Rabu
22 Juli 2026 | 3 : 41

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Wujudkan Ketahanan Pangan, Bupati Malang Canangkan Gema Tandan Desa

pdip-jatim-250116-gema-tandan-desa

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi turut gencar mendorong ketahanan pangan nasional yang dimulai dari desa swasembada pangan. Upaya itu terwujud dari pencanangan Gerakan Menanam Tanaman Pangan di Desa atau disebut Gema Tandan Desa.

Pencanangan itu dimulai di Desa Wonorejo, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang pada Rabu (15/1/2025) tepat di Hari Desa Nasional 2025. Gema Tandan Desa diawali dengan menanam bibit tanaman cabai, kentang, jagung, singkong, palawija, maupun tanaman lainnya.

Sanusi berharap momen ini dimaknai sebagai semangat baru untuk memperkuat peran desa sekaligus menjadikan desa sebagai subyek pembangunan, pemberdayaan masyarakat, serta pusat pertumbuhan dan kebudayaan daerah.

Dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan di Indonesia, kata Sanusi, dia akan mendorong program swasembada pangan dari lingkup terkecil, di desa.

“Harapannya, desa-desa mampu memproduksi pangan yang beraneka ragam di wilayahnya sendiri, dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam, manusia, sosial, ekonomi, dan kearifan lokal,” terang Sanusi.

Bicara tentang pemenuhan kebutuhan pangan, Sanusi menegaskan jika Kabupaten Malang yang secara administratif terdiri dari 33 kecamatan, 378 desa, dan 12 kelurahan dikaruniai sumber daya alam yang beragam di berbagai sektor.

Ini membawa dampak selama beberapa tahun terakhir. Berbagai produk pangan menurutnya telah mencapai surplus.

Selain tak hanya memenuhi kebutuhan masyarakat Kabupaten Malang saja, bahkan mampu menjadi penyokong kebutuhan beras dan sejumlah produk pangan di Jawa Timur.

“Keberhasilan ini tak lepas dari peran masyarakat desa, baik di sektor pertanian, peternakan, perikanan, maupun sektor lainnya. Di sinilah pentingnya kita mulai membangun ketahanan pangan dari desa,” tegasnya.

Politisi PDI Perjuangan itu berharap kegiatan tersebut tak hanya jadi sekadar seremonial semata, tapi dapat dimonitor dan dievaluasi secara berkelanjutan terkait efektivitas dan kemanfaatannya.

Dengan begitu, pembangunan ini juga meliputi pembangunan kesadaran masyarakat baik sebagai subjek pembangunan, pemberdayaan masyarakat, pusat pertumbuhan ekonomi dan juga kebudayaan lokal yang ada di desa.

“Saya harap kita dapat menguatkan sinergi dan kolaborasi untuk bergotong royong membangun kemandirian desa, guna menjadikan Kabupaten Malang sebagai lumbung pangan dan barometer pertanian di tingkat nasional,” harapnya. (ull/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Syaifuddin Zuhri Dorong Turnamen Usia Dini Digelar Rutin untuk Cetak Pesepak Bola Berkualitas

SURABAYA – Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri mendorong turnamen sepak bola usia dini digelar secara rutin ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Gandeng Praktisi, Latih Petani Bikin Pupuk Organik Murah Meriah

BOJONEGORO – Upaya menjaga ketahanan pangan dan merespons tingginya harga pupuk kimia terus dilakukan di daerah. ...
KRONIK

Sambut Bulan Kemerdekaan, Bupati Lukman Pimpin ASN Percantik Kota Bangkalan

BANGKALAN – Menyambut Bulan Kemerdekaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menggerakkan aparatur sipil negara ...
EKSEKUTIF

Pemkab Ngawi Siapkan Regulasi Mengemudi Sepeda Motor bagi Anak Usia 17 Tahun Ke Bawah

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengaku prihatin atas meningkatnya kasus kecelakaan lalu lintas yang ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia Dekat Bandara Dhoho

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lahan calon hotel haji pertama di Indonesia di dekat Bandara ...
LEGISLATIF

Asmadi Minta UMKM Dilibatkan dalam Revitalisasi GOR Ganesha, Pedagang Lama Harus Diprioritaskan

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Asmadi, meminta Pemerintah Kota Batu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, ...