Jumat
21 Agustus 2026 | 8 : 30

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Diaspora Banyuwangi 2025, Ajang Tombo Kangen Perantau hingga Bangun Networking

PDIP-Jatim-Diaspora-Banyuwangi-27032025

BANYUWANGI – Sudah menjadi tradisi, jika di momen Lebaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banywuangi mengundang para diaspora Banyuwangi dari berbagai daerah di Indonesia dan belahan dunia untuk berkumpul bersama sembari menguatkan solidaritas.

Tahun ini, tradisi yang bertajuk Diaspora Banyuwangi ini bakal kembali digelar, di Pendopo Sabha Swagatha Blambangan pada Kamis, 3 April 2025.

“Diaspora Banyuwangi tahun ini kami gelar kembali. Ini bukan sekadar pelepas kangen para perantau, tapi ini juga untuk terus menumbuhkan solidaritas serta semangat untuk membangun Banyuwangi lebih baik lagi,” ujar Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, Kamis (27/3/2025).

Acara Diaspora Banyuwangi akan dihadiri para diaspora (perantau) asal Banyuwangi yang sedang mudik Lebaran ke Banyuwangi dari berbagai daerah dan bahkan luar negeri. Seperti Hongkong, Taiwan, Amerika, Rusia, Jerman, Australia dan lainnya.

“Juga biasanya kami akan bercengkerama dan silaturahim online dengan para diaspora internasional yang kebetulan tidak sempat pulang ke Banyuwangi. Semacam tombo kangen buat mereka yang tentunya rindu kampung halaman,” jelasnya.

Ipuk juga menjelaskan, pertemuan diaspora ini rutin digelar, salah satu tujuannya, untuk membangun networking antarwarga Banyuwangi di manapun berada.

Politisi PDI Perjuangan ini berharap, dengan saling bertemu dan kenal, acara Diaspora Banyuwangi menjadi ajang sharing bagi para perantau asal Banyuwangi. Ia juga berharap, para diaspora bisa saling memotivasi sekaligus memberikan masukan positif bagi pemkab.

“Dengan saling bertemu, harapannya akan terjalin network. Yang punya usaha di Banyuwangi, bisa kenal dengan yang dari luar negeri sehingga mungkin bisa menumbuhkan pasar usahanya,” tutur Ipuk.

“Sehingga bisa saling bantu dan dukung usaha sesama perantau. Kami berharap, pengalaman baik yang ada di rantau, bisa ditularkan di Banyuwangi,” imbuhnya.

Sementara Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuwangi, Guntur Priambodo, menambahkan bahwa pemkab mengajak para perantau yang di berbagai daerah se-Indonesia untuk hadir, seperti Bogor, Jakarta, Bandung, Balikpapan, Riau, Jogjakarta, dan kota lainnya.

“Wakil Bupati Sorong 2025-2030 yang merupakan putra daerah Banyuwangi kemungkinan akan hadir. Bahkan dari luar negeri juga ada yang mengkonfirmasi bisa hadir. Misalnya dari Jepang, Jerman, Australia, dan USA,” ujar Guntur.

Ia memastikan, ajang temu kangen diaspora tahun ini bakal seru. Seluruh pelaku acara merupakan para perantau sendiri. Mulai dari penerima tamu, penyaji tari, hingga pembawa doa.

“Sengaja kita libatkan agar mereka merasa memiliki acara ini. Jadi, bukan sekadar tamu, tapi merekalah pelaku acaranya,” tandasnya. (ars/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

OJK Apresiasi Sangu Sampah Mas Ipin, Gabungkan Edukasi Lingkungan dan Menabung

OJK mengapresiasi program Sangu Sampah Mas Ipin di Trenggalek yang menggabungkan edukasi lingkungan, pengelolaan ...
HEADLINE

Semifinal-Final Soekarno Cup 2026 Gunakan Wasit Liga 1 dan VAR

SURABAYA – Soekarno Cup 2026 meningkatkan standar penyelenggaraan pertandingan dengan menggunakan wasit Liga 1 ...
KRONIK

Lepas Peserta Karnaval TK-PAUD se-Pohjentrek, Muhamad Zaini Ajak Kenalkan Budaya Sejak Dini

KABUPATEN PASURUAN – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Muhamad Zaini, secara resmi membuka dan memberangkatkan ...
EKSEKUTIF

Pemkot Surabaya Bidik Investasi Rp43 Triliun pada 2026, Layanan Digital Diperkuat

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membidik realisasi investasi sebesar Rp43 triliun pada 2026. Untuk ...
KRONIK

Tiga Politisi Muda PDIP Tapal Kuda Masuk Nominasi Penghargaan Nasional

JEMBER – Tiga politisi muda PDI Perjuangan dari kawasan Tapal Kuda masuk nominasi penghargaan yang digelar salah ...
KRONIK

Korban TPPO Asal Jawa Barat Dipulangkan, Sinung Harap Kasus Serupa Tidak Terjadi Lagi

BONDOWOSO – Tiga perempuan asal Jawa Barat yang diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) ...