Minggu
11 Oktober 2026 | 1 : 14

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sambut Baik Sosialisasi Bulog, PAC Talun: Gabah Petani Dibeli Rp 6.500 per-Kg

pdip-jatim-250308-sosialisasi-bulog

BLITAR – Sekretaris PAC PDI Kecamatan Talun Andri Mizan Asrori menyambut baik sosialiasi penyerapan gabah kering panen (GKP) dan beras di rumah makan Kinanti, Talun, Kabupaten Blitar, Jumat (7/3/2025).

Sosialisasi yang dilakukan Bulog itu dihadiri Danramil, Babinsa, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL), serta gabungan kelompok tani (Gapoktan).

Andri yang Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kecamatan Talun tersebut menyambut baik, karena dari sosialisasi itu ada poin kebijakan yang memberikan kepastian harga gabah bagi petani.

Yakni Bulog akan membeli GKP dengan harga Rp 6.500 per kilogram sesuai dengan ketetapan Badan Pangan Nasional (Bapanas).

Menurut Andri, kebijakan tersebut memberikan angin segar bagi petani karena sangat membantu petani sehingga tidak terjebak dalam fluktuasi harga pasar yang kerap merugikan para petani di kala musim panen raya.

“Kami menilai kebijakan ini sangat positif, karena memberikan jaminan harga yang lebih stabil,” ujar Andri pada tim media ini, Sabtu (8/3/2025).

“Namun demikian agar program ini berjalan optimal, pemerintah perlu memastikan sarana dan prasarana pendukung yang memadai, sehingga penyerapan gabah bisa sesuai dengan target,” imbuh kader Banteng tersebut.

Sebagaimana diketahui pemerintah telah menargetkan Bulog untuk menyerap hingga 3 juta ton gabah secara nasional.

Sedangkan untuk wilayah kerja Bulog Cabang Tulungagung, yang mencakup Kabupaten Blitar, Kota Blitar, Kabupaten Tulungagung, ditetapkan target penyerapan gabah sebanyak 39.500 ton.

Andri pun menekankan pentingnya kesiapan Bulog dalam menghadapi puncak panen yang diperkirakan terjadi pada April hingga Mei mendatang.

Karena, kesiapan kapasitas penyimpanan dan penyerapan gabah di gudang Bulog juga berkaitan dengan nasib petani tentang penjualan hasil panen mereka.

“Bulog perlu memastikan kapasitas serapan harian yang sebanding dengan potensi panen di lapangan. Jangan sampai ketika petani memasuki masa panen raya, justru ada kendala dalam penyerapan akibat keterbatasan kapasitas atau teknis lainnya,” kata Andri. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Doding Berharap Padepokan PSHT Karangan Jadi Pusat Pembinaan Karakter dan Persaudaraan

TRENGGALEK – Ketua DPRD Trenggalek Doding Rahmadi berharap pembangunan Padepokan Persaudaraan Setia Hati Terate ...
EKSEKUTIF

Empat Bulan Belum Dioperasi, Eri Cahyadi Pindahkan Pasien Kanker ke RSUD Soewandhie

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meminta percepatan penanganan medis terhadap Dian, warga penyandang ...
LEGISLATIF

Milton Dick Pimpin IPU hingga 2029, Puan Maharani Harap Peran Parlemen Dunia Menguat

TANZANIA – Ketua DPR RI Puan Maharani berharap Milton Dick, yang terpilih sebagai Presiden ke-32 ...
KABAR CABANG

Gedung DPC PDIP Kabupaten Malang Dikembangkan Jadi Rumah Rakyat, Ini Fasilitasnya

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang berencana mengembangkan kantor menjadi Rumah Rakyat dengan fasilitas rumah ...
LEGISLATIF

Krisis Air Petani Tumpang, Zulham Desak Tugu Tirta Bangun Embung atau Sumur Artetis

MALANG – Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang, Zulham Akhmad Mubarok, mendesak Perumda Air Minum ...
UMKM

Kisah Busono Membangun Kemandirian Petani Tembakau Senori

TUBAN — Kiprah kader partai politik tidak melulu soal adu gagasan di panggung kekuasaan. Di sudut Kabupaten Tuban, ...