Jumat
12 Juni 2026 | 4 : 59

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Haul Akbar dan Jamasan Pusaka, Bupati Fauzi Ajak Generasi Muda Mencintai, Melestarikan Keris

PDIP-Jatim-Bupati-Fauzi-15072024

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep bersama Pelestari Budaya Leluhur Desa Aeng Tong-tong “Pelar Agung” menggelar Haul dan Jamasan Pusaka Keraton Sumenep dan Pusaka Leluhur desa setempat, Senin (15/7/2024).  

Kegiatan tersebut melibatkan lintas generasi, mulai para empu, tokoh agama dan tokoh masyarakat. Selain itu, juga hadir ratusan siswa sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).

“Siswa mengikuti Haul dan Jamasan sebagai salah satu cara memperkenalkan warisan budaya para leluhur supaya mereka mencintai, merawat serta melestarikan keris,” ujar Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, seusai acara Haul dan Jamasan Pusaka, di Asta Buluk Agung Desa Aeng Tong-tong Kecamatan Saronggi, Senin (15/7/2024).

Menurut Bupati Fauzi, pelajar atau generasi muda yang mencintai keris akan berdampak positif kepada regenerasi para empu (pembuat keris). Dengan begitu, keberadaan empu tetap bertahan hingga kapanpun. 

“Karena itulah, para empu, sesepuh dan pelaku keris, utamanya di Desa Aeng Tong-tong, senantiasa menularkan ilmu dan keahliannya kepada generasi muda di desanya, demi melestarikan tradisi luhur kepada generasi muda sebagai penerus,” jelasnya.

Bupati Fauzi juga menyatakan, untuk melestarikan pusaka keris pemerintah daerah telah menetapkan Kabupaten Sumenep sebagai Kota Keris pada 2014, serta menobatkan Desa Aeng Tong-tong sebagai desa keris pada 2018. 

“Desa Aeng Tong-tong sebagai desa wisata keris menunjukkan bahwa desa ini memiliki keistimewaan yang tiada duanya, dan perlu dijaga eksistensinya secara bersama-sama,” tutur politisi PDI Perjuangan itu.

Tradisi jamasan keris pusaka keraton dan pusaka leluhur Desa Aeng Tong-tong menggunakan tujuh sumber mata air kuno, yang berada di tiga titik, di antaranya, Taman Sare Keraton, Kecamatan Lenteng dan Kecamatan Saronggi.  

Sementara itu, Empu Keris Paguyuban Pelar Agung, Ika Arista, mengatakan bahwa kegiatan tersebut melibatkan siswa agar bisa melihat langsung proses penjamasan keris dalam menjaga dan merawat pusaka yang telah dilakukan oleh leluhurnya.  

“Semoga, kegiatan ini memberikan pengetahuan kepada siswa tentang merawat pusaka keris sebagai salah satu budaya warisan leluhur,” ujarnya. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Warga Panekan Magetan Sampaikan Aneka Aspirasi, dari Bantuan Unggas hingga Pelatihan Wirausaha

MAGETAN – Jeda masa persidangan (reses) ke IV masa sidang ke II Tahun 2026 DPRD Magetan, dimanfaatkan Plt Ketua ...
UMKM

BUMDes Pelangkidul Ngawi Jajal Peluang Sektor Hortikultura, Kembangkan Melon Greenhouse

NGAWI – Program ketahanan pangan berbasis hortikultura yang dikembangkan BUMDes Mekarsari Desa Pelang Kidul, ...
LEGISLATIF

Sengketa Perbatasan Jember-Banyuwangi Hambat Petani, Tabroni Minta Segera Diselesaikan

Anggota Komisi A DPRD Jember Tabroni mendesak penyelesaian batas wilayah Jember-Banyuwangi. Sengketa yang belum ...
LEGISLATIF

Khamim Tohari Ingatkan Sekda Kota Batu Terpilih Jaga Independensi dan Profesionalisme Birokrasi

Anggota DPRD Kota Batu Khamim Tohari mengingatkan Sekda Kota Batu yang akan terpilih agar menjaga independensi ...
KRONIK

Disperinaker Bangkalan Gelar Job Fair 2026, Bupati Lukman Dorong Penurunan Angka Pengangguran

BANGKALAN – Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Bangkalan menggelar Job Fair 2026. Hal ...
KABAR CABANG

Panen Perdana Posko Pangan, PDIP Jombang Targetkan Ekspansi di 21 Kecamatan

JOMBANG – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jombang menargetkan pembentukan posko pangan di seluruh atau 21 kecamatan di ...