Jumat
18 September 2026 | 3 : 58

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ratusan Petani Rogojampi Minta Ipuk Lanjutkan dan Tingkatkan Program Padat Karya Jaringan Irigasi

PDIP-Jatim-Ipuk-02112024

BANYUWANGI – Program revitalisasi jaringan irigasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi di bawah kepemimpinan Ipuk Fiestiandani, dengan skema Padat Karya telah menjangkau ribuan orang, di antaranya, para petani.

Pada tahun ini, Banyuwangi membangun dan merevitalisasi jaringan irigasi sepanjang 123 kilometer, untuk mendukung ketahanan pangan dan ketersediaan air ke persawahan di Banyuwangi. Dengan rincian 80,081 km pembangunan origasi yang tersebar di 25 kecamatan se-Banyuwangi. Sementara jaringan irigasi yang direhabilitasi sepanjang 43,403 km.

Muhammad Saidi, Ketua HIPPA Desa Watukebo, Kecamatan Rogojampi, mengatakan padat karya pengentasan kemiskinan yang digelontorkan Ipuk sangat membantu petani kurang mampu. Program ini telah terbukti mendongkrak perekonomian petani.

“Program baik ini kami harap terus dilanjutkan dan ditingkatkan,” ujar Saidi, usai pertemuan ratusan petani dari sejumlah wilayah bersama Calon Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, di RTH Karangbendo, Kecamatan Rogojampi, Jumat (1/11/2024).

Selain untuk ekonomi, program padat karya ini sangat bermanfaat bagi lahan-lahan pertanian yang bergantung pada irigasi untuk pasokan airnya.

“Saluran irigasi yang awalnya dangkal terganggu sedimentasi dan kotor, sekarang lebih bersih. Aliran air jadi lancar untuk mengairi sawah,” jelasnya.

Beberapa lokasi pembangunan jaringan irigasi, di antaranya, Kecamatan Blimbingsari 9.6 km, Srono 9,5 km, Songgon 7,2 km, Purwoharjo 3,5 km, dan seluruh kecamatan di Banyuwangi.

Sementara untuk rehabilitasi jaringan irigasi, di antaranya, Cluring sepanjang 1,3 km, Kabat 4,2 km, Purwoharjo 3,9 km, Tegaldlimo 12 km, dan lainnya.

Sementara itu, Cabup Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengatakan bahwa pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan sumber daya air; mengingat air adalah faktor vital bagi pertanian.

Ia mengatakan, selain untuk sektor pertanian, pembangunan dan revitalisasi saluran irigasi juga sebagai upaya pengentasan kemiskinan di Banyuwangi.

Hingga saat ini telah 2.400 orang dilibatkan dalam program padat karya yang terbagi dalam 80 lokus kerja di seluruh Banyuwangi,.

Politisi PDI Perjuangan itu juga menjelaskan bahwa skema ini akan terus diluaskan jangkauannya dengan melibatkan sejumlah instansi lain yang memiliki program padat karya.

“Dengan demikian, tidak hanya pembangunan saja yang didapat, tapi juga bisa berdampak terhadap terbukanya lapangan kerja bagi warga miskin,” ujarnya.

“Meski angka kemiskinan sudah rendah, berbagai hal tetap harus dilakukan sebagai bentuk intervensi. Tentu saja, tujuannya untuk kesejahteraan warga,” tandasnya. (ars/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

95 Persen Peternak di Lamongan Tak Punya Legalitas, Terkendala Rumitnya Perizinan PBG

LAMONGAN – Berbagai aturan justeru menyulitkan peternak dalam mengakses program pemerintah hingga akses perbankan. ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tak Ingin Bantuan Intan Berhenti di Bansos, Dorong Usaha Menjahit

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi tak ingin bantuan kepada Intan, ibu yang menjadi tulang punggung keluarga ...
KRONIK

Hari Kesadaraan Nasional, Bupati Ipuk: Birokrat Harus Peka

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, memimpin upacara peringatan Hari Kesadaran Nasional (HKN) di ...
KRONIK

Sadarestuwati: Padi MSP 65 Bisa Jadi Salah Satu Solusi Swasembada Pangan

JOMBANG – Padi MSP 65 atau GP 65 Bogor yang dikembangkan di lahan demplot Kabupaten Jombang menunjukkan hasil di ...
HEADLINE

Padi MSP 65 Panen 10 Ton per Hektare di Jombang, Ganjar Minta Uji Coba 3-4 Kali

JOMBANG – Padi GP 65 Bogor atau MSP 65 yang diuji coba di Kabupaten Jombang mencatat hasil panen rata-rata sekitar ...
HEADLINE

Wabup Ngawi Terus Pantau Kebakaran Lereng Utara Lawu, Sekat Bakar Dibuat untuk Melokalisir Api

NGAWI – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lereng utara Gunung Lawu wilayah Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, ...