Jumat
23 Oktober 2026 | 2 : 09

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tak Mau Obral Program Fantastis di Pilbup Kediri, Mas Dhito Lebih Pilih yang Realistis

pdip-jatim-240924-dhito-dewi-02

KEDIRI – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana – Dewi Maria Ulfa menegaskan dalam pencalonannya di Pilkada 2024, keduanya sepakat mengusung program yang dapat direalisasikan untuk kepentingan masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan calon bupati petahana yang akrab disapa Mas Dhito ini melalui pidatonya di acara rapat pleno terbuka pengundian dan penetapan nomor urut pasangan calon bupati dan wakil bupati Kediri yang diselenggarakan oleh KPU di Gedung Bagawanta Bhari, Senin (23/9/2024) malam.

“Kami tidak (mau) membuat sesuatu yang fantastis tapi kami membuat program yang bisa direalisasikan,” kata Mas Dhito.

Prinsip tersebut menjadi sikap politik Mas Dhito dan pasangannya Dewi Mariya Ulfa atau Mbak Dewi. Keduanya tidak menginginkan hanya untuk kepentingan mendulang suara dalam Pilkada, program yang diusung justru nantinya sulit terealisasi.

Pasca pengundian dan penetapan nomor urut tersebut, sebagaimana jadwal kampanye yang ditentukan KPU, mulai 25 September 2024, Mas Dhito bersama Mbak Dewi akan kembali turun ke bawah untuk menyerap persoalan di masyarakat.

Sehingga program yang diusung di periode kedua nantinya sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Kami menyusun program berdasarkan kebutuhan masyarakat bukan berdasarkan keinginan atau kepentingan elektoral semata,” ujarnya.

Menurut Mas Dhito sebagai seorang calon pemimpin tidak sepatutnya mengobral janji hanya untuk meraih simpati rakyat. Namun sebaliknya, calon kepala daerah dituntut untuk dapat memberikan bukti capaian atas program yang diusung.

“Kalau bilang saya akan, saya akan, itu mudah. Yang sulit itu saya sudah dan saya akan pertahankan,” tegasnya.

Di sisi lain, terkait pengundian nomor urut pasangan calon di Pilkada Kabupaten Kediri 2024, pasangan Mas Dhito – Mbak Dewi mendapatkan nomor urut 2. Dikatakan Mas Dhito, angka 2 menjadi simbol keberlanjutan pasangan ini untuk kembali memimpin Kabupaten Kediri.

“Alhamdulillah hari ini kami mendapatkan nomor dua, yang artinya dua periode,” terangnya.

Pun begitu, menurut Mas Dhito, angka dua juga melambangkan sila ke-2 pancasila yang berarti seorang pemimpin harus bersikap adil dan beradab. Dengan demikian, pihaknya berharap dapat menjunjung keadilan di Kabupaten Kediri. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Terima Aliansi Ulama Jatim, Yordan Pastikan Kawal Aspirasi hingga ke Pusat

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Yordan M. Batara-Goa, menegaskan akan mengawal ...
KABAR CABANG

Kebakaran TPA Supit Urang, Kader PDIP Kota Malang Salurkan Masker dan Air Minum

Kader PDI Perjuangan Kota Malang menyalurkan masker bagi warga dan air minum untuk petugas pemadam kebakaran di ...
LEGISLATIF

Reses Fery Sudarsono, Warga Curhat Soal PJU hingga Nasib BKK Desa

MADIUN – Minimnya penerangan jalan umum (PJU), persoalan infrastruktur, hingga ketergantungan desa terhadap Bantuan ...
KRONIK

Kisruh Poktan Maju Makmur, Candra Dorong Regenerasi Kepengurusan Sesuai Mekanisme

JEMBER – Penetapan kepengurusan Kelompok Tani Maju Makmur di Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, menjadi salah satu ...
KRONIK

Dorong Ekonomi Berbasis Masjid, Banyuwangi Latih 150 Takmir Kembangkan Masjid Affiliate

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi mendorong masjid menjadi pusat pemberdayaan ekonomi ...
KRONIK

Ini, Tiga Pesan Bupati Lukman pada Peringatan Hari Santri dan Wisuda Tahfidz Juz 30

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, berharap peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 tidak sekadar ...