4 Warga Nganjuk Positif Covid-19, Dewan Dorong Dilakukan Isolasi Wilayah

Loading

NGANJUK – Ketua DPRD Nganjuk Tatit Heru Tjahjono mendorong pemerintah kabupaten setempat agar melakukan isolasi wilayah untuk meminimalisir penyebaran virus Corona (Covid-19). Sebab, di kabupaten ini tercatat sudah ada empat orang dinyatakan positif Covid-19.

Upaya yang sudah dilakukan saat ini, yakni melaksanakan social distancing (jaga jarak sosial) dan menggalakkan gerakan masyarakat hidup sehat serta perilaku hidup bersih, kata Tatit, harus tetap dilaukan.

“Namun isolasi wilayah di tempat warga yang positif Covid-19, sebagaimana yang telah diamanatkan UU No. 6 tahun 2018, harus segera dilakukan,” kata Tatit, Kamis (2/4/2020).

Wakil rakyat yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Nganjuk ini juga minta Pemkab Nganjuk melakukan gerakan cepat dan nyata soal pemenuhan alat pelindung diri (APD) bagi petugas medis yang berjuang menghadapi empat pasien Covid-19 dan puluhan ODP dan PDP.

Menurutnya, pemerintah tidak cukup hanya menyatakan alat cukup tapi, kenyataannya nanti mengalami kekurangan. “Apalagi kondisinya saat ini sangat mendesak, sedangkan kebutuhan APD hanya sekali pakai, jadi perlu langkah konkret dari pemkab,” ujarnya.

Senada, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Nganjuk Marianto menyebutkan, tentang keluhan soal kekurangan APD terkait penanganan wabah virus Corona.

Menurut Marianto, informasi yang dia dapat, pabrik APD ada di Jawa Timur. Karena itu, dia berharap pemenuhan APD bagi paramedis, khususnya di Kabupaten Nganjuk, bisa cepat terpenuhi.

Karena itu, dia pun mendorong Pemkab Nganjuk cepat mengambil langkah konkret agar kepastian ketersediaan APD menjadi nyata.

“Langkah ini sangat penting, karena tim medis adalah garda terdepan dalam penanganan pasien Covid-19. Pemkab sejak dini harus sudah bisa memastikan tim medis memiliki alat perang yang lengkap dan bisa memberikan kenyamanan dan keamanan bagi mereka dalam menangani pasien,” kata Marianto.

Soal anggarannya, imbuh Sekretaris DPC PDIP Nganjuk ini, berapa pun yang dibutuhkan untuk penanganan Covid-19, pemerintah harus siap mengatasinya. (endyk)