Sabtu
05 September 2026 | 9 : 27

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Syahrul: Rp 21 Miliar APBD Kota Blitar Dialokasikan untuk Program MBG

pdip-jatim-250206-syahrul-alim

BLITAR – Pemerintah Kota Blitar mengambil langkah strategis dalam mengalokasikan anggaran untuk mendukung program makan bergizi gratis (MBG) yang menjadi prioritas utama.

Upaya itu dilakukan melalui rasionalisasi anggaran di beberapa pos belanja, termasuk pengurangan anggaran perjalanan dinas pejabat dan belanja makan-minum.

Ketua DPRD Kota Blitar, Syahrul Alim, mengungkapkan bahwa sebanyak Rp 21 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Blitar akan dialokasikan untuk program MBG.

“Kita kena refocusing kurang lebih Rp21 miliar nanti di berbagai titik kegiatan kena rasionalisasi,” ujar Syahrul pada tim media ini, Kamis (7/2/2025).

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Blitar ini menjelaskan, salah satu pos anggaran yang mengalami pemotongan adalah anggaran perjalanan dinas pejabat.

Di mana anggaran perjalanan dinas yang sebelumnya mencapai Rp 17 miliar akan dipangkas 50 persen menjadi Rp 8,5 miliar.

“Salah satunya adalah perjalanan dinas bahkan angkanya sudah muncul langsung untuk memangkas 50 persen perjalanan dinas,” jelasnya.

Selain itu, anggaran makan dan minum di Kota Blitar juga bakal mengalami rasionalisasi. Dari total anggaran Rp 25 miliar, dilakukan pemangkasan sebesar Rp 6 miliar.

“Kaitannya memang dengan program makan bergizi gratis, untuk tahun ini pemerintah pusat kekurangan anggaran sekitar Rp 23 triliun, sehingga anggaran Rp 23 triliun itu dibebankan ke pemerintah daerah,” ungkap dia.

Kata Syahrul, evaluasi anggaran diperlukan demi keberlanjutan program MBG.

“Anggaran kaitannya dengan perjalanan dinas, belanja makan minum, belanja pakaian, belanja seminar, dan kajian harus dievaluasi. Karena nanti ada persiapan burden sharing antara daerah dengan APBN,” bebernya.

Meskipun terdapat pemotongan pada beberapa pos anggaran, Pemerintah Kota Blitar berkomitmen untuk memastikan program MBG tetap berjalan dengan baik.

Langkah ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengoptimalkan anggaran untuk mendukung program prioritas yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Pantau Langsung Kebakaran Kawah Ijen, Bupati Ipuk Ajukan Helikopter Water Bombing

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, memantau langsung lokasi kebakaran di Kawsan Pegunungan Ijen, ...
KRONIK

Bupati Fauzi Lantik 4 Kepala OPD, Tekankan Integritas dan Pelayanan Terbaik untuk Rakyat

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, melantik empat pejabat pimpinan tinggi pratama (JPTP) di ...
KABAR CABANG

Formasi Baru Terbentuk, Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Pagerwojo Siap Menangkan Pemilu 2029

TULUNGAGUNG – Pengurus Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Pagerwojo masa bakti 2026-2031 resmi ...
LEGISLATIF

Tambahan Fiskal Rp223 Miliar di P-APBD Jember 2026, PDIP: Apa Manfaat Nyatanya Buat Warga?

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jember mempertanyakan manfaat tambahan ruang fiskal sekitar Rp223,12 ...
OLAHRAGA

Trenggalek Bertekad Tembus 10 Besar Porprov Jatim 2027

KONI Trenggalek menargetkan masuk 10 besar Porprov Jatim 2027 meski anggaran terbatas. Dari 40 atlet yang siap ...
EKSEKUTIF

Tanam Pohon Peringatan Hari Lahir Kejaksaan, Wabup Antok Berharap Srigati Bisa Jadi Agro Wisata

NGAWI – Kejaksaan Negeri Ngawi menanam sejumlah pohon buah di kawasan wisata religi Palereman Srigati, Desa ...