Rabu
04 November 2026 | 8 : 04

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

622 Ribu Warga BPJS-nya Non Aktif, Deni Desak Pemprov Tanggung Biaya Layanan Kesehatannya

pdip-jatim-220121-deni-bpjs-1

SURABAYA – Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur Deni Wicaksono mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim menanggung pembiayaan layanan kesehatan di faskes swasta ataupun pemerintah. Khususnya bagi 622.986 warga Jatim peserta BPJS Kesehatan yang kepesertaannya tidak lagi difasilitasi pemprov.

Menurut anggota Fraksi PDI Perjuangan tersebut, hal ini sebagai solusi jangka pendek bagi warga Jatim yang membutuhkan layanan kesehatan, yang kepesertaan BPJS Kesehatan-nya non aktif.

“Untuk sementara, pembiayaan layanan kesehatan ditanggung Pemprov Jatim baik yang ada di faskes swasta ataupun pemerintah. Hal ini harus dilakukan agar warga tidak bingung membayar biaya layanan kesehatannya. Pemprov Jatim harus punya komitmen soal ini, jangan abang-abang lambe, hanya lips service,” kata Deni, usai bertemu Dinkes Jatim, Jamkes Watch, dan BPJS Kesehatan di DPRD Jawa Timur, Kamis (20/1/2022).

Baca juga: Deni Prihatin, 622.000 Peserta BPJS Kesehatan Tak Lagi Dapat Fasilitas Pemprov

Diketahui, 622.986 warga Jatim tak lagi menerima bantuan BPJS Kesehatan karena kepesertaannya kini nonaktif akibat tak lagi mendapat dukungan Pemprov Jatim. Ratusan ribu warga itu pun harus pontang-panting untuk bisa berobat ke fasilitas kesehatan.

Deni mendesak Pemprov untuk menanggung pembiayaan layanan kesehatan karena kebijakan menghentikan bantuan itu tidak disosialisasikan lebih dulu secara massif .

“Ini sangat disesalkan. Kelihatan sekali tidak ada pertimbangan dan kordinasi yang baik dalam kebijakan Pemprov Jatim. Jangan biarkan warga harus pontang-panting membayar biaya layanan kesehatan,” ujarnya.

Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim ini membeberkan, pasca BPJS Kesehatan bagi 622.986 warga tak lagi difasilitasi Pemprov Jatim, dirinya sering dihubungi warga. Menurutnya, warga sambat harus pontang panting membayar biaya rumah sakit, padahal tengah dirawat.

“Yang sangat memprihatinkan, ada warga yang pulang paksa meski belum sembuh betul karena takut biaya semakin membengkak. Apakah Pemprov Jatim tidak pernah memikirkan hal seperti ini?” ungkapnya.

Deni juga memastikan akan mengawal solusi jangka menengah permasalahan ini. Menurutnya, dengan dialihkan kepembiayaan BPJS Kesehatan PBPU/BP (Pekerja Bukan Penerima Upah/Bukan Pekerja) yang dibiayai kabupaten/kota ataupun PBI JK (Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan) yang dibiayai APBN, merupakan suatu solusi.

“Dan yang terpenting, sebelum penonaktifan kepesertaan BPJS Kesehatan warga yang dibiayai pemerintah, agar peserta diinformasikan terlebih dulu. Tidak tiba-tiba tidak bisa digunakan,” pungkasnya. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Pemkab Kediri Perkuat Perlindungan Anak, Pencegahan Bullying Jadi Perhatian

KEDIRI – Pemkab Kediri menegaskan pemenuhan hak anak harus diikuti perlindungan nyata dari kekerasan, diskriminasi, ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan Sorot RAPBD 2027, dari Rencana Hutang hingga Turunnya Anggaran Pendidikan

KABUPATEN PASURUAN – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan menyoroti sejumlah persoalan dalam Rancangan ...
KRONIK

11 Mahasiswa Unesa Maospati Jadi Korban Pelecehan Nonfisik, Polisi Diminta Bertindak

MAGETAN – Kasus pelecehan seksual nonfisik seperti catcalling dan pengintaian membayangi para mahasiswa Universitas ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Ingatkan Ancaman Algoritma terhadap Demokrasi, Siapa yang Mengendalikan Data?

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mengingatkan transformasi digital membawa tantangan baru bagi demokrasi. ...
SEMENTARA ITU...

Punjul Santoso Inisiasi Teba Modern di Kota Batu, Sampah Organik Diolah Jadi Kompos

BATU – Sampah organik rumah tangga di Kota Batu didorong untuk diolah langsung dari lingkungan permukiman agar ...
EKSEKUTIF

Cegah Banjir Musim Hujan, Mas Ipin Siapkan Normalisasi Sungai Ngasinan Trenggalek

TRENGGALEK – Pemkab Trenggalek menyiapkan normalisasi Sungai Ngasinan di Kelurahan Kelutan, Kecamatan Trenggalek, ...