Rabu
14 Oktober 2026 | 5 : 12

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bacabup Jember Hendy Siswanto: Kotak Kosong Saat Dibuka Ada Gambar Bantengnya!

pdip-jatim-240828-konsolidasi-akbar-jember-2

JEMBER – Calon bupati petahana, Hendy Siswanto mengapresiasi kegigihan kandidat calon bupati lainnya pada kontestasi Pilkada Jember 2024 yang bisa mendapatkan sejumlah dukungan partai politik.

Terkait itu, Hendy pun menyinggung wacana kotak kosong dalam Pilkada Jember 2024. Menurutnya, wacana itu dianggap sebagai sikap terburu-buru.

Sebab masih ada satu partai yang belum mereka memastikan dukungan, yakni PDI Perjuangan. Dengan turunnya rekom DPP PDI Perjuangan kepada Hendy, wacana kotak kosong di Kabupaten Jember itu pun tak terjadi.

Baca juga: Petahana Cabup Jember Hendy Siswanto Resmi Kader PDI Perjuangan

Hal itu disampaikan Hendy dalam pidatonya usai dikukuhkan sebagai kader Banteng saat acara konsolidasi akbar keluarga besar PDI Perjuangan Kabupaten Jember di Kawasan Seven Dream City, Rabu (28/8/2024).

“Terburu-buru mengambil sikap, dianggapnya ada kotak kosong. Begitu dibuka, kotak kosongnya malah ada gambar banteng di dalamnya,” kata Hendy disambut sorakan dan tepukan tangan meriah kader Banteng yang hadir di acara itu.

Oleh karena itu agar demokrasi di Kabupaten Jember tetap berjalan, Hendy mengajak seluruh kader dan simpatisan PDI Perjuangan bersemangat memenangkan secara mutlak kontestasi Pilkada 2024.

“Kembali melanjutkan program pembangunan yang sudah direncanakan, adalah jalan mensejahterakan kaum marhaen. Siap,” teriaknya.

Sebagaimana diketahui, di era kepemimpinan Bupati Hendy 668.362 bantuan sembako tersalurkan, kemudian bantuan honor guru ngaji 22.000 dan penyaluran 25.897 kepada penerima beasiswa.

Tak cukup itu untuk proyek pembangunan infrasturktur 2.499 titik penerangan jalan umum, dan sampai tahun 2023 sepanjang 1288 km sudah diselesaikan sehingga jalan rusak di Kabupaten Jember terus berkurang.

Dalam sambutannya, Hendy juga mengajak seluruh pengurus serta simpatisan PDIP Jember untuk terus mengingat arti filosofis kata kaum marhaen yang melekat kuat di partai berlambang banteng itu.

Kaum Marhaen adalah simbol dari “wong cilik” atau rakyat kecil yang hidup sederhana, berjuang dengan gigih untuk memenuhi kehidupan. Tapi sering kali terpinggirkan dalam arus pembangunan, marhaen adalah tulang punggung bangsa ini.

Di tengah dinamika zaman saat ini, lanjut dia, tantangan kaum marhaen juga semakin kompleks. Namun semangat dalam nilai-nilai marhaenisme tetap relevan dan menjadi panduan bersama.

“Mari bersama-sama berkomitmen untuk memperjuangkan hak kaum marhaen serta memastikan pembangunan yang dilakukan adalah pembangunan yang inklusif dan berkeadilan,” ajak Hendy. (art/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Bantu Warga Terdampak Kekeringan, Nur Hakim PDIP Distribusikan Air Bersih

BANGKALAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Bangkalan, Nur Hakim, menyalurkan bantuan air bersih pada ...
KRONIK

Dugaan Pungli Lahan Perhutanan Sosial, DPRD Jember Minta Dinas Kehutanan Jatim Buka Data KHDPK

JEMBER – Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Jember, Candra Ary Fianto, meminta Cabang Dinas Kehutanan Jawa Timur membuka ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Sumenep Beri Catatan atas Alokasi Belanja di APBD 2027

SUMENEP – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Sumenep memberikan sejumlah catatan terhadap rancangan APBD 2027, ...
LEGISLATIF

Deni Wicaksono Ajak Warga Trenggalek Rawat Toleransi untuk Perkuat Pembangunan Daerah

TRENGGALEK – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mengajak masyarakat Trenggalek terus memupuk toleransi dan ...
SEMENTARA ITU...

Sanusi Dorong TMMD Berlanjut Tiap Tahun, Pemerataan Infrastruktur Desa Jadi Prioritas

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi mendorong program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) terus berlanjut setiap tahun ...
LEGISLATIF

Sri Untari Dukung Wacana Penghapusan Kenaikan Kelas Otomatis, Kompetensi Siswa Harus Terukur

SURABAYA – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno menyambut positif wacana penghapusan sistem kenaikan ...