Senin
22 Juni 2026 | 12 : 25

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Warga Madiun Keluhkan Program Bantuan Tidak Tepat Sasaran, Ganjar Pranowo: Solusinya KTP Sakti!

pdip-jatim-240118-gp-mediun-4

MADIUN – Suara emak-emak warga Madiun terdengar keras saat mereka menyampaikan keluhan kepada Ganjar Pranowo, calon presiden nomor urut 3, terkait program bantuan yang dinilai tidak tepat sasaran.

Harapan muncul ketika Ganjar Pranowo menegaskan siap mengatasi permasalahan tersebut dan memperbaiki sistem penyaluran bantuan jika terpilih menjadi presiden.

Gina (60), seorang warga Madiun, dengan tegas menyuarakan kekecewaannya terhadap ketidaktepatan penyaluran bantuan.

“Pak, bantuan banyak yang tidak tepat sasaran. Saya tidak dapat bantuan, justru tetangga saya yang kaya-kaya dapat,” ungkap Gina, dalam acara Konsolidasi Akbar Relawan Ganjar-Mahfud di halaman Radio Madya FM Madiun, Kamis (18/1/2024).

Konsolidasi relawan itu dihadiri Ganjar Pranowo, yang pada hari ini melakukan kampanye Pilpres 2024 di wilayah Jawa Timur. Dalam rangkaian kampanyenya, Ganjar menyambangi Ngawi, Madiun, dan Magetan.

Gina juga mengungkapkan bahwa upayanya mengajukan bantuan ke RT/RW dan kelurahan tempat tinggalnya tidak membuahkan hasil hingga saat ini.

Dia mendesak Ganjar Pranowo untuk memperbaiki sistem penyaluran bantuan agar lebih tepat sasaran, terutama untuk masyarakat kecil.

Ganjar Pranowo, yang mendengarkan keluhan dengan cermat, mengakui bahwa masalah bantuan yang tidak tepat sasaran seringkali menjadi keluhan di berbagai tempat yang dikunjunginya.

“Maka inilah yang mesti dibereskan. Saya siap membereskan karena salah satu program prioritas kami adalah membenahi data dan merealisasikan satu data Indonesia,” ujarnya.

Untuk mengatasi permasalahan pendataan yang tidak benar, Ganjar Pranowo menjelaskan program KTP Sakti (Satu Kartu Terpadu Indonesia). Program ini memperbaiki data dengan melibatkan RT, RW, dan kepala desa untuk memastikan setiap bantuan pemerintah benar-benar tepat sasaran.

KTP Sakti menggunakan nomor induk kependudukan (NIK) sebagai dasar pendataan, sehingga semua data masyarakat dapat terpantau dengan lebih akurat.

“Kita libatkan RT, RW, dan kepala desa untuk perbaikan data itu. Kalau datanya benar, maka semua program pemerintah bisa tepat sasaran. Kalau datanya tidak benar, ya seperti yang dikeluhkan hari ini, bahwa yang menerima justru yang kaya,” ujarnya. (ant/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC Tulungagung Gaungkan Gerakan Makan Telur, Erma: Gotong Royong dan Solidaritas Ekonomi

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung mengampanyekan gerakan makan telur ...
KABAR CABANG

Kader PDIP dan Warga Magetan Perbaiki Jalan hingga Rawat Monumen di Momen Bulan Bung Karno

Kader PDI Perjuangan Magetan bersama masyarakat bergotong royong memperbaiki jalan, mengecat jembatan, serta ...
KABAR CABANG

Mas Dhito Buka Peluang Bentuk Akademi E-Sport Kediri, 83 Tim Ramaikan Turnamen Free Fire

Sebanyak 83 tim mengikuti Turnamen Bung Karno E-Sport 2026 di Kabupaten Kediri. Melihat antusiasme peserta, Bupati ...
KABAR CABANG

Banteng Magetan Gotong Royong Rawat Punden Desa hingga Makam Leluhur Peringati Bulan Bung Karno 2026

Kader PDI Perjuangan Magetan bersama masyarakat merawat punden desa, makam tokoh leluhur, dan situs bersejarah ...
KABAR CABANG

Peringati Haul ke-56 Bung Karno, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan Gelar Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim

KABUPATEN PASURUAN – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun wafatnya (Haul) Proklamator sekaligus Presiden ...
KABAR CABANG

Ribuan Warga Padati Makam Bung Karno pada Puncak Haul ke-56 di Blitar

Ribuan warga memadati kawasan Makam Bung Karno di Kota Blitar pada puncak Haul Bung Karno ke-56. Kegiatan diisi doa ...