Selasa
04 Agustus 2026 | 9 : 28

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sambut Baik Sosialisasi Bulog, PAC Talun: Gabah Petani Dibeli Rp 6.500 per-Kg

pdip-jatim-250308-sosialisasi-bulog

BLITAR – Sekretaris PAC PDI Kecamatan Talun Andri Mizan Asrori menyambut baik sosialiasi penyerapan gabah kering panen (GKP) dan beras di rumah makan Kinanti, Talun, Kabupaten Blitar, Jumat (7/3/2025).

Sosialisasi yang dilakukan Bulog itu dihadiri Danramil, Babinsa, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL), serta gabungan kelompok tani (Gapoktan).

Andri yang Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kecamatan Talun tersebut menyambut baik, karena dari sosialisasi itu ada poin kebijakan yang memberikan kepastian harga gabah bagi petani.

Yakni Bulog akan membeli GKP dengan harga Rp 6.500 per kilogram sesuai dengan ketetapan Badan Pangan Nasional (Bapanas).

Menurut Andri, kebijakan tersebut memberikan angin segar bagi petani karena sangat membantu petani sehingga tidak terjebak dalam fluktuasi harga pasar yang kerap merugikan para petani di kala musim panen raya.

“Kami menilai kebijakan ini sangat positif, karena memberikan jaminan harga yang lebih stabil,” ujar Andri pada tim media ini, Sabtu (8/3/2025).

“Namun demikian agar program ini berjalan optimal, pemerintah perlu memastikan sarana dan prasarana pendukung yang memadai, sehingga penyerapan gabah bisa sesuai dengan target,” imbuh kader Banteng tersebut.

Sebagaimana diketahui pemerintah telah menargetkan Bulog untuk menyerap hingga 3 juta ton gabah secara nasional.

Sedangkan untuk wilayah kerja Bulog Cabang Tulungagung, yang mencakup Kabupaten Blitar, Kota Blitar, Kabupaten Tulungagung, ditetapkan target penyerapan gabah sebanyak 39.500 ton.

Andri pun menekankan pentingnya kesiapan Bulog dalam menghadapi puncak panen yang diperkirakan terjadi pada April hingga Mei mendatang.

Karena, kesiapan kapasitas penyimpanan dan penyerapan gabah di gudang Bulog juga berkaitan dengan nasib petani tentang penjualan hasil panen mereka.

“Bulog perlu memastikan kapasitas serapan harian yang sebanding dengan potensi panen di lapangan. Jangan sampai ketika petani memasuki masa panen raya, justru ada kendala dalam penyerapan akibat keterbatasan kapasitas atau teknis lainnya,” kata Andri. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Jatim Sepakati Anggaran Rp274 M untuk Tambahan Tunjangan Profesi Guru ASN

Komisi E DPRD Jatim memastikan alokasi Rp274 miliar melalui APBD untuk membayar tambahan TPG yang menjadi komponen ...
HEADLINE

Soekarno Cup 2026 Buka Jalan Talenta Muda Menuju Timnas dan Liga Profesional

Soekarno Cup 2026 diikuti 16 provinsi dengan target melahirkan talenta sepak bola yang mampu menembus klub ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta Iuran HUT RI di Kampung Tidak Dipatok, Harus Sukarela

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meminta panitia peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik ...
KRONIK

Bupati Lukman Lepas Kontingen Jamnas XII: Menyala Pramuka Bangkalan!

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, secara resmi melepas Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Minta Aparat Usut Tuntas Jaringan Penadah Pencurian Aset Publik

SURABAYA – Komisi C DPRD Kota Surabaya minta aparat penegak hukum mengusut tuntas jaringan penadah barang bekas ...
EKSEKUTIF

Rijanto: Semangat Pengabdian Leluhur Harus Jadi Landasan Membangun Kabupaten Blitar

BLITAR – Bupati Rijanto menegaskan ziarah ke makam para leluhur dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Blitar (HJB) ...