Minggu
17 Mei 2026 | 8 : 34

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PDI Perjuangan Belum Bahas Kandidat Cagub-Cawagub Jatim

pdip-jatim-kusnadi-dpd-jatim

pdip-jatim-kusnadi-dpd-jatimSURABAYA – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Kusnadi SH menegaskan, sampai sekarang belum ada pembahasan khusus soal kandidat yang akan diusung dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim 2018. Termasuk adanya wacana menduetkan Tri Rismaharini-Abdullah Azwar Anas sebagai calon gubernur dan wakil gubernur.

“Belum ada rencana menduetkan Risma-Anas di Pilkada mendatang, karena segala kemungkinan bisa saja terjadi,” kata Kusnadi kepada wartawan di Surabaya, Senin (18/1/2016).

Mencuatnya nama Wali Kota Surabaya terpilih dan Bupati Banyuwangi terpilih sebagai bakal calon gubernur setelah pertemuan keduanya bersama Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri di sela Rakernas I 2016 di Jakarta, pekan lalu.

Meski tak membantah adanya pertemuan tersebut, namun politisi yang juga Wakil Ketua DPRD Jatim itu menyatakan, tak ada pembahasan terkait Pilkada Jatim.

Terlebih, kata dia, di internal PDIP Jatim terdapat mekanisme yang harus diikuti sebelum dilakukan penentuan mengusung pasangan calon kepala daerah. Baik tingkat kota/kabupaten maupun provinsi.

Menurut Kusnadi, pelaksanaan Pilkada Jatim yang tinggal dua tahun lagi bukan waktu panjang, sehingga akan dijadikan momen penting bagi PDI Perjuangan untuk meraih kemenangan di Pilkada Jatim.

“Karena itulah tahun ini, PDI Perjuangan akan mulai menjajaki dan konsolidasi internal partai untuk persiapan penjaringan calon gubernur Jatim 2018,” tuturnya.

Sesuai peraturan di Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat, setiap partai politik yang boleh mengusung calon sendiri di Pilkada Jatim harus memiliki minimal 20 kursi. Oleh karena itu, PDIP harus berkoalisi dengan partai lain untuk mengusung pasangan calon.

Pada Pemilu Legislatif 2014, PDIP memperoleh 19 kursi DPRD Provinsi Jatim, sehingga membutuhkan satu kursi lagi untuk mengusung pasangan calon.

Karena harus koalisi, lanjut dia, PDI Perjuangan kemungkinan akan menggandeng seorang figur dari Nahdliyyin karena di Jatim memiliki masyarakat heterogen.

“Bisa saja mengusung calon dari tokoh Nahdliyyin. Tinggal kombinasinya nanti siapa yang menjadi calon gubernur cagub dan siapa wakilnya,” jelas legislator dari dapil 1 (Surabaya-Sidoarjo) tersebut. (goek/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Rangkul Minoritas, PDI Perjuangan Sampang, Perkuat Identitas Rumah Kebangsaan

SAMPANG – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur memberi apresiasi tinggi terhadap langkah DPC PDI Perjuangan Kabupaten ...
KABAR CABANG

Sinung Optimistis Target 8 Kursi DPRD untuk PDIP Bondowoso di 2029 Bukan Hal Mustahil

Sinung Sudrajad optimistis target delapan kursi DPRD untuk PDIP Bondowoso pada Pemilu 2029 bukan hal mustahil. ...
KABAR CABANG

Ketika Singo Ulung Menari di Acara Banteng: Warna Budaya dalam Pelantikan PAC PDIP Bondowoso

Tari Pesona Budaya Jawa Timur meriahkan pelantikan PAC PDI Perjuangan Bondowoso dengan perpaduan budaya lokal dan ...
KABAR CABANG

PDIP Bondowoso Ditarget Tambah Kursi pada Pemilu 2029, Konsolidasi hingga Anak Ranting Digenjot

PDI Perjuangan Bondowoso ditargetkan menambah kursi legislatif pada Pemilu 2029 melalui konsolidasi partai dan ...
KABAR CABANG

Performa Kesenian Pencak Silat Warnai Kemeriahan Pelantikan PAC Se-Kabupaten Magetan

​MAGETAN – Prosesi pelantikan 198 Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan se-Kabupaten Magetan berlangsung megah ...
KABAR CABANG

Dari Posko Bambu 1999 ke Ruang Belajar Gratis: Jalan Politik Seorang Anak Desa di Jember

Kisah Budi Hariyanto, kader muda PDIP Jember yang terinspirasi posko bambu Pemilu 1999 hingga menggagas bimbingan ...