Kamis
13 Agustus 2026 | 10 : 46

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Begini, Pesan Novita dalam Memaknai Peringatan Hari Lahir Pancasila

pdip-jatim-240602-novita

TRENGGALEK – Ketua Tim Penggerak PKK Trenggalek, Novita Hardini, SE., ME., mengajak seluruh elemen bangsa mengenal lebih dalam Pancasila. Tidak hanya huruf perhuruf atau butir-butir sila yang termaktub melainkan makna yang lebih dalam lagi.

Sebagai sosok perempuan berpengaruh di kabupaten yang menamai dirinya TGX Shoutern Paradise itu, Novita menyampaikan perlunya mendidik generasi muda untuk paham literasi, paham maknanya fundamental bernegara yang landasannya harus menggunakan Pancasila.

“Jadi kita mengenal Pancasila lebih dalam, tidak hanya huruf mati saja yang selalu kita peringati setiap 1 Juni,” kata Novita, di sela upacara memperingati Hari Lahir Pancasila, yang dipimpin Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, Sabtu (1/6/2024).

Jadi, tambah dia, Pancasila itu ada rohnya. Dimana kalau memahami rohnya, hal ini bisa menjadi penyelamat, dapat menjalani kehidupan dengan baik sebagai bangsa Indonesia. Baik itu kehidupan sehari-hari, mulai dari pagi sampai malam, kehidupan dalam berkarir, berumah tangga dan semuanya.

“Ideologi Pancasila ini menguatkan kita, sehingga kita bisa menjadi manusia yang bernilai,” ujarnya.

Menurutnya, dalam pidatonya, Bupati Arifin menyampaikan beberapa potongan pidato sambutan dan penjelasan dari Bung Karno di mana dalam Indonesia merdeka harus ada landasan yang kuat.

Sebagai perempuan yang juga ibu dari 3 anak, juga ibunya masyarakat Kabupaten Trenggalek, Novita ingin seluruh lintas sektor itu memedomani Pancasila di dalam setiap gerakan-gerakan pelayanan publik sehingga tidak hanya sekedar mengejar nilai yang bagus.

“Bukan nilai seperti kepala daerah memberikan nilai kepada setiap OPD, tapi lebih kepada kenapa sih pelayanan publik itu harus diberikan dengan optimal. Karena itu sudah menjadi hak-hak masyarakat,” terang Novita.

“Hak masyarakat untuk hidup, hak masyarakat untuk merdeka, hak masyarakat untuk bisa berdaya. Jangan sampai pemerintah itu, mengambil kebijakan dengan pola pikir yang sempit. Kebijakan, yang belum tentu kebijakan ini baik bagi masyarakat,” sambung caleg DPR RI terpilih dalam Pemilu 2024 itu.

Maka dari itu, imbuhnya, sebelum dan akan setiap mengadakan kebijakan, ada baiknya menggunakan landasan-landasan Pancasila. Yakni dengan mengedepankan kepentingan rakyat di dalamnya. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Ririk Dorong Potensi Munjungan Dikembangkan, dari Wisata hingga Perikanan

TRENGGALEK – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Trenggalek, Ririk Wahyumawati, mendorong potensi ...
KRONIK

Ketua DPRD Sumenep Sambut Audiensi Mahasiswa Terkait Usulan Regulasi LGBT

SUMENEP – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Spear of Justice menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Dewan ...
KRONIK

Lumpia Ipung dan Riuh Soekarno Cup: Empat Dekade Mengais Rezeki di Gelora 10 November

SURABAYA – Peluit pertandingan belum lama berbunyi. Suara suporter bersahutan. Para pemain muda berlari mengejar ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ingatkan Anak Muda Kediri Dampak Bullying dan Pernikahan Dini

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana kembali mengingatkan dampak bullying dan dispensasi pernikahan dini serta ...
KRONIK

Lomba Nyo’on Geddeng hingga Makan Pisang, Cara Seru Hj. Ansari Rawat Kebersamaan Warga

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, menggelar senam bersama dan berbagai lomba agustusan ...
KRONIK

Gayeng di Roudlotul Huda: Cerita Sonny tentang Eratnya Nasionalis-Nahdliyin hingga Khidmah LPPNU Banyuwangi

​BANYUWANGI – Suasana gayeng dan penuh kekeluargaan mewarnai pelantikan Pengurus Lembaga Pengembangan Pertanian ...