Jumat
16 Oktober 2026 | 4 : 08

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ini Alasan Ibunda Ketua PCNU Kabupaten Kediri Dukung Dhito-Dewi di Pilkada 2024

pdip jatim 241017 nyai bad 1

KEDIRI – Pengasuh Pondok Pesantren Al-Badrul Falah, Ploso, Kabupaten Kediri Nyai Lailatul Badriyah menyatakan dukungan penuh terhadap calon bupati-wakil bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana-Dewi Mariya Ulfa di Pilkada 2024.

Nyai Bad yang merupakan Ibunda dari Ketua PCNU Kabupaten Kediri menjelaskan alasan atas dukungan tersebut tak lepas dari perhatian Mas Dhito terhadap lingkungan pondok pesantren Ploso. Terutama janji atas pembangunan Jembatan Ngadi sebagai akses bagi kalangan santri.

“Ini pilihan saya. Saya tidak nurut siapa-siapa sama sekali. Saya yakin mendukung Mas Dhito karena kalah dengan janji (Jembatan Ngadi),” katanya, di Hotel Grand Surya, Rabu (16/10/2024) sore.

Lebih lanjut, Nyai Bad mengatakan program yang digagas Mas Dhito menjabat sebagai Bupati Kediri di periode pertama telah dapat dirasakan masyarakat terutama kalangan santri. Padahal, di Kabupaten Kediri terdapat sekitar 200 pondok pesantren.

“Sudah teruji lima tahun merasakan dukungan (Mas Dhito) kepada kita. Mas Dhito memiliki roso dengan santri yang begitu banyaknya,” kata Nyai Bad.

Di periode pertama, Mas Dhito berkomitmen memberikan program bantuan sosial, pelatihan keterampilan kepada santri, hingga menyalurkan insentif bagi guru madin.

Begitupun dengan pembangunan Jembatan Ngadi sebagai akses penghubung wilayah di sekitar pondok.

Untuk itu, Nyai Bad berharap program-program yang bermanfaat dan menyentuh ke masyarakat tersebut supaya terus dilanjutkan jika Mas Dhito kembali terpilih di Pilkada serentak 2024 mendatang. “Mudah-mudahan Mas Dhito akan selalu seperti itu,” harapnya.

Tidak hanya Nyai Bad, dukungan secara kompak itu juga diberikan segenap para nyai dan nawaning se-Kabupaten Kediri. Pengasuh Pondok Pesantren Taman Santri Ar-Rahman Iza Nurul Fitria menyebut, dukungan itu tak lepas dari perhatian Mas Dhito terhadap lingkup pondok pesantren.

“Bagi kami itu yang bisa mengayomi, bisa memikirkan bagaimana keberadaan dan perkembangan lingkup pondok pesantren,” terangnya.

Menanggapi dukungan para nyai dan nawaning, Mas Dhito mengatakan dukungan itu merupakan suatu kehormatan baginya. Dukungan itupun menjadi bukti nyata kedekatannya dengan lingkungan pondok pesantren.

Dengan dukungan itu, pihaknya juga mendapat amanah terkait program-program yang selama ini telah dijalankan supaya dilanjutkan di periode kedua.

Seperti insentif guru keagamaan yang sebelumnya telah disalurkan 8.700 penerima, pemerataan bantuan sosial, dan melatih kemandirian para santri.

“Itu yang paling mendasar. Kebutuhan untuk pondok pesantren,” tegasnya. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Pantau Pasar Tradisional, Wabup Antok Minta Dinas Cari Strategi Stabilkan Harga Daging Ayam

NGAWI – Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait mencari strategi ...
LEGISLATIF

Data Desil Bansos Bermasalah, Sri Untari Dorong Pemutakhiran Lebih Cepat

JAKARTA – Ketidakakuratan data kesejahteraan dan lambatnya pemutakhiran berisiko membuat bantuan sosial (bansos) ...
EKSEKUTIF

344 Koperasi Desa Merah Putih di Kediri Harus Kantongi SLF Sebelum Beroperasi

KEDIRI – Pemerintah Kabupaten Kediri memastikan 344 unit Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) yang telah disiapkan ...
KRONIK

Perhatikan Nasib Ibu Saena dan Delapan Anaknya, Hakim: Kami Bantu Fasilitasi Pendidikan Mereka

BANGKALAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bangkalan, Nur Hakim, memberikan perhatian terhadap kondisi ibu ...
KRONIK

Kukuhkan 66 Kepala Sekolah, Bupati Lukman Tekankan Integritas dan Mutu Pendidikan

BANGKALAN – Kepala sekolah bukan sekadar menduduki jabatan struktural, tetapi juga memegang tanggung jawab besar ...
KRONIK

Sambut Hari Santri, Pemkab Banyuwangi Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk 28 Ribu Santri

BANYUWANGI – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026 yang jatuh setiap tanggal 22 Oktober, Pemerintah ...