128 Kader PDIP Dilantik jadi Anggota DPR, Ini Pesan Megawati

JAKARTA – Sebanyak 128 kader PDI Perjuangan dilantik menjadi anggota DPR periode 2019-2024. Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyampakan pesan kepada para kader yang berhasil duduk menjadi legislator di Senayan.

“Pelantikan anggota baru membawa momentum untuk perbaikan di dalam pelaksanaan fungsi legislasi, anggaran dan pengawasan,” kata Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto keterangannya, Selasa (1/10/2019).

Menurut Hasto, Megawati berpesan agar seluruh anggota DPR RI dari Fraksi PDIP dapat menjalankan sumpah dan janji jabatan, khususnya di dalam menjalankan konstitusi dengan selurus-lurusnya.

“Khusus bagi anggota dewan incumbent diminta untuk melakukan kritik dan otokritik atas tugasnya selama ini sebagai anggota dewan dan setia pada jalan kerakyatan,” ujarnya.

PDI Perjuangan, lanjut Hasto, berkomitmen terus terhadap ideologi Pancasila. PDIP pun kokoh sebagai kekuatan utama pendukung Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin yang akan dilantik 20 Oktober 2019 mendatang.

“Pada momentum yang sangat tepat ini, Ketua Umum PDI Perjuangan menegaskan agar setiap kader Partai untuk membangun kultur organisasi Partai yang antikorupsi. Koruptor tidak mendapat tempat di partai. Sanksi pemecatan seketika akan diberikan bagi anggota Partai yang melakukan korupsi,” tegasnya.

Selain itu, lanjut Hasto, PDIP terus mendengarkan aspirasi masyarakat terhadap pentingnya peningkatan kinerja DPR RI.

Kritikan masyarakat yang begitu keras terkait dengan RUU KUHP, imbuh Hasto, direspons PDI Perjuangan dengan membentuk Badan Legislasi Partai. Menurutnya, badan tersebut akan menjadi supporting team yang bersifat strategis.

“Selamat kepada wakil rakyat, bekerjalah dengan penuh kesetiaan pada rakyat Indonesia melalui jalan ideologi Pancasila,” ucap Hasto.

Dalam pelantikan anggota MPR, DPR, dan DPD, Megawati Soekarnoputri pun turut hadir di gedung Nusantara II, kompleks parlemen, Senayan.

Megawati tiba di komplek parlemen didampingi Hasto Kristiyanto. Tampak ikut mendampingi, politisi PDIP yang juga Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah dan Utut Adianto. (goek)