Rabu
04 November 2026 | 5 : 25

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Wawali Batu: Tak Ada Alasan Sekolah Menarik Biaya Lagi

pdip-jatim-punjul-wawali-batu

KOTA BATU – Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso mengingatkan pihak sekolah, agar tidak lagi menarik biaya ke siswa.

Hal itu dia sampaikan, khususnya ke SMA/SMK yang saat ini pengelolaannya sudah diambil alih Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Meski diambil alih, jelas Punjul, Pemkot Batu tetap memberikan subsidi ke siswa. Kebijakan ini, sebutnya, sesuai Permendagri nomor 1009 tahun 2017 yang menyatakan pemerintah daerah dapat mengalokasikan anggaran untuk pendidikan.

Subsidi ke siswa, terang Punjul, jumlahnya lebih dari pagu standar Pemprov Jatim. “Tidak ada alasan sekolah menarik biaya lagi,” kata Punjul, kemarin.

Pagu untuk siswa SMA sebesar Rp110 ribu dan SMK Rp145 ribu per bulan. Sedangkan Pemkot Batu mensubsidi siswa SMA Rp120 ribu per siswa/bulan, dan Rp225 ribu untuk siswa SMK tiap bulannya.

Imbauan tersebut, ungkap Punjul, sudah disampaikan ke Kepala Cabang Dinas Pendidikan Malang Raya. Selanjutnya, diteruskan ke setiap sekolah di Kota Batu.

“Jika ditemukan ada tarikan. Pertama diberi pembinaan sebelum langkah selanjutnya menarik subsidi, tapi kami harapkan hal itu tidak terjadi,” jelas kader PDI Perjuangan ini

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu Mistin mengatakan, total bantuan operasional sekolah daerah (Bosda) tahun 2017 mencapai sekitar Rp 40 miliar. Tahap awal dicairkan sebesar Rp 20 miliar untuk enam bulan ke depan.

Penyampaian bosda dilakukan serentak untuk TK, SD, MI, SMP, MTS, SMA, MA, SMK. Dengan demikian dana bosda secepatnya bisa digunakan sebagai penunjang biaya operasional di masing-masing sekolah se-Kota Batu.

“Dana bosda itu merupakan komitmen dari Bapak Wali Kota (Eddy Rumpoko) untuk menggratiskan biaya pendidikan di Kota Batu, makanya tetap direalisasi hingga kini,” kata Mistin, beberapa waktu lalu.

Untuk jumlah siswa SMA dan SMK di Kota Batu, tambah Mistin, saat ini jumlahnya mencapai 9.903 siswa. Untuk siswa SMA jumlahnya mencapai 5.000 siswa, dan siswa SMK mencapai 4.903.

Para siswa SMA setiap bulan mendapatkan dana bosda sebesar Rp 120 ribu atau total mencapai Rp 1,440 juta setahun. Dan untuk siswa SMK dana bpsda sebesar Rp 225 ribu per siswa per bulan atau mencapai Rp 2,7 juta per tahun per siswa.

“Tetap diberikannya dana BOSDA bagi siswa sekolah SMA dan SMK atau tingkatan di bawahnya itu tidak lain sebagai upaya Pemkot Batu agar semua anak di Kota Batu bisa sekolah,” tutur Mistin. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan Sorot RAPBD 2027, dari Rencana Hutang hingga Turunnya Anggaran Pendidikan

KABUPATEN PASURUAN – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan menyoroti sejumlah persoalan dalam Rancangan ...
KRONIK

11 Mahasiswa Unesa Maospati Jadi Korban Pelecehan Nonfisik, Polisi Diminta Bertindak

MAGETAN – Kasus pelecehan seksual nonfisik seperti catcalling dan pengintaian membayangi para mahasiswa Universitas ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Ingatkan Ancaman Algoritma terhadap Demokrasi, Siapa yang Mengendalikan Data?

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mengingatkan transformasi digital membawa tantangan baru bagi demokrasi. ...
SEMENTARA ITU...

Punjul Santoso Inisiasi Teba Modern di Kota Batu, Sampah Organik Diolah Jadi Kompos

BATU – Sampah organik rumah tangga di Kota Batu didorong untuk diolah langsung dari lingkungan permukiman agar ...
EKSEKUTIF

Cegah Banjir Musim Hujan, Mas Ipin Siapkan Normalisasi Sungai Ngasinan Trenggalek

TRENGGALEK – Pemkab Trenggalek menyiapkan normalisasi Sungai Ngasinan di Kelurahan Kelutan, Kecamatan Trenggalek, ...
KRONIK

Bupati Fauzi Raih Cita Negeri 2026: Penghargaan Ini Milik Seluruh Masyarakat Sumenep

JAKARTA – Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, meraih Anugerah Cita Negeri 2026 yang diselenggarakan ...