Rabu
16 September 2026 | 10 : 25

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jejak Perjuangan Bung Karno di Pengasingan Pulau Bangka (1)

pdip-jatim-jejak-bung-karno-01

pdip-jatim-jejak-bung-karno-01SELAMAT datang bulan Bung Karno, Juni 2016. Bulan dimana Bung Karno dilahirkan pada tanggal 6 Juni 1901 di Kampung Pandean, Surabaya. Juga bulan dimana Presiden pertama RI itu dipanggil menghadap Tuhan pada 21 Juni 1970 di Jakarta dan dimakamkan di Blitar.

Sekaligus bulan dimana sang Proklamator Kemerdekaan RI itu mengemukakan pokok-pokok pikirannya tentang dasar-dasar negara yang kini dikenal sebagai Pancasila. Lima sila dasar negara disampaikan Bung Karno dalam sidang Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) tanggal 1 Juni 1945.

Untuk mengisi dan meresapi nilai-nilai kebangsaan bulan Bung Karno, redaksi menurunkan reportase situs-situs bersejarah tempat pengasingan Bung Karno, Bung Hatta dan sejumlah tokoh bangsa di Pulau Bangka pada 1948-1949.

Heru Setyanto dari www.pdiperjuangan-jatim.com, beberapa waktu lalu melakukan peliputan langsung di dua temat pengasingan Bung Karno dkk, yakni di Pesanggrahan Menumbing di Bukit Menumbing dan Wisma Ranggam Kota Muntok. Kedua tempat berada di Kecamatan Muntok Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

pdip-jatim-jejak-bung-karno-02

Tim peliputan juga mewawancarai sejumlah saksi mata. Pelaku sejarah yang terlibat dan berinteraksi langsung dengan Bung Karno ketika itu. Dari wawancara yang dilakukan didapat keterangan bagaimana Bung Karno sebagai Presiden RI ke-I, sebagai tokoh bangsa, namun menjadi tahanan politik menjalani kesehariannya di tanah pengasingan.

Bagaimana pula dalam situai yang penuh pengawasan dari mata-mata Belanda, Bung Karno dkk tetap berkonsolidasi. Terus bersentuhan dan menggalang kekuatan rakyat untuk mempertahankan kemerdekaan. Bagaimana juga dalam situasi dan kondisi seperti itu strategi dan taktik terus dijalankan untuk mengobarkan dan mengabarkan kemerdekaan ke dunia internasional.

Mempertahankan kemerdekaan dilakukan Bung Karno dkk di Pulau Bangka sejatinya adalah mempertahankan nilai-nilai Pancasila. Mempertahankan filosofi, dasar, dan komitmen berbangsa dan bernegara. Ini seperti ditegaskan oleh Bung Hatta dalam puisinya yang ditulis di tempat pengasingan sebagai berikut:

Di bawah gemerlap sinar terang cuaca

Kenang-kenang membawa kemenangan

Bangka, Djokjakarta, Djakarta

Hidup Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika. 

(*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Kediri Bidik Emas Senam Porprov 2027, Atlet Dibina Sejak Usia SD

KEDIRI — Kabupaten Kediri mulai mematangkan target prestasi cabang olahraga senam untuk menghadapi Porprov Jawa ...
LEGISLATIF

DPRD Trenggalek Dorong Perda Pesantren dan Madin Mulai Berlaku Maksimal 2027

TRENGGALEK – Peraturan daerah (Perda) tentang Penyelenggaraan Pesantren dan Madrasah Nonformal atau Madrasah ...
EKSEKUTIF

Terbukti Pungli Retribusi Sampah, Dua PPPK Paruh Waktu DLH Surabaya Diberhentikan

SURABAYA — Pemkot Surabaya memberhentikan dua pegawai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu ...
SEMENTARA ITU...

Tradisi Keduk Beji, Upaya Warga Tawun Melestarikan Sumber Air Jadi Wisata Budaya

NGAWI – Warga Desa Tawun, Kecamatan Kasreman, Kabupaten Ngawi, terus melestarikan tradisi Keduk Beji sebagai bentuk ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Bantu Air Bersih di 5 Desa Kecamatan Sumberrejo Terdampak Kekeringan

BOJONEGORO – Dampak musim kemarau panjang yang memicu krisis air bersih terus meluas di wilayah Kabupaten ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Usulkan Pekerja Kebersihan Kampung Digandeng BPJS Ketenagakerjaan

SURABAYA — DPRD Kota Surabaya mendorong pekerja kebersihan di lingkungan kampung yang selama ini menerima upah dari ...