut dalam pengurusan akses pengelolaan kawasan hutan menjadi ...
EKSEKUTIF

Pemkab Kediri Perkuat Perlindungan Anak, Pencegahan Bullying Jadi Perhatian

KEDIRI – Pemkab Kediri menegaskan pemenuhan hak anak harus diikuti perlindungan nyata dari kekerasan, diskriminasi, ...
KABAR CABANG

Pekan Peduli Sampah Nasional, PDIP Surabaya Siapkan 100 Titik Teba untuk Olah Sampah Organik

SURABAYA – DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya menyiapkan sekitar 100 titik Teba atau lubang pengolahan sampah organik ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan Sorot RAPBD 2027, dari Rencana Hutang hingga Turunnya Anggaran Pendidikan

KABUPATEN PASURUAN – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan menyoroti sejumlah persoalan dalam Rancangan ...