Kamis
16 April 2026 | 10 : 56

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Syahrul: Rp 21 Miliar APBD Kota Blitar Dialokasikan untuk Program MBG

pdip-jatim-250206-syahrul-alim

BLITAR – Pemerintah Kota Blitar mengambil langkah strategis dalam mengalokasikan anggaran untuk mendukung program makan bergizi gratis (MBG) yang menjadi prioritas utama.

Upaya itu dilakukan melalui rasionalisasi anggaran di beberapa pos belanja, termasuk pengurangan anggaran perjalanan dinas pejabat dan belanja makan-minum.

Ketua DPRD Kota Blitar, Syahrul Alim, mengungkapkan bahwa sebanyak Rp 21 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Blitar akan dialokasikan untuk program MBG.

“Kita kena refocusing kurang lebih Rp21 miliar nanti di berbagai titik kegiatan kena rasionalisasi,” ujar Syahrul pada tim media ini, Kamis (7/2/2025).

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Blitar ini menjelaskan, salah satu pos anggaran yang mengalami pemotongan adalah anggaran perjalanan dinas pejabat.

Di mana anggaran perjalanan dinas yang sebelumnya mencapai Rp 17 miliar akan dipangkas 50 persen menjadi Rp 8,5 miliar.

“Salah satunya adalah perjalanan dinas bahkan angkanya sudah muncul langsung untuk memangkas 50 persen perjalanan dinas,” jelasnya.

Selain itu, anggaran makan dan minum di Kota Blitar juga bakal mengalami rasionalisasi. Dari total anggaran Rp 25 miliar, dilakukan pemangkasan sebesar Rp 6 miliar.

“Kaitannya memang dengan program makan bergizi gratis, untuk tahun ini pemerintah pusat kekurangan anggaran sekitar Rp 23 triliun, sehingga anggaran Rp 23 triliun itu dibebankan ke pemerintah daerah,” ungkap dia.

Kata Syahrul, evaluasi anggaran diperlukan demi keberlanjutan program MBG.

“Anggaran kaitannya dengan perjalanan dinas, belanja makan minum, belanja pakaian, belanja seminar, dan kajian harus dievaluasi. Karena nanti ada persiapan burden sharing antara daerah dengan APBN,” bebernya.

Meskipun terdapat pemotongan pada beberapa pos anggaran, Pemerintah Kota Blitar berkomitmen untuk memastikan program MBG tetap berjalan dengan baik.

Langkah ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengoptimalkan anggaran untuk mendukung program prioritas yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Pansus DPRD Jatim Soroti Program OPD, Anggaran Besar Belum Tekan Kemiskinan

DPRD Jatim menilai program OPD belum berdampak signifikan terhadap penurunan kemiskinan meski capaian administratif ...
KRONIK

Bupati Lukman Minta BUMD Tingkatkan Kinerja, Topang Perekonomian Daerah

JAKARTA – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, berkomitmen untuk mendorong kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk ...
LEGISLATIF

Indri Dukung Larangan Vape, Soroti Potensi Disalahgunakan untuk Narkotika

Indriani Yulia Mariska mendukung larangan vape karena berpotensi disalahgunakan untuk narkotika dan membahayakan ...
LEGISLATIF

Yordan Soroti Kesenjangan Antarwilayah Jadi Tantangan Utama Pembangunan Jatim

Yordan M Batara Goa menyoroti kesenjangan antarwilayah sebagai tantangan utama pembangunan Jawa Timur dalam RKPD ...
LEGISLATIF

Pastikan Keselamatan Pengendara Jalur Magetan – Sarangan, Diana Sasa Minta Peremajaan Alat Tebang Pohon Bina Marga UPT Madiun

MAGETAN – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jawa Timur melalui Bina Marga UPT Madiun ...
UMKM

Cerita Warsito, Kader Banteng Ngawi Merintis Usaha Greenhouse Anggur

NGAWI – Kesuksesan tidak melulu diukur dari gelimang harta yang melimpah ruah. Menemukan kepuasan batin dalam ...