Minggu
01 November 2026 | 9 : 53

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Haul Akbar dan Jamasan Pusaka, Bupati Fauzi Ajak Generasi Muda Mencintai, Melestarikan Keris

PDIP-Jatim-Bupati-Fauzi-15072024

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep bersama Pelestari Budaya Leluhur Desa Aeng Tong-tong “Pelar Agung” menggelar Haul dan Jamasan Pusaka Keraton Sumenep dan Pusaka Leluhur desa setempat, Senin (15/7/2024).  

Kegiatan tersebut melibatkan lintas generasi, mulai para empu, tokoh agama dan tokoh masyarakat. Selain itu, juga hadir ratusan siswa sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).

“Siswa mengikuti Haul dan Jamasan sebagai salah satu cara memperkenalkan warisan budaya para leluhur supaya mereka mencintai, merawat serta melestarikan keris,” ujar Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, seusai acara Haul dan Jamasan Pusaka, di Asta Buluk Agung Desa Aeng Tong-tong Kecamatan Saronggi, Senin (15/7/2024).

Menurut Bupati Fauzi, pelajar atau generasi muda yang mencintai keris akan berdampak positif kepada regenerasi para empu (pembuat keris). Dengan begitu, keberadaan empu tetap bertahan hingga kapanpun. 

“Karena itulah, para empu, sesepuh dan pelaku keris, utamanya di Desa Aeng Tong-tong, senantiasa menularkan ilmu dan keahliannya kepada generasi muda di desanya, demi melestarikan tradisi luhur kepada generasi muda sebagai penerus,” jelasnya.

Bupati Fauzi juga menyatakan, untuk melestarikan pusaka keris pemerintah daerah telah menetapkan Kabupaten Sumenep sebagai Kota Keris pada 2014, serta menobatkan Desa Aeng Tong-tong sebagai desa keris pada 2018. 

“Desa Aeng Tong-tong sebagai desa wisata keris menunjukkan bahwa desa ini memiliki keistimewaan yang tiada duanya, dan perlu dijaga eksistensinya secara bersama-sama,” tutur politisi PDI Perjuangan itu.

Tradisi jamasan keris pusaka keraton dan pusaka leluhur Desa Aeng Tong-tong menggunakan tujuh sumber mata air kuno, yang berada di tiga titik, di antaranya, Taman Sare Keraton, Kecamatan Lenteng dan Kecamatan Saronggi.  

Sementara itu, Empu Keris Paguyuban Pelar Agung, Ika Arista, mengatakan bahwa kegiatan tersebut melibatkan siswa agar bisa melihat langsung proses penjamasan keris dalam menjaga dan merawat pusaka yang telah dilakukan oleh leluhurnya.  

“Semoga, kegiatan ini memberikan pengetahuan kepada siswa tentang merawat pusaka keris sebagai salah satu budaya warisan leluhur,” ujarnya. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Renny Pramana: Korban Bencana Butuh Makanan Bergizi, Bukan Sekadar Mengenyangkan

SURABAYA – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Wara Sundari Renny Pramana, menegaskan korban bencana ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Kirim Bantuan Air Bersih untuk Warga Ngasem Terdampak Kekeringan

BOJONEGORO – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro kembali menunjukkan kepedulian dan gotong royong kepada ...
LEGISLATIF

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi Ekonomi, Yuzar Rasyid Minta Warga Ajukan Sanggahan

KEDIRI – Anggota DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid mendorong warga yang mendapati angka desil bantuan sosial tidak ...
HEADLINE

Pimpin Kembali PA GMNI Jatim, Deni Wicaksono Andalkan Digital Sebarkan Gagasan Bung Karno

SURABAYA – Ketua DPD Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur, Deni Wicaksono, ...
LEGISLATIF

Guntur Dorong Paguyuban MC Blitar Samakan Standar Profesionalisme

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Guntur Wahono, mendorong paguyuban pembawa acara atau ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ingatkan Pendataan Digital Bansos Harus Sesuai Kondisi Riil, Bukan Like and Dislike

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengingatkan proses pendataan kependudukan secara digital untuk ...