Tjahjo: Calon yang Diusung PDI Perjuangan Tak Pakai Mahar

pdip jatim - tjahjo kumolo  saat rakernas IV pdip di semarangJAKARTA – Mantan Sekjen PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo menegaskan, PDI Perjuangan tidak mengenal uang mahar dalam pemilu kepala daerah (pilkada). Pernyataan ini disampaikan Tjahjo menanggapi soal isu ‘uang mahar’ dari calon kepala daerah yang harus disetor ke partai politik.

“‎Tidak ada mahar pilkada,” tegas Tjahjo kepada wartawan, di sela haul dua tahun wafatnya Taufiq Kiemas, di rumah Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Jl Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (8/6/2015).

Politisi yang sekarang menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri itu menjelaskan, PDI Perjuangan mempunyai tradisi gotong-royong yang kuat. Calon kepala daerah yang diusung PDI Perjuangan, akan dibantu secara bersama-sama oleh kader, termasuk soal pendanaan.

“PDI Perjuangan menjunjung tinggi semangat gotong royong, termasuk dana calon. Kita mengunakan sistem gotong royong,” ujarnya.

Sementara itu, politisi PDI Perjuangan yang sekarang menjabat Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan tidak pernah diminta mahar dalam Pilkada Jawa Tengah beberapa waktu lalu. “Saya tak pernah bayar mahar ke PDI Perjuangan,” ujar Ganjar Pranowo.

Mantan anggota Komisi II DPR RI ini tidak percaya dengan permintaan mahar tersebut. “Enggak ada lah (mahar pilkada ke partai). Mungkin maksudnya pembiayaan kampanye saksi,” ucapnya. (goek/*)