Kamis
22 Oktober 2026 | 2 : 17

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Stunting di Kota Mojokerto Tinggal 1,54%, Ning Ita Optimis Capai Zero Stunting

pdip-jatim-250312-ningita-stunting

MOJOKERTO – Angka stunting di Kota Mojokerto terus menurun signifikan dalam lima tahun terakhir. Data Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM), angka stunting pada tahun 2020 tercatat 7,71 persen, turun menjadi 1,54 persen di 2024.

Capaian ini disampaikan dalam Rembuk Stunting Lintas Sektor yang digelar di Sabha Mandala Madya Balai Kota Mojokerto, Rabu (12/3/2025). Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari menegaskan, sinergi lintas sektor jadi kunci utama dalam upaya percepatan penurunan stunting.

“Ini adalah hasil kolaborasi kita semua. Setiap sektor menjalankan perannya dengan maksimal, sesuai tugas dan tanggung jawabnya. Sinergi kuat ini membuahkan hasil nyata,” sebut Ning Ita, sapaan akrabnya.

Dia optimistis Kota Mojokerto bisa mencapai status New Zero Stunting, tidak ada lagi bayi yang lahir dengan risiko stunting atau munculnya kasus stunting baru.

“Ini adalah tanggung jawab kita bersama. Kita membangun Indonesia dari kota kecil ini, dari bumi Majapahit, dengan menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan bebas stunting,” tegasnya.

Selain menekan angka stunting, Pemkot Mojokerto juga telah mengimplementasikan berbagai program strategis guna menyiapkan SDM unggul menyongsong Indonesia Emas 2045.

Salah satunya adalah pencapaian Universal Health Coverage (UHC), yang memastikan seluruh warga Kota Mojokerto mendapatkan jaminan kesehatan gratis.

Tak hanya itu, guna memastikan anak-anak mendapatkan asupan gizi yang baik, Pemkot Mojokerto juga telah menjalankan program pemberian makanan bergizi gratis bagi pelajar dari tingkat TK hingga SMA, secara bertahap.

“Mewujudkan Indonesia Emas 2045 adalah tugas kita bersama. Tidak hanya pemerintah, tetapi juga Kejaksaan, Kodim, Polres, PKK, dan seluruh elemen masyarakat. Dengan bergerak bersama, kita bisa menciptakan generasi yang sehat dan cerdas,” pungkas Ning Ita.

Pada kesempatan ini juga dilakukan penandatanganan komitmen bersama penurunan stunting Kota Mojokerto oleh pemerintah kota, Kejaksaan Negeri, Kodim 0815, dan Polres Mojokerto Kota. (fath/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Masa Tunggu Haji Diseragamkan, Ina Ingatkan Ketatnya Syarat Istitha’ah

BONDOWOSO – Pemerintah memperbarui sistem antrean keberangkatan ibadah haji untuk musim haji 1448 Hijriah/2027 ...
LEGISLATIF

DPRD Jember Ingatkan Ancaman Benturan Lahan Rumah Murah dan Pangan

JEMBER – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jember mengingatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember ...
KRONIK

Video Call Rombongan Penari Gandrung Sewu Korban Kapal Terbakar, Bupati Ipuk Semangati Tetap Tampil

BANYUWANGI – Mendengar kabar lima penari Gandrung Sewu asal Palembang dan Lampung merupakan penumpang KMP Batmandi ...
HEADLINE

Said Abdullah: Kekeringan dan Karhutla Tak Boleh Jadi Bencana Tahunan yang Dianggap Biasa

SURABAYA – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Said Abdullah mengingatkan pemerintah daerah untuk memperkuat ...
LEGISLATIF

APBD Magetan 2027 Menurun Secara Makro, Fraksi PDI Perjuangan Pertanyakan Target RPJM

MAGETAN — Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) DPRD Kabupaten Magetan memberikan sorotan tajam ...
LEGISLATIF

Kampus II UB Ditargetkan Tampung 6.000 Mahasiswa, Darmadi Dorong Manfaat bagi Warga Lokal

MALANG – DPRD Kabupaten Malang memastikan akan mengawal pembangunan Kampus II Universitas Brawijaya (UB) di ...