Minggu
01 November 2026 | 2 : 41

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Berbusana Unik di Debat Terakhir, Ganis Janjikan Kolaborasi Global untuk Ekraf Kota Malang

pdip-jatim-241121-samhc-ganis-debat-3

MALANG – Calon Wakil Wali Kota Malang nomor urut 2, Ganis Rumpoko, tampil berbeda dalam debat publik pamungkas Pilkada 2024 yang digelar pada Rabu (20/11/2024) malam.

Mengenakan busana akulturasi budaya Nusa Tenggara Timur (NTT) dan lurik Jawa, Mbak Ganis tak hanya mencuri perhatian dengan penampilannya, tetapi juga dengan visi besar yang ditawarkannya untuk masa depan Kota Malang.

Dalam kesempatan tersebut, Mbak Ganis berkomitmen untuk mendorong pengembangan ekonomi kreatif (ekraf) melalui kolaborasi global, guna menjadikan Malang sebagai pusat ekonomi kreatif yang inovatif dan berdaya saing.

“Kami akan fokus pada kebijakan yang mendorong ekonomi kreatif khususnya inisiasi produk-produk aplikasi dan games,” ujar Ganis.

Ganis juga menekankan, program yang ia tawarkan ini sejalan dengan program Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, yang mengusung pengembangan sektor ekonomi kreatif sebagai salah satu prioritas nasional.

Menurutnya, pengembangan ekonomi kreatif bukan hanya soal menciptakan peluang usaha baru, tetapi juga tentang memperkuat identitas kota dan mendorong inovasi.

“Di Kota Malang, ada gedung Malang Creative Center (MCC) yang di situ sebagai inkubator bagi 17 sub sektor ekraf. Kami akan mendorong hal ini melalui kerja sama dengan kota-kota maju yang ada di dunia,” tambahnya.

Lebih jauh, Ganis mengungkapkan dengan menggandeng kota-kota maju di dunia, Kota Malang dapat membuka peluang ekspansi pasar bagi produk-produk kreatif lokal, seperti aplikasi dan game, yang memiliki potensi untuk bersaing di pasar global.

Pada kesempatan tersebut, Ganis juga menyampaikan meskipun pasangan calon lainnya memiliki pengalaman lebih dalam pemerintahan, dirinya bersama Sam HC menawarkan pendekatan yang baru dan segar dalam menghadapi tantangan yang ada di Kota Malang.

Sebagai informasi, selain mengenakan pakaian akulturasi budaya, penampilan kader PDI Perjuangan ini juga mengenakan baju atasan berwarna putih yang terdapat tanda tangan dari masyarakat yang ditemuinya selama masa kampanye.

Tanda tangan ini, menurut Ganis, merupakan doa dan harapan masyarakat yang ia temui di lapangan.

“Ini adalah doa dan harapan dari masyarakat yang kami temui selama kurang lebih 2 bulan masa kampanye kemarin,” tukasnya. (ull/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Salah Tafsir Kuota Perempuan BPD, Komisi A DPRD Jember Minta Pengisian Dievaluasi

JEMBER – Komisi A DPRD Jember menemukan dugaan salah tafsir penerapan kuota minimal 30 persen keterwakilan ...
LEGISLATIF

Dewanti Rumpoko Dorong Trans Jatim Malang Raya Terintegrasi dengan Angkot, Lindungi Pendapatan Sopir

SURABAYA – Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Dewanti Rumpoko, mendorong integrasi Bus Trans Jatim Koridor II Malang ...
KRONIK

Baguna Ngawi Jenguk Nenek Usia 97 Tahun, Korban Angin Kencang di Kwadungan

NGAWI – Di usianya yang hampir satu abad, Saelah (97 tahun) harus menghadapi kenyataan pahit setelah rumahnya ...
KRONIK

Guru Madin Keluhkan Kesejahteraan, Hj. Ansari Siap Memperjuangkan

PAMEKASAN – Seorang guru madrasah diniyah, Moh. Jufri, menyampaikan keluh kesahnya pada anggota Fraksi PDI ...
KRONIK

Dua Kasus Perusakan Situs Purbakala di Jember, Candra: Belum Ada Kejelasan

JEMBER – Penanganan kasus hilangnya dua batu yoni di Desa Pocangan, Kecamatan Sukowono, dan perusakan situs Gumuk ...
EKSEKUTIF

ASN Pemkab Blitar Diterjunkan dalam Gerakan ASRI, Rijanto Minta Jadi Teladan Masyarakat

BLITAR – Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar diterjunkan dalam Gerakan ...