Kamis
08 Januari 2026 | 3 : 35

Kecam Penusukan Wiranto, Megawati Minta Kader PDIP Tetap Tenang dan Waspada

pdip-jatim-megawati-pimpinan-mpr

JAKARTA – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengecam aksi penusukan terhadap Menko Polhukam Wiranto di Pandeglang, Banten.

“Saya prihatin mendengar kabar peristiwa penyerangan terhadap Pak Wiranto. Saya mengecam aksi penyerangan tersebut. Saya berharap aparat kepolisian bisa menyelidiki motivasi pelaku melakukan penyerangan,” kata Megawati di Jakarta, Kamis (10/10/2019).

Presiden ke-5 RI ini mengaku terkejut saat mendengar kabar penyerangan terhadap Wiranto. “Kita tidak mentolerir aksi kekerasan. Semoga Pak Wiranto segera sembuh dan bisa beraktivitas kembali,” ucap Megawati.

Baca juga: Wiranto Ditusuk, Jokowi: Usut dan Tindak Tegas Pelakunya!

Terkait insiden penusukan ini, dia mengimbau segenap kader PDI Perjuangan untuk tetap tenang dan waspada menjaga lingkungan masing-masing. “Kader PDI Perjuangan diminta untuk tenang dan waspada,” ajaknya.

Sementara itu, Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto minta aparat keamanan bergerak cepat dalam mengusut aksi penusukan terhadap Wiranto.

Pihaknya sangat terkejut, kaget, dan mengutuk tindak kekerasan yang dilakukan terhadap pejabat negara. Hal ini menunjukkan aksi radikalisme sangat membahayakan semua pihak.

“Kekerasan atas alasan apapun tidak pernah bisa dibenarkan. PDI Perjuangan meminta agar  aparat kepolisian bertindak cepat. Terlebih ketika radikalisme menjadi ideologi kegelapan yang sangat membahayakan dan telah merasuk pada diri sebagian anak bangsa,” kata Hasto, kemarin.

PDI Perjuangan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mendoakan Pak Wiranto. “Beliau sosok yang tegas, bijak, dan pemberani. Dalam berbagai situasi krisis, Pak Wiranto selalu berusaha menciptakan suasana kehidupan masyarakat yang aman dan tenteram,” tuturnya.

Hasto menyebut, kekerasan bukanlah budaya bangsa Indonesia. Menurutnya, kekerasan membutakan pelakunya terhadap cahaya kemanusiaan.

“Bangsa Indonesia harus melawan berbagai bentuk radikalisme yang berawal dari berbagai tindak intoleransi,” tegas Hasto.

Apa yang terjadi dengan teror kekerasan terhadap Wiranto, sebut Hasto, adalah perlawanan terhadap negara. “Serangan teror kekerasan tersebut tidak boleh membuat kita takut, hukum harus ditegakkan, kebenaran  pasti mengalahkan kebatilan,” pungkasnya. (goek)

Artikel Terkini

KLIPING MEDIA

Survei LSI Denny JA: 66% Responden Tak Setuju Usulan Pilkada Lewat DPRD

JAKARTA – Lembaga Survei Indonesia (LSI) Denny JA merilis hasil survei terkait usulan pemilihan kepala daerah ...
KABAR CABANG

Instruksi Mas Dhito kepada Banteng Kabupaten Kediri: Turun ke Akar Rumput, Gandeng Pemuda!

KEDIRI – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, menginstruksikan seluruh struktur ...
LEGISLATIF

Edi Cahyo Purnomo Dorong Pengentasan Kemiskinan di Jember dari 2 Sektor

JEMBER – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember Edi Cahyo Purnomo (ECP), mendorong pengentasan kemiskinan di ...
RUANG MERAH

Politik Kaum Muda

Oleh Muries Subiyantoro PADA pertengahan hingga akhir tahun 2025 lalu, muncul fenomena menarik yang patut dicermati ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jombang Rilis Kinerja 2025, Fokus Kawal Hak Rakyat

JOMBANG – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jombang merilis laporan kinerja tahun 2025. Hal itu sebagai bentuk ...
LEGISLATIF

Dua Manfaat Ini Jadi Alasan DPRD Surabaya Dukung Kebijakan Parkir Nontunai

SURABAYA – Komisi C DPRD Surabaya menilai bahwa edukasi kepada juru parkir (jukir) menjadi kunci utama dalam ...