SURABAYA – Tiga dekade menggerakkan koperasi, khususnya koperasi wanita, mengantarkan Sri Untari Bisowarno menerima Lencana Emas Jer Basuki Mawa Beya dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Penghargaan dalam rangka Hari Jadi ke-81 Jawa Timur tersebut menjadi apresiasi atas konsistensinya memperjuangkan koperasi sebagai kekuatan ekonomi rakyat.
Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur itu mengaku tidak menyangka terpilih sebagai salah satu penerima penghargaan. Menurutnya, penghargaan tersebut diberikan melalui proses penilaian panjang yang melibatkan Dinas Koperasi, tokoh koperasi, hingga unsur legislatif.
“Terus terang, saya tidak menyangka menerima penghargaan ini. Ada proses penilaian panjang yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari Dinas Koperasi, tokoh koperasi, hingga unsur legislatif. Bagi saya, penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap perjuangan panjang dalam menggerakkan koperasi, terutama koperasi wanita,” kata Sri Untari, Senin (12/10/2026).
Selama 30 tahun berkecimpung dalam gerakan koperasi, perempuan yang pernah menjabat Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) itu konsisten mendorong koperasi sebagai sarana membangun kemandirian ekonomi masyarakat.
Baginya, koperasi bukan sekadar organisasi usaha, melainkan gerakan ekonomi yang bertumpu pada kebersamaan, tanggung jawab, dan pemberdayaan anggota.
Salah satu rekam jejaknya terlihat melalui Koperasi Konsumen Setia Budi Wanita (SBW) Malang. Koperasi tersebut mengembangkan pemberdayaan perempuan melalui sistem tanggung renteng, yakni mekanisme yang menekankan tanggung jawab bersama di antara anggota.

Pengalaman itu memperkuat komitmen Sri Untari untuk terus mendorong koperasi agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan memperluas kemandirian ekonomi, terutama bagi perempuan.
Sri Untari menegaskan penghargaan tersebut bukan akhir dari perjuangannya. Ia justru menjadikannya penyemangat untuk terus bekerja dan mencari solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat Jawa Timur.
“Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi saya untuk semakin bersungguh-sungguh bekerja untuk rakyat Jawa Timur. Saya tidak boleh putus asa dan harus terus mencari solusi. Sepanjang masih berada di dunia pemerintahan dan dapat berperan sebagai penggerak koperasi, saya akan terus berjuang untuk masyarakat,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Jawa Timur yang telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk mengabdi melalui gerakan koperasi selama tiga dekade.
Bagi Untari, pengabdian tersebut merupakan tanggung jawab yang harus terus dilanjutkan, bukan semata-mata pencapaian pribadi.
“Terima kasih kepada rakyat Jawa Timur yang telah memberikan kepercayaan kepada saya atas perjuangan kami selama 30 tahun mengabdi pada gerakan koperasi. Pengabdian ini akan terus kami lanjutkan dengan bekerja sungguh-sungguh untuk memperkuat koperasi dan ekonomi kerakyatan,” pungkasnya. (yols/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS













