Sabtu
31 Oktober 2026 | 11 : 10

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Komisi E DPRD Jatim Dukung Keberlanjutan Sekolah Terbuka

pdip-jatim-250104-sub-1

SURABAYA – Puluhan perwakilan Forum Komunikasi Komite Sekolah (FKSS) se-Jawa Timur mendesak pemerintah daerah memberi kepastian hukum bagi keberlanjutan sekolah terbuka di provinsi ini dengan menerbitkan peraturan gubernur (Pergub), sebagaimana yang telah diterapkan di Jawa Barat.

Desakan tersebut terungkap saat bertemu dengan Komisi E DPRD Jatim di gedung dewan, Jalan Indrapura Surabaya, Selasa (11/2/2025).

Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur, Sri Untari Bisowarno, mengaku terkejut dengan keberadaan sekolah terbuka di Jawa Timur yang selama ini luput dari perhatian.

“Dulunya ini program nasional, namun kami baru tahu dari FKSS bahwa masih ada sekitar 400 siswa yang belajar di sekolah terbuka,” kata Untari.

Setelah program nasional sekolah terbuka berakhir tiga tahun lalu, ungkapnya, Dinas Pendidikan Jawa Timur tidak memberikan informasi kepada DPRD terkait kelanjutannya.

Akibatnya, tenaga pengajar di sekolah terbuka kini mengandalkan pendanaan mandiri tanpa bantuan dari pemerintah.

“Ini tidak boleh terjadi. Kami akan mengecek ke Dinas Pendidikan Jawa Timur mengenai nasib sekolah terbuka ini. Secara pribadi, saya menilai sekolah terbuka harus dilanjutkan,” tegas wakil rakyat yang juga Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim itu.

Di Jawa Barat, sebut Untari, ratusan sekolah terbuka tetap berjalan meskipun tanpa pembiayaan dari pemerintah dan tidak menerima dana BOS.

FKSS Jawa Timur bahkan menyatakan kesiapan untuk membantu menyusun draft pergub terkait sekolah terbuka guna memastikan keberlanjutannya.

Sementara itu, menurut Dewan Pengawas FKSS Jawa Timur, Basa Alim Tualeka, keberadaan SMA terbuka di Jawa Barat diatur dalam Pergub Jabar Nomor 74 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan SMA Terbuka.

Regulasi ini menjadi payung hukum bagi 151 SMA negeri dan swasta yang menjadi sekolah induk penyelenggara SMA terbuka di kota dan kabupaten di Jawa Barat.

“Sekolah terbuka sangat membantu masyarakat yang tidak dapat bersekolah di jalur reguler dan berperan dalam meningkatkan aksesibilitas pendidikan,” ujarnya. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Dewanti Rumpoko Dorong Trans Jatim Malang Raya Terintegrasi dengan Angkot, Lindungi Pendapatan Sopir

SURABAYA – Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Dewanti Rumpoko, mendorong integrasi Bus Trans Jatim Koridor II Malang ...
KRONIK

Baguna Ngawi Jenguk Nenek Usia 97 Tahun, Korban Angin Kencang di Kwadungan

NGAWI – Di usianya yang hampir satu abad, Saelah (97 tahun) harus menghadapi kenyataan pahit setelah rumahnya ...
KRONIK

Guru Madin Keluhkan Kesejahteraan, Hj. Ansari Siap Memperjuangkan

PAMEKASAN – Seorang guru madrasah diniyah, Moh. Jufri, menyampaikan keluh kesahnya pada anggota Fraksi PDI ...
KRONIK

Dua Kasus Perusakan Situs Purbakala di Jember, Candra: Belum Ada Kejelasan

JEMBER – Penanganan kasus hilangnya dua batu yoni di Desa Pocangan, Kecamatan Sukowono, dan perusakan situs Gumuk ...
EKSEKUTIF

ASN Pemkab Blitar Diterjunkan dalam Gerakan ASRI, Rijanto Minta Jadi Teladan Masyarakat

BLITAR – Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar diterjunkan dalam Gerakan ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Dorong Anak Muda Trenggalek Jadi Pencipta Gim, Buka Peluang Ekonomi Digital

TRENGGALEK – Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, mendorong generasi muda Trenggalek memanfaatkan peluang ...