oleh

Wasekjen Tutup Pendidikan Kader Madya PDIP Jatim

-Berita Terkini, Kronik-13 kali dibaca

JOMBANG – Wakil Sekjen DPP PDI Perjuangan Ahmad Basarah menutup Pendidikan Kader Madya yang diselenggarakan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Minggu (30/7/2017) petang.

Penutupan acara penggemblengan ideologi diikuti 121 kader PDI Perjuangan sejak 26 Juli ini berlangsung di aula Wonosalam Training Center (WTC) Jombang.

Sebelum menutup secara resmi, Basarah menyampaikan apresiasinya kepada DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, yang melalui Badan Pendidikan dan Pelatihan Daerah (Badiklada) PDIP Jatim, telah berhasil menggelar pendidikan kader tingkat madya dengan sukses.

Basarah juga menyampaikan selamat kepada PDIP Jatim, karena telah merintis terselenggaranya tanggung jawab konstitusional Partai. Yakni melakukan kaderisasi partai di tingkat madya.

Ini Foto-foto Pendidikan Kader Madya

“Saya sampaikan selamat, dan acara ini pertama kalinya di seluruh Indonesia yang menyelenggarakan pendidikan kader tingkat madya,” kara Basarah.

Pria yang juga anggota DPR RI dari dapil Malang Raya menambahkan, pendidikan kader  seperti yang berlangsung di Wonosalam ini bukan sekadar seremonial organisasi.

Menurut dia, keterlibatan peserta sebagai wakil partai di tingkatan masing-masing di daerahnya, adalah representasi strtuktur partai di tingkat kabupaten/kota.

Oleh karena itu, ajak Basarah, kaderisasi ini tak boleh berhenti pada kegiatan selama lima hari empat malam di WTC Jombang.

“Tapi apa yang telah didapat harus ditindaklanjuti di struktur masing-masing. Jadi, apa yang Anda dapat di sini, bukan untuk diri pribadi kalian,” ujarnya.

Selain itu, tambah dia, jenjang kaderisiasi  ini harus dilanjutkan sampai tingkat cabang. Yakni diadakannya kaderisasi tingkat pratama.

Untuk itu, peserta yang sudah mengikuti pendidikan kader tingkat madya, diharapkan tetap berkomunikasi dengan Badiklada Jatim untuk kelanjutan proses kaderisasi.

“Agar kesinambungan ini berjalan secara terstruktur, sistematis dan masif,” ucap Basarah.

Sementara itu, Kepala Badiklada PDI Perjuangan Jawa Timur Bambang Juwono menyampaikan, selama lima hari empat malam, dari 121 peserta, ada dua orang yang tidak mengikuti pendidikan sampai acara berakhir.

Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur ini juga berterima kasih, karena pendidikan kader madya di Wonosalam Jombang bisa dihadiri pemateri sesuai yang diagendakan.

“Seluruh pemateri yang berjumlah 11 orang, baik dari DPP Partai , maupun dari instansi pusat, semua bisa hadir dan memberi gemblengan di Wonosalam,” terang Logos, sapaan akrab Bambang Juwono. (goek)