Jumat
04 April 2025 | 6 : 28

Terlibat dalam Upaya Pengendalian Karhutla, Sanusi Kukuhkan Masyarakat Peduli Api Wonosantri

pdip-jatim-240820-mpa-wonosantri-1

MALANG – Bupati HM Sanusi mengukuhkan Masyarakat Peduli Api (MPA) Wonosantri dan Penandaan Batas Areal Persetujuan Pengelolaan Perhutanan Sosial KTH Wonosantri Abadi, di Areal Perhutanan Sosial KTH Wonosantri Abadi, Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Selasa (20/8/2024).

Sanusi mengatakan, pengukuhan MPA ini tidak lain sebagai wujud keterlibatan aktif masyarakat dalam mendukung upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Oleh karena itu, saya mengucapkan selamat bertugas kepada saudara sekalian yang dikukuhkan sebagai Masyarakat Peduli Api pada hari ini,” ucap Sanusi.

“Sebab, saudara sekalian memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesadaran serta tanggung jawab masyarakat sekitar sekaligus memberikan pengetahuan untuk menjaga kelestarian hutan dan lingkungan,” sambung dia.

Bupati yang akrab disapa Abah Sanusi itu menyambut baik sekaligus menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memfasilitasi, bersinergi, dan berkolaborasi dalam kegiatan pengukuhan MPA Wonosantri dan penandaan Batas Areal Persetujuan Pengelolaan Perhutanan Sosial KTH Wonosantri Abadi.

“Semoga pertemuan kita pada hari ini dapat membawa manfaat, utamanya dalam mewujudkan tata kelola hutan yang berkelanjutan, dan juga dalam upaya mengatasi masalah kebakaran serta kerusakan hutan dan lahan melalui skema perhutanan sosial,” harapnya.

Hutan sebagai modal pembangunan nasional, terang dia, juga memiliki manfaat yang nyata dalam menunjang kehidupan dan penghidupan masyarakat, baik manfaat ekologi, sosial budaya, maupun ekonomi.

“Tentu kita sepakat bahwa hutan sebagai kekayaan alam yang tak ternilai harganya, selayaknya kita pandang sebagai karunia sekaligus amanah dari Tuhan Yang Maha Esa untuk dapatnya kita syukuri, kelola, lindungi, dan manfaatkan secara berkesinambungan untuk generasi sekarang dan generasi yang akan datang,” tutur Sanusi.

Bupati berharap, kegiatan ini dapat memberikan kesepahaman dan persamaan persepsi bagi seluruh pihak yang terlibat dalam pengelolaan perhutanan sosial KTH Wonosantri Abadi. Khususnya terkait penandaan batas areal sebagaimana telah ditetapkan dan disetujui bersama.

“Mudah-mudahan dengan fasilitasi, pembinaan, dan pendampingan lebih lanjut dari Bapak dan Ibu sekalian, kita dapat bersama-sama mewujudkan tujuan perhutanan sosial. Yaitu pemerataan ekonomi dan mengurangi ketimpangan melalui tiga pilar; lahan, kesempatan usaha, dan sumber daya manusia,” ucapnya. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Tradisi Keluarga Jelang Puasa dan Pasca Lebaran, Megawati Nyekar Makam Ayahandanya, Bung Karno

BLITAR – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri berziarah atau nyekar ke makam Presiden pertama Republik ...
KRONIK

Open House Bupati Banyuwangi, Sejumlah Teman Difabel Berbagi Inspirasi Kesuksesan

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menggelar open house di Pendopo Sabha Swagatha, Kamis ...
KRONIK

Catat, Ini Tanggal dan Tempat Gelaran Festival Ketupat Sumenep 2025

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep akan menggelar Festival Ketupat 2025 pada Senin, 7 April 2025, di ...
KRONIK

Diaspora Banyuwangi Kumpul Harumkan Tanah Kelahiran dan Kuatkan Solidaritas

BANYUWANGI – Ratusan perantau asal Banyuwangi berkumpul melepas kangen akan tanah kelahiran dalam Festival Diaspora ...
HEADLINE

Kada PDI Perjuangan yang Absen di Retret Gelombang I, Megawati Instruksikan Ikut Gelombang II

JAKARTA – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri memerintahkan para kepala daerah dari partai berlambang ...
KRONIK

Rencana Pertemuan Megawati-Prabowo, Jubir PDI Perjuangan: Bicarakan Masalah Bangsa

JAKARTA – Hubungan personal Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Presiden Prabowo Subianto dinilai ...