oleh

Sungkem Pramono Anung, Dhito Nyoblos di TPS Dekat Rumah

-Berita Terkini-8 kali dibaca

KEDIRI – Beberapa jam jelang pencoblosan, calon tunggal Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramono mengaku nervous. Untuk mengusir perasaan nervous tersebut, bapak satu anak ini terus memperbanyak dzikir dan berdoa kepada Allah SWT.

Tidak lupa sebelum berangkat mencoblos, dia terlebih dahulu sungkem dan meminta doa restu kepada kedua orangtuanya.

“Yang pertama pasti berdoa, kuncinya tetap memasrahkan diri kepada Allah SWT dan sungkem kepada orang tua,” kata cabup berusia 28 tahun yang akrab disapa Dhito ini, Rabu (9/12/2020).

Selain perbanyak zikir, untuk melepas ketegangan dia memilih untuk bermain bersama anak. “Kuncinya main sama anak, ” katanya singkat, saat ditemui di kediamannya di Perumahan Budaya Cipta gang 2 Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri.

Dhito memiliki motivasi lebih tinggi, saat mengingat ayahnya Pramono Anung yang menjabat sebagai Sekretaris Kabinet datang langsung memberikan dukungan kepadanya.

“Kehadiran bapak secara fisik dan non fisik selalu menjadi penyemangat saya. Karena saya tidak bisa memungkiri kompas atau peta saya dalam perjalanan pilkada ini bapak saya. Jadi ada analisa-analisa yang harus saya diskusikan sama bapak, ” Paparnya.

Dirinya sebagai calon pemimpin harus memiliki mental siap menang dan siap kalah. Karena itu semua pilihan dia serahkan kepada masyarakat untuk menentukan pilihan.

“Apa pun hasilnya itu yang terbaik entah itu menang entah itu kalah,” tuturnya.

Cabup yang diusung PDI Perjuangan dan 9 partai di parlemen tersebut  memilih untuk mencoblos di TPS 15 Sukorejo yang lokasinya dekat dengan kediamannya.

Sementara itu untuk pasanganya calon wakil Bupati Kediri Dewi Maria Ulfa mencoblos terpisah di wilayah Kecamatan Kras Kabupaten Kediri. (putera)

rekening gotong royong