Jumat
15 Mei 2026 | 5 : 56

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Warga Guyung Keluhkan Asap Pabrik Arang, DPRD Ngawi Bakal Panggil Pihak Manajemen

IMG-20231024-WA0015

NGAWI – Warga Desa Guyung, Gerih, Ngawi mengeluhkan kondisi udara yang tidak sehat. Asap pabrik produksi arang di dusun setempat menyebabkan polusi udara. Merespon hal itu, Ketua DPRD Ngawi Heru Kusnindar akan memanggil manajemen pabrik, terkait keluhan warga.

Warga desa setempat sudah beberapa lama harus beraktivitas di tengah kepulan asap. Pabrik yang berada kira-kira 2 kilometer dari pemukiman warga tersebut diketahui memproduksi arang dari batok kelapa.

Warga mengeluhkan sesak nafas hingga iritasi mata ketika pabrik arang itu beroperasi. Informasi yang dihimpun, pabrik arang tersebut beroperasi ketika sore hingga malam hari. Asap produksi juga mengganggu jarak pandang warga.

“Bikin sesak nafas dan mata perih,” kata Ririn, salah seorang warga yang terdampak asap pabrik arang.

Wakil Rakyat PDI Perjuangan, Heru Kusnindar yang duduk sebagai Ketua DPRD Ngawi merespon keluhan warga Guyung. Dewan berencana memanggil pemilik pabrik untuk klarifikasi dampak produksi arang.

“Karena ini menyangkut hajat hidup orang banyak, maka kami akan melakukan klarifikasi terhadap pemilik pabrik,” kata Heru Kusnindar, pada Selasa (24/10/2023).

Heru Kusnindar juga berbicara mengenai ketentuan hukum menyangkut pendirian sebuah industri. Dalam hal ini, izin usaha produksi arang yang melalui proses pembakaran tentu harus memiliki izin yang lebih proper.

“Apakah sudah memenuhi syarat perizinan. Kalau dilihat sekilas, asap pabrik memenuhi ruang. Bahkan sampai menutup jalan. Rasanya tidak ada cerobong asap yang sesuai,” kata Heru Kusnindar.

Sebelum memanggil manajemen pabrik arang di Desa Guyung, Dewan akan berkoordinasi dengan OPD terkait. Itu untuk melaksanakan inspeksi lapangan terkait keberadaan pabrik arang tersebut.

“Setelah sidak akan kami panggil pemilik pabrik, untuk klarifikasi temuan-temuan lapangan,” tegas Heru Kusnindar.

Asap pabrik produksi arang di Desa Guyung menyebabkan warga mengalami sesak nafas dan iritasi mata. Kondisi tersebut mendapat perhatian dari Ketua DPRD Ngawi. Wakil rakyat akan melakukan sidak dan memanggil pemilik pabrik. (amd/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PAC PDIP Prajuritkulon Genjot Konsolidasi hingga Anak Ranting, Target Rampung Mei 2026

PAC PDI Perjuangan Prajuritkulon menggencarkan konsolidasi hingga anak ranting untuk memperkuat soliditas kader di ...
LEGISLATIF

Kembalikan Citra Kota Malang sebagai Kota Bunga, Eko Herdiyanto Dorong Penguatan Ruang Hijau di Perbatasan

Eko Herdiyanto mendorong penguatan ruang hijau di perbatasan demi mengembalikan citra Kota Malang sebagai Kota ...
KABAR CABANG

Ditinggal Berjualan, Dapur Mbah Rupini Terbakar, PAC Paron Salurkan Bantuan

  NGAWI – Sebuah bangunan dapur milik Rupini, warga Desa Jambangan, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, terbakar pada ...
KRONIK

Grisa Job Fair, Pemkab Ngawi Sinergikan Bidang Pendidikan dengan Industri

NGAWI – Halaman SMK PGRI 1 Ngawi dipadati pencari kerja dalam gelaran Grisa Job Fair 2026, Rabu (13/5/2026). Tidak ...
KABAR CABANG

Suratun Nasikhah Minta Minimal Satu Kader Muda Masuk Calon Pengurus Ranting PDIP

Suratun Nasikhah meminta minimal satu kader muda masuk komposisi calon pengurus ranting PDIP di tingkat desa. ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Sebut Penanganan Stunting di Surabaya Berhasil karena Gotong Royong

Eri Cahyadi menyebut keberhasilan penanganan stunting di Surabaya lahir dari gotong royong dan kolaborasi berbagai ...