Rabu
12 Agustus 2026 | 2 : 59

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Seniman Muda Surabaya Sebut Ganjar seperti Sosok Brontoseno, Tegas dan Santun

pdip-jatim-231215-akar-wayang-1

SURABAYA – Kepala Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPC PDI Perjuangan Surabaya Anas Karno mengapresiasi hasil karya anak muda Surabaya, Ahmad Mustawan Firdausi alias Awan, yang punya keahlian membuat wayang.

Apresiasi itu dia sampaikan, setelah menerima tokoh wayang Brontoseno hasil bikinan Awan, seniman muda yang masih pelajar SMK tersebut.

Wayang Brontoseno itu diserahkan Awan kepada Anas Karno usai acara nonton bareng (nobar) perdana debat capres 2024, di Posko Pemenangan Ganjar-Mahfud di Kampung Panjang Jiwo, Surabaya, Selasa malam lalu.

Menurut Awan, Capres Ganjar Pranowo diibaratkan sosok Brontoseno dalam pewayangan.

Salah satu tokoh Pandawa yang juga disebut Werkudoro dan Bima ini adalah sosok yang gagah berani, ksatria, patuh pada gurunya, sopan santun, serta memiliki adab dan budi pekerti yang baik.

“Saya hadiahkan untuk Pak Anas Karno. Wayang Brontoseno ini saya ibaratkan mirip Pak Ganjar dan Pak Mahfud. Tegas dan santun,” jelas Awan, saat menyerahkan hadiah wayang buatannya kepada Anas Karno.

Anas Karno mengapresiasi, karena tidak banyak remaja yang memiliki keahlian membuat wayang seperti Awan. Dia menyebut sosok Awan merupakan bukti bahwa masih ada anak muda yang merawat dan melestarikan kearifan budaya tradisional.

“Pelestari budaya sekaligus pelaku industri kreatif. Harus terus ditingkatkan dan harus disupport bersama-sama,” kata Anas yang juga Wakil ketua Komisi B DPRD Surabaya, Kamis (14/12/2023).

Caleg PDI Perjuangan untuk DPRD Surabaya Dapil 3 nomor urut 3 ini berharap yang dilakukan Awan, menjadi inspirasi remaja di Surabaya.

Diharapkan pula makin banyak anak muda yang peduli budaya tradisional, sekaligus menjadi penggerak ekonomi khususnya di keluarganya.

Sementara itu, Awan berharap pemimpin bangsa dan wakil rakyat nanti selalu menjaga amanah dan membela kepentingan masyarakat dan selalu bersikap santun.

Dia mengaku punya keahlian membuat wayang karena punya darah perajin wayang dari sang kakek. Khusus wayang Brontoseno itu dibuatnya selama sebulan. Dengan alat tatah manual, Awan berhasil membuat karya seni terbaik berupa wayang.

“Saya membuat wayang sejak kelas 6 SD sampai sekarang di SMK. Saya belajar otodidak dari YouTube. Mungkin juga ini warisan kakek saya yang juga membuat wayang,” ungkap Awan yang sudah banyak menghasilkan karya wayang.

Selain untuk koleksi juga dijual, dia juga memanfaatkan pasar digital untuk menjual hasil karya otentiknya. Bahkan sudah laku hingga luar kota hingga luar pulau. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Banteng DKI Jakarta Vs Jateng Skor 1:0, Talenta Muda Bermunculan

GRESIK – Banteng DKI Jakarta berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 atas Banteng Jateng FC dalam lanjutan kompetisi ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tegaskan Bullying Tak Boleh Dibiarkan, Masa Depan Kediri di Tangan Anak Muda

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan bullying dan pergaulan bebas harus dicegah di kalangan pelajar. ...
KRONIK

Drama Tujuh Gol, Banteng Kalbar Taklukkan Maluku 4-3 di Soekarno Cup 2026

SURABAYA – Tim Banteng Kalimantan Barat (Kalbar) berhasil mengamankan tiga poin perdana setelah memenangi laga ...
SEMENTARA ITU...

Wabup Lamongan Lepas 38 Anggota Pramuka ke Jambore Nasional 2026

LAMONGAN – Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Wakamabicab) Gerakan Pramuka Lamongan sekaligus Wakil Bupati ...
EKSEKUTIF

Mas Ipin Turun ke Pesisir Munjungan, Tegaskan Pemkab Trenggalek Hadir dan Serap Aspirasi Warga

TRENGGALEK – Bupati Trenggalek M. Nur Arifin menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk tetap hadir di tengah ...
LEGISLATIF

Kanang Serahkan Tiga Unit Combine Harvester untuk Poktan di Ngawi

NGAWI – Kabupaten Ngawi dikenal sebagai salah satu daerah lumbung padi nasional. Di tingkat Jawa Timur, Ngawi juga ...