Selasa
20 Oktober 2026 | 9 : 51

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

May Day, PDI Perjuangan Jatim Dorong Perbaikan Kemitraan Pengusaha dan Pekerja

pdip-jatim-dprd-jatim-240821-hari-putri-lestari-a

SURABAYA – Peringatan Hari Buruh Internasional atau yang sering disebut May Day harus menjadi momentum perbaikan kesejahteraan bagi kalangan buruh di Indonesia, khususnya di Jawa Timur.

Selama ini buruh selalu dipandang sebelah mata dan hanya dianggap sekadar objek oleh kalangan pengusaha. Tentu ini merupakan persoalan bagi buruh karena akan berpengaruh terhadap aspek kesejahteraan sebagai seorang tenaga kerja.

Wakabid Industri, Tenaga Kerja dan Jaminan Sosial DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Hari Putri Lestari, mengamini hal tersebut. Menurutnya, perlu adanya perbaikan kemitraan antara pihak pengusaha dan pekerja.

“Pengusaha tidak bisa menganggap pekerja hanya sebagai objek. Lebih dari itu, pengusaha harus melihat pekerja sebagai pihak mitra,” ujar Tari, sapaan akrabnya, di Surabaya, Rabu (1/5/2024).

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur itu menambahkan, buruh sebagai aset utama perusahaan harus dimanusiakan dan dilibatkan sebagai mitra pengusahaan. Dengan demikian akan terjalin semangat merajut kebersamaan antara pengusaha dan pekerja.

“Kalau pengusaha menghormati buruh dan buruh merasa diperlakukan sebagai mitra, maka buruh akan semakin loyal, bekerja dengan gembira dan bertanggung jawab. Hasil produksi tentu akan maksimal,” terangnya.

Tari juga mengingatkan bahwa pemerintah juga harus terlibat dalam kemitraan antara pengusaha dan pekerja agar terjalin kolaborasi dan komunikasi yang baik untuk menghadapi tantangan industri dari luar.

“Pemerintah sebagai pembuat peraturan juga harus menjadi pihak yang mengakomodir komunikasi terbuka antara pengusaha dan pekerja untuk menghadapi persaingan industri dari luar,” jelasnya.

Putri berharap, dengan terbangunnya kemitraan dan kolaborasi yang baik antara pengusaha, pekerja dan pemerintah maka akan berdampak pada kesejahteraan yang meningkat bagi kaum buruh.

“Pada intinya semua warga negara ingin sejahtera, termasuk buruh atau pekerja. Mayoritas di negara kita adalah pekerja, sehingga sangat wajar dan harus tercapai kerja layak, upah layak dan hidup layak untuk mencapai kesejahteraan bagi pekerja atau buruh,” tandasnya. (yols/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Gandeng Kementerian Kehutanan, Sonny Edukasi Warga Cegah Kebakaran Hutan

SITUBONDO – Anggota Komisi IV DPR RI, Sonny T. Danaparamita, mendorong keterlibatan masyarakat sekitar kawasan ...
KABAR CABANG

PAC PDI Perjuangan Kalianget Gelar Lomba Layangan Tenong, Hadiah Mobil dan Paket Umrah

SUMENEP – Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, sukses menggelar lomba ...
LEGISLATIF

RAPBD Jember Rp 5,5 Triliun Belum Dibahas, Widarto Soroti Ketidaksiapan Pemkab

JEMBER – Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Jember 2027 belum dimulai ...
KRONIK

Festival Anak Sholeh, Ikhtiar Cetak Generasi Berprestasi dan Berakhlak Mulia

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi berikhtiar membentuk generasi muda yang tidak hanya ...
KRONIK

Perda Lingkungan Jember Terancam Jadi Macan Kertas, Candra Desak Anggaran Perlindungan Gumuk

JEMBER – Perlindungan gumuk di Kabupaten Jember tak cukup berhenti pada pengesahan peraturan daerah. Ketua Komisi B ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Panaskan Mesin Hingga Akar Rumput, Lantik 1.645 Pengurus Ranting

MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan terus mengintensifkan konsolidasi organisasi ...