Kamis
04 Juni 2026 | 10 : 53

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Wujudkan Ketahanan Pangan, Bupati Malang Canangkan Gema Tandan Desa

pdip-jatim-250116-gema-tandan-desa

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi turut gencar mendorong ketahanan pangan nasional yang dimulai dari desa swasembada pangan. Upaya itu terwujud dari pencanangan Gerakan Menanam Tanaman Pangan di Desa atau disebut Gema Tandan Desa.

Pencanangan itu dimulai di Desa Wonorejo, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang pada Rabu (15/1/2025) tepat di Hari Desa Nasional 2025. Gema Tandan Desa diawali dengan menanam bibit tanaman cabai, kentang, jagung, singkong, palawija, maupun tanaman lainnya.

Sanusi berharap momen ini dimaknai sebagai semangat baru untuk memperkuat peran desa sekaligus menjadikan desa sebagai subyek pembangunan, pemberdayaan masyarakat, serta pusat pertumbuhan dan kebudayaan daerah.

Dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan di Indonesia, kata Sanusi, dia akan mendorong program swasembada pangan dari lingkup terkecil, di desa.

“Harapannya, desa-desa mampu memproduksi pangan yang beraneka ragam di wilayahnya sendiri, dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam, manusia, sosial, ekonomi, dan kearifan lokal,” terang Sanusi.

Bicara tentang pemenuhan kebutuhan pangan, Sanusi menegaskan jika Kabupaten Malang yang secara administratif terdiri dari 33 kecamatan, 378 desa, dan 12 kelurahan dikaruniai sumber daya alam yang beragam di berbagai sektor.

Ini membawa dampak selama beberapa tahun terakhir. Berbagai produk pangan menurutnya telah mencapai surplus.

Selain tak hanya memenuhi kebutuhan masyarakat Kabupaten Malang saja, bahkan mampu menjadi penyokong kebutuhan beras dan sejumlah produk pangan di Jawa Timur.

“Keberhasilan ini tak lepas dari peran masyarakat desa, baik di sektor pertanian, peternakan, perikanan, maupun sektor lainnya. Di sinilah pentingnya kita mulai membangun ketahanan pangan dari desa,” tegasnya.

Politisi PDI Perjuangan itu berharap kegiatan tersebut tak hanya jadi sekadar seremonial semata, tapi dapat dimonitor dan dievaluasi secara berkelanjutan terkait efektivitas dan kemanfaatannya.

Dengan begitu, pembangunan ini juga meliputi pembangunan kesadaran masyarakat baik sebagai subjek pembangunan, pemberdayaan masyarakat, pusat pertumbuhan ekonomi dan juga kebudayaan lokal yang ada di desa.

“Saya harap kita dapat menguatkan sinergi dan kolaborasi untuk bergotong royong membangun kemandirian desa, guna menjadikan Kabupaten Malang sebagai lumbung pangan dan barometer pertanian di tingkat nasional,” harapnya. (ull/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

PSBI Matangkan Persiapan Liga 4 Jatim, Bidik Prestasi hingga Putaran Nasional

PSBI bersama Asosiasi PSSI dan KONI Kabupaten Blitar mulai mematangkan persiapan menghadapi Liga 4 Jawa Timur 2026. ...
LEGISLATIF

Konflik Galian C di Magetan, DPRD Hentikan Sementara Operasional Tambang demi Redam Gejolak Warga

MAGETAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan mengambil langkah taktis dengan menghentikan ...
EKSEKUTIF

Wabup Kediri Minta Masyarakat Ikut Kawal SPMB 2026, Laporkan Jika Ada Dugaan Pelanggaran

Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa mengajak masyarakat ikut mengawal pelaksanaan SPMB 2026. Pemkab Kediri ...
LEGISLATIF

Anas Karno Ajak Aparatur Kelurahan dan Kecamatan Jaga Profesionalisme Pelayanan

Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya Anas Karno mengajak aparatur kelurahan dan kecamatan menjaga profesionalisme ...
KABAR CABANG

Bulan Bung Karno 2026, DPC Nganjuk Gelar Doa Bersama dan Ziarah Makam Tokoh Partai

NGANJUK – Menyambut bulan Juni yang diperingati sebagai Bulan Bung Karno, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI ...
LEGISLATIF

Widarto: Jika Diperlukan, Perlindungan BPJS bagi ABK Nelayan Bisa Dibiayai Pemerintah

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto menilai perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi ABK nelayan penting karena tingginya ...