Selasa
11 Agustus 2026 | 6 : 04

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Mengintip Gagasan Kemandirian Pangan Novita Hardini, Tiap Rumah Didorong Jadi Lumbung Hidup

pdip jatim 250310 NH ketahanan pangan 3

TRENGGALEK – Ketua TP PKK Kabupaten Trenggalek, Novita Hardini, mengambil langkah nyata dalam menghadapi fluktuasi harga kebutuhan pokok yang semakin meresahkan masyarakat. Salah satunya melalui program PKK Pangan Bergizi, yang bertujuan mendorong warga lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan.

Kenaikan harga cabai yang sempat menyentuh Rp 100 ribu per kilogram menjadi perhatian serius. “Saat ini mungkin masih bisa dibeli, tetapi jika harga terus naik dan diikuti lonjakan kebutuhan pokok lainnya, daya beli masyarakat tentu akan semakin terpuruk,” ujar Novita dalam keterangannya, Sabtu (8/3/2025).

Sebagai respons cepat, Novita segera mengumpulkan jajaran Pokja PKK untuk merancang strategi konkret. Dari diskusi tersebut, lahirlah Gerakan Pangan Lestari PKK, yang diimplementasikan melalui pembagian bibit sayur, buah, serta benih ikan kepada masyarakat.

“Kami ingin masyarakat lebih tangguh menghadapi tantangan ekonomi ke depan. Dengan menanam sendiri, mereka tidak akan sepenuhnya bergantung pada pasar,” jelas perempuan yang juga anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan itu.

Sebagai bagian dari pemantauan program, Novita meninjau langsung pelaksanaannya di berbagai desa. Seperti Desa Tegaren, Kecamatan Tugu, dan Desa Kerjo, Kecamatan Karangan.

Istri Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin ini  mengapresiasi inovasi yang  dilakukan kelompok Dasawisma di  Tegaren, yang berhasil mengembangkan kebun pangan bergizi, kolam lele, serta budidaya sayur-mayur di pekarangan rumah.

 

“Tegaren bisa menjadi desa percontohan dalam ketahanan pangan. Hampir setiap rumah di sini sudah menerapkan program ini, dan saya berharap inovasi mereka dapat menginspirasi desa-desa lain di Trenggalek,” ujar legislator perempuan satu-satunya dari Dapil Jawa Timur 7 itu.

Tak hanya berhasil dalam ketahanan pangan, Desa Tegaren juga mencatatkan prestasi luar biasa.

Dari desa lokus stunting, kini Tegaren berhasil mencapai 0 kasus stunting. Hal ini tidak lepas dari peran PKK yang terus berinovasi dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga di daerahnya.

Program PKK Pangan Bergizi ini akan terus diperluas ke 14 kecamatan di Trenggalek.

Novita menargetkan setiap rumah di desa-desa bisa mandiri dalam pemenuhan kebutuhan pangannya. Jika program ini diterapkan secara kolektif, bukan tidak mungkin desa-desa di Trenggalek bisa menjadi pemasok pangan bagi daerah lain.

“Kami ingin memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan dengan baik di Trenggalek. Harapannya, Trenggalek bisa mandiri dalam produksi sayur-mayur dan tidak bergantung dari kabupaten lain,” tutupnya. (aris/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Eri Cahyadi Ingatkan Mahasiswa Baru ITS: Jangan Hanya Andalkan AI, Perkuat Karakter dan Integritas

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengingatkan mahasiswa baru ITS agar tidak hanya mengandalkan AI, tetapi memperkuat ...
SEMENTARA ITU...

Andreas Buka Peluang UMKM Eks Dolly Tembus Pasar Ekspor, Risma Tekankan Pasar Lokal Harus Kuat

Anggota DPR RI Andreas Eddy Susetyo membuka peluang UMKM eks Dolly menembus pasar ekspor, sementara Risma ...
KRONIK

Bupati Bupati Ipuk Lepas 32 Kontingen Pramuka Banyuwangi ke Jambore Nasional ke-12 di Cibubur

BANYUWANGI – Sebanyak 32 Pramuka Penggalang siswa berbagai SMP di Banyuwangi akan mengikuti Jambore Nasional ...
KRONIK

Guntur Wahono: Tiban Bukan Sekadar Adu Skill, Tapi Merawat Persaudaraan Antar Daerah

BLITAR – Seni tradisi Tiban tidak semestinya berhenti sebagai tontonan budaya. Di balik pertarungan para jawara di ...
OLAHRAGA

Kalah 1-4 dari Jabar, Deni Wicaksono Tegaskan Peluang Banteng Jatim Masih Terbuka

SURABAYA – Kekalahan telak 1-4 dari Banteng Jawa Barat membuat langkah Banteng Jatim di Soekarno Cup 2026 langsung ...
OLAHRAGA

Aji Santoso Dorong Soekarno Cup Berkelanjutan, 400 Talenta Muda Dibuka Jalan ke Klub Profesional

SURABAYA – Lapangan Soekarno Cup 2026 bukan sekadar tempat bagi pemain muda mengejar kemenangan. Di balik ...