KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhoto Himawan Pramana minta peran aktif ketua RT untuk melapor jika menemukan kegiatan warga di wilayah RT-nya yang mencurigakan.
Ini menyusul penangkapan dua orang terduga teroris di wilayah Kabupaten Kediri oleh Densus 88 Anti Teror, Selasa (9/11/2021).
“Saya minta kalau ada kegiatan warga yang mencurigakan, segera dilaporkan,” kata Hanindhito, Rabu (10 /11/2021).
Bupati kader PDI Perjuangan ini menjelaskan, penangkapan teroris di wilayahnya tersebut sudah diketahuinya sebelumnya.
“Dua terduga teroris ini sudah dalam pantauan sejak beberapa waktu lalu. Ada tim yang selalu lapor ke saya terkait ini,” bebernya.

Menurutnya, keamanan dan kenyamanan warga Kediri, menjadi prioritas utama. Untuk mewujudkan itu, jelas dia, dibutuhkan kerja sama dan peran serta semua pihak, dan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat.
“Kita perlu bergandeng tangan, bersama-sama melawan tindakan ini “ Ucap Mas Dhito.
Upaya deradikalisasi di Kabupaten Kediri, menurut bupati yang lekat dengan sapaan Mas Bup ini, terus dilakukan, termasuk melalui medianpendidikan di sekolah-sekolah.
Bahkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri terus intens berkoordinasi dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).
“Toleransi antar umat beragama tetap kita pupuk di Kabupaten Kediri untuk menangkal radikalisme. Aktifnya FKUB merupakan salah satu upaya kita,” jelasnya. (putera/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










