Kamis
08 Oktober 2026 | 4 : 10

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Digitalisasi Merajalela, Bambang DH: Kita Harus Memiliki Etika dan Berteknologi

PDIP-Jatim-Bambang-DH-20012024

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Bambang DH, menyebut pentingnya menekankan etika dalam pemanfaatan teknologi. Seiring perkembangan zaman, digitalisasi dapat menjadi pisau bermata dua, yakni berdampak positif dan negatif.

Pernyataan tersebut disampaikannya dalam pembukaan Indonesia Digital Fest (INDIFEST) 2024 yang diselenggarakan oleh Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya di Gedung R. Ing Soekonjono, Sabtu (20/1/2024).

“Kemajuan teknologi ini dapat melahirkan kecerdasan buatan, yang dapat mempermudah pekerjaan manusia, namun juga dapat membuat efisiensi tenaga kerja,” ujar Bambang.

Menurut politisi PDI Perjuangan itu, di dunia ini terdapat tiga fenomena yang tidak dapat dibendung, yakni demokratisasi, masalah lingkungan, dan digitalisasi. Dia mengajak untuk memahami dan mengendalikan teknologi agar tetap memberikan manfaat bagi manusia.

“Dunia ini telah mengalami perubahan besar, mulai dari hancurnya Uni Soviet hingga era pasca perang dingin. Kini, kita menghadapi digitalisasi yang merubah cara kerja kita. Digitalisasi bukan hanya mengubah tren, tetapi juga menjadi kekuatan besar yang harus kita kendalikan dengan bijak,” jelasnya.

Pria yang juga menjabat sebagai Pembina YPTA ini menekankan perlunya etika dalam pemanfaatan teknologi. Dia mengajak untuk tidak menjadi budak teknologi, melainkan memahami alam, menguasai teknologi, dan menjaga etika dalam pemanfaatannya.

“Anak-anak ini harus dipayungi dengan baik terkait regulasi cyber. Kita harus bisa mengendalikan teknologi. Jangan jadi budak teknologi, kita kenali alam, dan kontrol (kuasai), lalu harus memiliki etik,” tegasnya.

“Dengan begitu, teknologi tidak hanya menjadi instrumen perubahan, tetapi juga sarana untuk memajukan kehidupan manusia,” tambahnya.

Saat kita menyelami era digital, Bambang DH memperingatkan bahwa etika harus menjadi landasan utama. Dalam konteks ini, teknologi tidak hanya mengubah cara kita bekerja, tetapi juga menjadi katalisator untuk mewujudkan masyarakat yang lebih baik dan berteknologi dengan bijak. (yolan/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

MILANGKORI

Doding Rahmadi: Pendidikan Agama Jadi Benteng Hadapi Hoaks dan Perubahan Zaman

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Doding Rahmadi mengingatkan pentingnya pendidikan agama sebagai salah ...
LEGISLATIF

Novita Minta Calon Dewas RRI Perhatikan Nasib Kontributor, Honorer, dan PPPK

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini meminta calon Dewan Pengawas (Dewas) Lembaga Penyiaran Publik ...
KRONIK

Gandeng BSI, Bupati Ipuk Perkuat Upaya Pengentasan Kemiskinan

BANYUWANGI – Upaya pengentasan kemiskinan di Banyuwangi terus diperkuat melalui kolaborasi banyak pihak. Kali ini, ...
EKSEKUTIF

Eri Ungkap Alasan 13 Kepala PD Surabaya Diganti: Bukan Soal Suka atau Tidak Suka

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjelaskan alasan pergantian 13 kepala perangkat daerah dalam setahun. Evaluasi ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Minta Kompetensi Guru di Kabupaten Kediri Ditingkatkan

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meminta kompetensi guru di Kabupaten Kediri terus ditingkatkan ...
KRONIK

Bupati Lukman Resmikan Pengaktifan Pompa P2AT Tragah, Harap Tingkatkan Intensitas Tanam

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten Bangkalan mengaktifkan kembali pompa P2AT (Proyek Pengembangan Air Tanah) di ...