Jumat
16 Oktober 2026 | 12 : 17

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sidak Komisi D DPRD Surabaya, Tiga Puskesmas 24 Jam Ditemukan Tutup

pdip-jatim-250227-arjuna-riski

SURABAYA – Anggota Komisi D DPRD Surabaya melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah puskesmas pada Selasa (25/2/2025) malam. Hasilnya, tiga puskesmas ditemukan dalam kondisi tertutup, yakni Puskesmas Sidotopo Wetan, Ketabang, dan Peneleh.

Sekretaris Komisi D DPRD Surabaya Arjuna Rizky Dwi Krisnayana mengatakan sidak digelar sebagai tidak lanjut pertemuan komisinya dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya, Senin (24/2/2025).

Dalam hearing, Kepala Dinkes Surabaya Nanik Sukristina mengatakan kalau semua puskesmas telah beroperasi selama 24 jam.

Sehingga dapat melayani pasien dengan maksimal, termasuk pasien BPJS Kesehatan. Khususnya menangani 114 penyakit, yang harus ditangani faskes pertama.

Namun pada kenyataan di lapangan, belum semua puskesmas melayani masyarakat 24 jam dengan maksimal. Misalnya puskesmas Sidotopo Wetan, saat pihaknya datang, ada dua tenaga kesehatan (nakes) yang berjaga.

Meski begitu, puskesmas dalam kondisdpri tertutup. Pintu pagar tertutup rapat dan semua lampu gedung dimatikan.

“Lalu di depan tidak ada papan pemberitahuan terkait informasi layanan buka 24 jam. Jadi percuma, walaupun ada nakes yang berjaga tapi warga nggak tahu kalau puskesmas masih buka,” kata Arjuna di ruang rapat Komisi D DPRD Surabaya, Rabu (26/2/2025).

Kemudian pihaknya menilai petugas yang berjaga belum maksimal. Yakni petugas pendaftaran dilakukan oleh driver ambulans.

Sehingga otomatis, jika ada panggilan penanganan medis di luar, maka secara otomatis layanan pendaftaran tidak dapat ditangani.

“Begitu juga yang terjadi di Puskesmas Peneleh. Kondisinya sama seperti dengan Puskesmas Sidotopo Wetan,” ujarnya.

Berbeda dengan Puskesmas Ketabang. Tidak ada nakes yang stanby 24 jam.

Yang ada hanya petugas jaga. Yakni pelayanan medis diberikan melalui on call, jika ada masyarakat yang datang.

“Ini menjadi catatan penting buat pemkot ya. Segera OPD yang bersangkutan akan kembali kami panggil,” kata politisi PDI Perjuangan tersebut. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Antrean BBM Meluas di Jember, Widarto Kritik Pertamina Tak Transparan

JEMBER – Antrean panjang di sejumlah SPBU Jember belum terjawab penyebabnya. Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto, ...
LEGISLATIF

Keluhan Warga Barat Magetan Tertumpah di Pertemuan Reses Rita Haryati

MAGETAN – Sejumlah warga dari pelbagai desa di Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mengeluhkan kondisi ...
LEGISLATIF

Beri Bantuan Air Bersih di Kaligede Ngawi, Kanang Temukan Pompa Sumur Terkendala Daya Listrik

NGAWI – Musim kemarau panjang memicu kekeringan parah di Kabupaten Ngawi. Berdasarkan data Badan Penanggulangan ...
EKSEKUTIF

Bupati Yani dan PMI Gresik Apresiasi Pendonor Darah yang Telah Donor 50 Kali

GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gresik memberikan ...
LEGISLATIF

Deni Wicaksono Ajak Warga Panggul Trenggalek Jaga Hutan dan Sumber Air

TRENGGALEK – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mengajak masyarakat Kecamatan Panggul, Kabupaten ...
KRONIK

Sasar Panggung Dunia, Gandrung Sewu 2026 Usung Konsep Baru

BANYUWANGI – Pagelaran Gandrung Sewu 2026 yang memasuki tahun ke-14 ditargetkan menyasar panggung dunia. Agenda ...