Kamis
09 Juli 2026 | 5 : 51

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Digitalisasi Merajalela, Bambang DH: Kita Harus Memiliki Etika dan Berteknologi

PDIP-Jatim-Bambang-DH-20012024

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Bambang DH, menyebut pentingnya menekankan etika dalam pemanfaatan teknologi. Seiring perkembangan zaman, digitalisasi dapat menjadi pisau bermata dua, yakni berdampak positif dan negatif.

Pernyataan tersebut disampaikannya dalam pembukaan Indonesia Digital Fest (INDIFEST) 2024 yang diselenggarakan oleh Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya di Gedung R. Ing Soekonjono, Sabtu (20/1/2024).

“Kemajuan teknologi ini dapat melahirkan kecerdasan buatan, yang dapat mempermudah pekerjaan manusia, namun juga dapat membuat efisiensi tenaga kerja,” ujar Bambang.

Menurut politisi PDI Perjuangan itu, di dunia ini terdapat tiga fenomena yang tidak dapat dibendung, yakni demokratisasi, masalah lingkungan, dan digitalisasi. Dia mengajak untuk memahami dan mengendalikan teknologi agar tetap memberikan manfaat bagi manusia.

“Dunia ini telah mengalami perubahan besar, mulai dari hancurnya Uni Soviet hingga era pasca perang dingin. Kini, kita menghadapi digitalisasi yang merubah cara kerja kita. Digitalisasi bukan hanya mengubah tren, tetapi juga menjadi kekuatan besar yang harus kita kendalikan dengan bijak,” jelasnya.

Pria yang juga menjabat sebagai Pembina YPTA ini menekankan perlunya etika dalam pemanfaatan teknologi. Dia mengajak untuk tidak menjadi budak teknologi, melainkan memahami alam, menguasai teknologi, dan menjaga etika dalam pemanfaatannya.

“Anak-anak ini harus dipayungi dengan baik terkait regulasi cyber. Kita harus bisa mengendalikan teknologi. Jangan jadi budak teknologi, kita kenali alam, dan kontrol (kuasai), lalu harus memiliki etik,” tegasnya.

“Dengan begitu, teknologi tidak hanya menjadi instrumen perubahan, tetapi juga sarana untuk memajukan kehidupan manusia,” tambahnya.

Saat kita menyelami era digital, Bambang DH memperingatkan bahwa etika harus menjadi landasan utama. Dalam konteks ini, teknologi tidak hanya mengubah cara kita bekerja, tetapi juga menjadi katalisator untuk mewujudkan masyarakat yang lebih baik dan berteknologi dengan bijak. (yolan/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Copot Lurah Tambak Wedi usai Dugaan Pungli Pedagang di Aset Pemkot

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menggeser Lurah Tambak Wedi menjadi kepala seksi setelah muncul dugaan pungutan liar ...
HEADLINE

Megawati Terima Penghargaan Tertinggi atas Jasa Rekonsiliasi Indonesia-Timor Leste

Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri bakal menerima penghargaan tertinggi Grand Collar of Timor-Leste atas ...
KABAR CABANG

Festival Musik Bulan Bung Karno Jadi Panggung Gen Z Kediri Berkarya dan Berbagi

DPC PDI Perjuangan Kota Kediri menggelar Festival Musik Bulan Bung Karno sebagai ruang kreativitas bagi Gen Z. ...
LEGISLATIF

DPRD Jember Dorong Insentif Pajak untuk Pariwisata dan UMKM Antisipasi Ketidakpastian Fiskal 2027

Ketua Komisi B DPRD Jember Candra Ary Fianto mendorong Pemkab Jember menyiapkan insentif pajak dan retribusi bagi ...
KRONIK

Merawat dan Membumikan Pemikiran Bung Karno sebagai Inspirasi Kepemimpinan Kawula Muda

BANYUWANGI – Pemikiran-pemikiran besar yang mampu menembus peradaban dunia telah diwariskan Presiden pertama RI, ...
KRONIK

Megawati Berduka atas Wafatnya Ayatollah Ali Khamenei: Saya Melihat Gema Perjuangan Bung Karno

JAKARTA – Presiden ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, menyampaikan ucapan duka mendalam atas wafatnya ...