Sabtu
05 September 2026 | 9 : 22

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ngopi Bareng Milenial Ngawi, Bu Risma Optimis Pertanian Kian Diminati Pemuda

IMG-20241014-WA0087_copy_800x516

NGAWI – Agenda silaturahmi calon Gubernur Jawa Timur nomor urut tiga, Tri Rismaharini di Kabupaten Ngawi mempertemukan para kaum milenial dengan calon pemimpinnya. Agenda itu dikemas dengan acara ngopi bareng di Alas Kafe, pada Senin (14/10/2024).

Puluhan anak-anak muda berkumpul menyambut kedatangan Bu Risma. Ada dari petani milenial, konten kreator, dan sejumlah organisasi kepemudaan yang ada di Kabupaten Ngawi.

Acara ngopi bareng itu berlangsung dengan santai. Bu Risma yang kaya akan pengalaman di berbagai bidang, memompa semangat anak-anak muda Ngawi. Kader PDI Perjuangan yang pernah menjadi Menteri Sosial tersebut menceritakan perjalanan meniti karirnya.

Dalam sebuah kesempatan, Bu Risma terlihat bercengkrama dengan komunitas petani milenial. Pada kesempatan itu, para petani muda tersebut mengenalkan sejumlah produk pertanian unggulan yang dihasilkan oleh petani muda kreatif tersebut.

Soal masa depan dan regenerasi petani di Ngawi, Bu Risma bilang tidak menjadikan hal itu sebagai soal. Sebab, perkara tersebut telah terselesaikan di tangan Ony Anwar Harsono dan Dwi Rianto Jatmiko, saat memimpin Kabupaten Ngawi.

“Masalah petani milenial sudah terselesaikan oleh Pak Ony-Antok. Banyak pemuda di Ngawi kini tertarik dengan pertanian, dan itu hasilnya sangat luar biasa,” ucap Bu Risma.

Bu Risma yang maju di Pilgub Jatim berpasangan dengan Gus Hans tersebut optimis, apabila generasi muda terjun ke dunia pertanian akan memiliki hasil yang jauh luar biasa, ketimbang generasi sebelumnya.

Menurut Bu Risma, anak-anak muda yang terjun di dunia pertanian memiliki pengetahuan dan inovasi serta kreativitas. Sehingga produk yang dihasilkan pun bisa lebih luar biasa.

“Sebenarnya, kalau kita bisa rangkul milenial untuk menjadi petani, hasilnya justru lebih luar biasa. Karena mereka memiliki ilmu, punya komunikasi yang luas,” kata Bu Risma.

Soal ketakutan dengan tidak adanya regenerasi petani, menurut Bu Risma hal itu tidak perlu dicemaskan lagi. Sebab, Kabupaten Ngawi dapat membuktikan, generasi mudanya tidak segan untuk mulai bertani.

“Jadi, ketakutan soal tidak adanya regenerasi petani, di Ngawi dapat dibuktikan berkat Pak Ony dan Pak Antok, bahwa ketakutan itu tidak benar (ada regenerasi petani milenial),” pungkas cagub Tri Rismaharini. (and/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Banyuwangi Gelar “Festival Literasi Using”, Upaya Lestarikan Bahasa Daerah

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menggelar Festival Literasi Using. Ajang ini menjadi cara ...
LEGISLATIF

Model Malang Berhasil, Untari Akan Perluas Pelestarian Aksara Jawa ke Seluruh Sekolah di Jatim

MALANG – Keberhasilan penerapan model pembelajaran dan pelestarian aksara Jawa di sejumlah sekolah di Malang ...
KRONIK

Waktu Tinggal Tiga Bulan, Widarto Pesimistis APBD Jember 2026 Terserap Optimal

JEMBER – Tambahan ruang fiskal Kabupaten Jember mencapai ratusan miliar rupiah. Namun, waktu untuk membelanjakannya ...
KRONIK

Di Tempat Hasto Dilahirkan, Demokrasi Dibicarakan Lewat Gamelan dan Tarian

YOGYAKARTA – Tidak ada kemewahan ruang pertemuan hotel. Tidak ada pendingin udara yang membuat suasana malam terasa ...
LEGISLATIF

Puan Dukung Penegakan Hukum 21 Badan Usaha Terkait Karhutla, Minta Prosesnya Transparan

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendukung langkah Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) melakukan penegakan hukum ...
KRONIK

Hasto Ingatkan Ancaman Populisme Otoriter, Dorong Lima Agenda Ketahanan Demokrasi

YOGYAKARTA – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengingatkan menguatnya populisme otoriter dapat ...