Senin
02 November 2026 | 8 : 30

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ratusan Petani Rogojampi Minta Ipuk Lanjutkan dan Tingkatkan Program Padat Karya Jaringan Irigasi

PDIP-Jatim-Ipuk-02112024

BANYUWANGI – Program revitalisasi jaringan irigasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi di bawah kepemimpinan Ipuk Fiestiandani, dengan skema Padat Karya telah menjangkau ribuan orang, di antaranya, para petani.

Pada tahun ini, Banyuwangi membangun dan merevitalisasi jaringan irigasi sepanjang 123 kilometer, untuk mendukung ketahanan pangan dan ketersediaan air ke persawahan di Banyuwangi. Dengan rincian 80,081 km pembangunan origasi yang tersebar di 25 kecamatan se-Banyuwangi. Sementara jaringan irigasi yang direhabilitasi sepanjang 43,403 km.

Muhammad Saidi, Ketua HIPPA Desa Watukebo, Kecamatan Rogojampi, mengatakan padat karya pengentasan kemiskinan yang digelontorkan Ipuk sangat membantu petani kurang mampu. Program ini telah terbukti mendongkrak perekonomian petani.

“Program baik ini kami harap terus dilanjutkan dan ditingkatkan,” ujar Saidi, usai pertemuan ratusan petani dari sejumlah wilayah bersama Calon Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, di RTH Karangbendo, Kecamatan Rogojampi, Jumat (1/11/2024).

Selain untuk ekonomi, program padat karya ini sangat bermanfaat bagi lahan-lahan pertanian yang bergantung pada irigasi untuk pasokan airnya.

“Saluran irigasi yang awalnya dangkal terganggu sedimentasi dan kotor, sekarang lebih bersih. Aliran air jadi lancar untuk mengairi sawah,” jelasnya.

Beberapa lokasi pembangunan jaringan irigasi, di antaranya, Kecamatan Blimbingsari 9.6 km, Srono 9,5 km, Songgon 7,2 km, Purwoharjo 3,5 km, dan seluruh kecamatan di Banyuwangi.

Sementara untuk rehabilitasi jaringan irigasi, di antaranya, Cluring sepanjang 1,3 km, Kabat 4,2 km, Purwoharjo 3,9 km, Tegaldlimo 12 km, dan lainnya.

Sementara itu, Cabup Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengatakan bahwa pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan sumber daya air; mengingat air adalah faktor vital bagi pertanian.

Ia mengatakan, selain untuk sektor pertanian, pembangunan dan revitalisasi saluran irigasi juga sebagai upaya pengentasan kemiskinan di Banyuwangi.

Hingga saat ini telah 2.400 orang dilibatkan dalam program padat karya yang terbagi dalam 80 lokus kerja di seluruh Banyuwangi,.

Politisi PDI Perjuangan itu juga menjelaskan bahwa skema ini akan terus diluaskan jangkauannya dengan melibatkan sejumlah instansi lain yang memiliki program padat karya.

“Dengan demikian, tidak hanya pembangunan saja yang didapat, tapi juga bisa berdampak terhadap terbukanya lapangan kerja bagi warga miskin,” ujarnya.

“Meski angka kemiskinan sudah rendah, berbagai hal tetap harus dilakukan sebagai bentuk intervensi. Tentu saja, tujuannya untuk kesejahteraan warga,” tandasnya. (ars/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Renny Pramana: Korban Bencana Butuh Makanan Bergizi, Bukan Sekadar Mengenyangkan

SURABAYA – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Wara Sundari Renny Pramana, menegaskan korban bencana ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Kirim Bantuan Air Bersih untuk Warga Ngasem Terdampak Kekeringan

BOJONEGORO – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro kembali menunjukkan kepedulian dan gotong royong kepada ...
LEGISLATIF

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi Ekonomi, Yuzar Rasyid Minta Warga Ajukan Sanggahan

KEDIRI – Anggota DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid mendorong warga yang mendapati angka desil bantuan sosial tidak ...
HEADLINE

Pimpin Kembali PA GMNI Jatim, Deni Wicaksono Andalkan Digital Sebarkan Gagasan Bung Karno

SURABAYA – Ketua DPD Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur, Deni Wicaksono, ...
LEGISLATIF

Guntur Dorong Paguyuban MC Blitar Samakan Standar Profesionalisme

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Guntur Wahono, mendorong paguyuban pembawa acara atau ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ingatkan Pendataan Digital Bansos Harus Sesuai Kondisi Riil, Bukan Like and Dislike

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengingatkan proses pendataan kependudukan secara digital untuk ...